Minggu, 6 April 2025
spot_img

Anak Petani Lulusan Terbaik

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Ratusan siswa Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Polda Riau resmi dilantik menjadi Bintara remaja Polri, Senin (2/3). Mereka diharapkan menjalankan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Pelantikan diawali dengan penutupan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Tahun Anggaran (TA) 2019/2020 dipimpin oleh Kapolda Riau Irjen Pol AgungSetya Imam Effendi.

Dalam proses rangkaian upacara, Kapolda Riau melepas tanda pangkat siswa serta memasangkan tanda pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda) dan menyerahkan ijazah. Kemudian, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah dan penandatanganan berita acara sumpah.

Kegiatan yang berlangsung di Aula SPN Polda Riau, Jalan Sungai Pinang, Kabupaten Kampar turut dihadiri Asisten I Pemprov Riau Ahmad Syah Harrofie. Lalu, Kasi Pers Korem 031/WB Kolonel Inf Ony Kristiyono G, pejabat utama (PJU) Polda Riau, Kapolres/ta beserta jajaran.

Dari 203 Bintara remaja Polri yang dilantik itu, adapun peraih nilai mental kepribadian terbaik yaitu Reza Trio Handani dengan perolehan 74,5. Lalu, Muhammad Taufid peraih nilai kesehatan dan jasmani 84,79 dan Ahmad Ayub Kadafi peraih nilai akademik terbaik 81,2. Atas capaian prestasi itu, Kapolda Riau memberikan apresiasi dengan mengalungkan mendali kepada mereka.

Baca Juga:  Perkuat Dunia Pendidikan, Disdik-Riau Pos Jalin Kerja Sama

Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menyampaikan, ada 203 Bintara remaja Polri Diktukba TA 2019/2020 yang dilantik. Dikatakannya, Bintara remaja akan ditempatkan 152 orang di Polda Riau, sedangkan sisanya ditugaskan di Mabes Polri, Brimob, Shabara, Detasemen Khusus (Densus), Pelayanan Masyarakat (Yanma) dan lainnya.

Dalam kesempatan itu, mantan Deputi Siber Badan Intelijen Negara (BIN) menyingung tiga Bintara remaja yang mempoleh nilai terbaik. Salah satunya Muhammad Taufid mendapatkan predikat Trengginas. Dikatakan Kapolda Riau, yang bersangkutan merupakan anak seorang petani yang memiliki mental dan kepribadian baik.

"Dia adalah anak seorang petani di Riau. Itu artinya petani kita sudah menunjukkan bahwa sudah mendidik anaknya menjadi yang terbaik, mendidik itu tidak bisa satu hari, dua hari, itu pasti dari proses sejak dia kecil. Dan itulah yang kita rekrut, sekarang dia sudah lulus, dan kita semua menunggu darma bakti dia untuk melayani masyarakat," jelas Agung.

Baca Juga:  Belum Lama Diperbaiki Jalan Delima Rusak Lagi

Bripda Muhammad Taufid mengaku, bahagia atas prestasi yang telah berhasil diraihnya. Karena, usahanya yang selama ini tidak sia-sia dan berbuah manis dengan predikat Trengginas pada Diktukba TA 2019/2020. “Alhamdullilah, saya bersyukur mendapatkan predikat Trengginas dengan nilai 84,79,” ucap Taufid.

Diceritakan pria berusia 20 tahun ini, perjuangannya tidaklah mudah untuk menjadi seorang polisi. Ia bahkan sempat beberapa gagal tes. Namun, hal itu tak menyurutkan semangatnya menjadi personel Korps Bhayangkara.

"Saya dua kali tes, itu gagal. Tes yang ketiga baru, saya lulus masuk polisi," ucap Bintara remaja yang ditempatkan di Mabes Polri.(rir)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Ratusan siswa Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Polda Riau resmi dilantik menjadi Bintara remaja Polri, Senin (2/3). Mereka diharapkan menjalankan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Pelantikan diawali dengan penutupan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Tahun Anggaran (TA) 2019/2020 dipimpin oleh Kapolda Riau Irjen Pol AgungSetya Imam Effendi.

Dalam proses rangkaian upacara, Kapolda Riau melepas tanda pangkat siswa serta memasangkan tanda pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda) dan menyerahkan ijazah. Kemudian, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah dan penandatanganan berita acara sumpah.

Kegiatan yang berlangsung di Aula SPN Polda Riau, Jalan Sungai Pinang, Kabupaten Kampar turut dihadiri Asisten I Pemprov Riau Ahmad Syah Harrofie. Lalu, Kasi Pers Korem 031/WB Kolonel Inf Ony Kristiyono G, pejabat utama (PJU) Polda Riau, Kapolres/ta beserta jajaran.

Dari 203 Bintara remaja Polri yang dilantik itu, adapun peraih nilai mental kepribadian terbaik yaitu Reza Trio Handani dengan perolehan 74,5. Lalu, Muhammad Taufid peraih nilai kesehatan dan jasmani 84,79 dan Ahmad Ayub Kadafi peraih nilai akademik terbaik 81,2. Atas capaian prestasi itu, Kapolda Riau memberikan apresiasi dengan mengalungkan mendali kepada mereka.

Baca Juga:  Belum Lama Diperbaiki Jalan Delima Rusak Lagi

Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menyampaikan, ada 203 Bintara remaja Polri Diktukba TA 2019/2020 yang dilantik. Dikatakannya, Bintara remaja akan ditempatkan 152 orang di Polda Riau, sedangkan sisanya ditugaskan di Mabes Polri, Brimob, Shabara, Detasemen Khusus (Densus), Pelayanan Masyarakat (Yanma) dan lainnya.

Dalam kesempatan itu, mantan Deputi Siber Badan Intelijen Negara (BIN) menyingung tiga Bintara remaja yang mempoleh nilai terbaik. Salah satunya Muhammad Taufid mendapatkan predikat Trengginas. Dikatakan Kapolda Riau, yang bersangkutan merupakan anak seorang petani yang memiliki mental dan kepribadian baik.

"Dia adalah anak seorang petani di Riau. Itu artinya petani kita sudah menunjukkan bahwa sudah mendidik anaknya menjadi yang terbaik, mendidik itu tidak bisa satu hari, dua hari, itu pasti dari proses sejak dia kecil. Dan itulah yang kita rekrut, sekarang dia sudah lulus, dan kita semua menunggu darma bakti dia untuk melayani masyarakat," jelas Agung.

Baca Juga:  Warga Ingin Bisa Tarawih di Masjid

Bripda Muhammad Taufid mengaku, bahagia atas prestasi yang telah berhasil diraihnya. Karena, usahanya yang selama ini tidak sia-sia dan berbuah manis dengan predikat Trengginas pada Diktukba TA 2019/2020. “Alhamdullilah, saya bersyukur mendapatkan predikat Trengginas dengan nilai 84,79,” ucap Taufid.

Diceritakan pria berusia 20 tahun ini, perjuangannya tidaklah mudah untuk menjadi seorang polisi. Ia bahkan sempat beberapa gagal tes. Namun, hal itu tak menyurutkan semangatnya menjadi personel Korps Bhayangkara.

"Saya dua kali tes, itu gagal. Tes yang ketiga baru, saya lulus masuk polisi," ucap Bintara remaja yang ditempatkan di Mabes Polri.(rir)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Anak Petani Lulusan Terbaik

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Ratusan siswa Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Polda Riau resmi dilantik menjadi Bintara remaja Polri, Senin (2/3). Mereka diharapkan menjalankan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Pelantikan diawali dengan penutupan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Tahun Anggaran (TA) 2019/2020 dipimpin oleh Kapolda Riau Irjen Pol AgungSetya Imam Effendi.

Dalam proses rangkaian upacara, Kapolda Riau melepas tanda pangkat siswa serta memasangkan tanda pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda) dan menyerahkan ijazah. Kemudian, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah dan penandatanganan berita acara sumpah.

Kegiatan yang berlangsung di Aula SPN Polda Riau, Jalan Sungai Pinang, Kabupaten Kampar turut dihadiri Asisten I Pemprov Riau Ahmad Syah Harrofie. Lalu, Kasi Pers Korem 031/WB Kolonel Inf Ony Kristiyono G, pejabat utama (PJU) Polda Riau, Kapolres/ta beserta jajaran.

Dari 203 Bintara remaja Polri yang dilantik itu, adapun peraih nilai mental kepribadian terbaik yaitu Reza Trio Handani dengan perolehan 74,5. Lalu, Muhammad Taufid peraih nilai kesehatan dan jasmani 84,79 dan Ahmad Ayub Kadafi peraih nilai akademik terbaik 81,2. Atas capaian prestasi itu, Kapolda Riau memberikan apresiasi dengan mengalungkan mendali kepada mereka.

Baca Juga:  Gepeng Marak, Jangan Beri Uang

Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menyampaikan, ada 203 Bintara remaja Polri Diktukba TA 2019/2020 yang dilantik. Dikatakannya, Bintara remaja akan ditempatkan 152 orang di Polda Riau, sedangkan sisanya ditugaskan di Mabes Polri, Brimob, Shabara, Detasemen Khusus (Densus), Pelayanan Masyarakat (Yanma) dan lainnya.

Dalam kesempatan itu, mantan Deputi Siber Badan Intelijen Negara (BIN) menyingung tiga Bintara remaja yang mempoleh nilai terbaik. Salah satunya Muhammad Taufid mendapatkan predikat Trengginas. Dikatakan Kapolda Riau, yang bersangkutan merupakan anak seorang petani yang memiliki mental dan kepribadian baik.

"Dia adalah anak seorang petani di Riau. Itu artinya petani kita sudah menunjukkan bahwa sudah mendidik anaknya menjadi yang terbaik, mendidik itu tidak bisa satu hari, dua hari, itu pasti dari proses sejak dia kecil. Dan itulah yang kita rekrut, sekarang dia sudah lulus, dan kita semua menunggu darma bakti dia untuk melayani masyarakat," jelas Agung.

Baca Juga:  Disdukcapil Buka Layanan Online

Bripda Muhammad Taufid mengaku, bahagia atas prestasi yang telah berhasil diraihnya. Karena, usahanya yang selama ini tidak sia-sia dan berbuah manis dengan predikat Trengginas pada Diktukba TA 2019/2020. “Alhamdullilah, saya bersyukur mendapatkan predikat Trengginas dengan nilai 84,79,” ucap Taufid.

Diceritakan pria berusia 20 tahun ini, perjuangannya tidaklah mudah untuk menjadi seorang polisi. Ia bahkan sempat beberapa gagal tes. Namun, hal itu tak menyurutkan semangatnya menjadi personel Korps Bhayangkara.

"Saya dua kali tes, itu gagal. Tes yang ketiga baru, saya lulus masuk polisi," ucap Bintara remaja yang ditempatkan di Mabes Polri.(rir)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Ratusan siswa Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Polda Riau resmi dilantik menjadi Bintara remaja Polri, Senin (2/3). Mereka diharapkan menjalankan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Pelantikan diawali dengan penutupan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Tahun Anggaran (TA) 2019/2020 dipimpin oleh Kapolda Riau Irjen Pol AgungSetya Imam Effendi.

Dalam proses rangkaian upacara, Kapolda Riau melepas tanda pangkat siswa serta memasangkan tanda pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda) dan menyerahkan ijazah. Kemudian, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah dan penandatanganan berita acara sumpah.

Kegiatan yang berlangsung di Aula SPN Polda Riau, Jalan Sungai Pinang, Kabupaten Kampar turut dihadiri Asisten I Pemprov Riau Ahmad Syah Harrofie. Lalu, Kasi Pers Korem 031/WB Kolonel Inf Ony Kristiyono G, pejabat utama (PJU) Polda Riau, Kapolres/ta beserta jajaran.

Dari 203 Bintara remaja Polri yang dilantik itu, adapun peraih nilai mental kepribadian terbaik yaitu Reza Trio Handani dengan perolehan 74,5. Lalu, Muhammad Taufid peraih nilai kesehatan dan jasmani 84,79 dan Ahmad Ayub Kadafi peraih nilai akademik terbaik 81,2. Atas capaian prestasi itu, Kapolda Riau memberikan apresiasi dengan mengalungkan mendali kepada mereka.

Baca Juga:  Gubernur Diminta Tegas soal Aryaduta

Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menyampaikan, ada 203 Bintara remaja Polri Diktukba TA 2019/2020 yang dilantik. Dikatakannya, Bintara remaja akan ditempatkan 152 orang di Polda Riau, sedangkan sisanya ditugaskan di Mabes Polri, Brimob, Shabara, Detasemen Khusus (Densus), Pelayanan Masyarakat (Yanma) dan lainnya.

Dalam kesempatan itu, mantan Deputi Siber Badan Intelijen Negara (BIN) menyingung tiga Bintara remaja yang mempoleh nilai terbaik. Salah satunya Muhammad Taufid mendapatkan predikat Trengginas. Dikatakan Kapolda Riau, yang bersangkutan merupakan anak seorang petani yang memiliki mental dan kepribadian baik.

"Dia adalah anak seorang petani di Riau. Itu artinya petani kita sudah menunjukkan bahwa sudah mendidik anaknya menjadi yang terbaik, mendidik itu tidak bisa satu hari, dua hari, itu pasti dari proses sejak dia kecil. Dan itulah yang kita rekrut, sekarang dia sudah lulus, dan kita semua menunggu darma bakti dia untuk melayani masyarakat," jelas Agung.

Baca Juga:  Netralitas Pemilu hingga HAM Masuk Catatan PBB

Bripda Muhammad Taufid mengaku, bahagia atas prestasi yang telah berhasil diraihnya. Karena, usahanya yang selama ini tidak sia-sia dan berbuah manis dengan predikat Trengginas pada Diktukba TA 2019/2020. “Alhamdullilah, saya bersyukur mendapatkan predikat Trengginas dengan nilai 84,79,” ucap Taufid.

Diceritakan pria berusia 20 tahun ini, perjuangannya tidaklah mudah untuk menjadi seorang polisi. Ia bahkan sempat beberapa gagal tes. Namun, hal itu tak menyurutkan semangatnya menjadi personel Korps Bhayangkara.

"Saya dua kali tes, itu gagal. Tes yang ketiga baru, saya lulus masuk polisi," ucap Bintara remaja yang ditempatkan di Mabes Polri.(rir)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari