Kamis, 29 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Sembako Dipasok dari Luar Daerah

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Keberadaan sembilan bahan pokok (sembako) di Kota Dumai sebagian besar dipasok dari luar daerah. Yakni berasal dari daerah Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Proses pendistribusian sembako yang terbilang jauh, setidaknya telah mempengaruhi kestabilan harga.

”Kami dari Tim Satgas Pangan Bareskrim Mabes Polri bersama dengan Tim Satgas Pangan di daerah datang ke Dumai guna menindaklanjuti laporan yang diterima,” kata Tim Satgas Pangan Bareskrim Mabes Polri, Kombes Pol Dr Didik Suharyanto SH yang ditemui Riau Pos, Selasa (26/3) di Pasar Pulau Payung atau Bunda Sri Mersing Dumai

Kehadiran tim Satgas Pangan ini, lanjut Didik, untuk memastikan ketersediaan barang dan fluktuasi harga serta kecukupan sejumlah barang yang dibutuhkan oleh masyarakat. Terutama dalam menghadapi perayaan keagamaan seperti Idulfitri 2024.

Baca Juga:  Dua Truk Rusak dan Perbaikan Jalan, Jalan Soekarno Hatta Dumai Macet Panjang

Menindaklanjuti laporan yang diterima, lanjut Didik, tim Satgas Pangan datang berkunjung di Dumai. ”Dari kunjungan di lapangan ini, kita mendapatkan masukan kalau sebagian besar sembako untuk wilayah Kota Dumai didatangkan dari Sumbar dan Sumut,” kata Didik.

Rentang kendali yang cukup jauh dalam mendistribusikan sembako dari daerah asal di Dumai, lanjut Didik, setidaknya telah mempengaruhi kestabilan harga. ”Untuk menutupi cost yang tinggi, maka dibebankan kepada pembeli,” kata Didik.

Hanya saja, berdasarkan hasil pantauan di lapangan ternyata sebagian besar kondisi harga masih terjangkau.(sah)

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Keberadaan sembilan bahan pokok (sembako) di Kota Dumai sebagian besar dipasok dari luar daerah. Yakni berasal dari daerah Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Proses pendistribusian sembako yang terbilang jauh, setidaknya telah mempengaruhi kestabilan harga.

”Kami dari Tim Satgas Pangan Bareskrim Mabes Polri bersama dengan Tim Satgas Pangan di daerah datang ke Dumai guna menindaklanjuti laporan yang diterima,” kata Tim Satgas Pangan Bareskrim Mabes Polri, Kombes Pol Dr Didik Suharyanto SH yang ditemui Riau Pos, Selasa (26/3) di Pasar Pulau Payung atau Bunda Sri Mersing Dumai

Kehadiran tim Satgas Pangan ini, lanjut Didik, untuk memastikan ketersediaan barang dan fluktuasi harga serta kecukupan sejumlah barang yang dibutuhkan oleh masyarakat. Terutama dalam menghadapi perayaan keagamaan seperti Idulfitri 2024.

Baca Juga:  155 Mahasiswa RMIK UHTP PKL di RS Sumbar

Menindaklanjuti laporan yang diterima, lanjut Didik, tim Satgas Pangan datang berkunjung di Dumai. ”Dari kunjungan di lapangan ini, kita mendapatkan masukan kalau sebagian besar sembako untuk wilayah Kota Dumai didatangkan dari Sumbar dan Sumut,” kata Didik.

Rentang kendali yang cukup jauh dalam mendistribusikan sembako dari daerah asal di Dumai, lanjut Didik, setidaknya telah mempengaruhi kestabilan harga. ”Untuk menutupi cost yang tinggi, maka dibebankan kepada pembeli,” kata Didik.

- Advertisement -

Hanya saja, berdasarkan hasil pantauan di lapangan ternyata sebagian besar kondisi harga masih terjangkau.(sah)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Keberadaan sembilan bahan pokok (sembako) di Kota Dumai sebagian besar dipasok dari luar daerah. Yakni berasal dari daerah Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Proses pendistribusian sembako yang terbilang jauh, setidaknya telah mempengaruhi kestabilan harga.

”Kami dari Tim Satgas Pangan Bareskrim Mabes Polri bersama dengan Tim Satgas Pangan di daerah datang ke Dumai guna menindaklanjuti laporan yang diterima,” kata Tim Satgas Pangan Bareskrim Mabes Polri, Kombes Pol Dr Didik Suharyanto SH yang ditemui Riau Pos, Selasa (26/3) di Pasar Pulau Payung atau Bunda Sri Mersing Dumai

Kehadiran tim Satgas Pangan ini, lanjut Didik, untuk memastikan ketersediaan barang dan fluktuasi harga serta kecukupan sejumlah barang yang dibutuhkan oleh masyarakat. Terutama dalam menghadapi perayaan keagamaan seperti Idulfitri 2024.

Baca Juga:  Sebagian Harga Sembako Naik

Menindaklanjuti laporan yang diterima, lanjut Didik, tim Satgas Pangan datang berkunjung di Dumai. ”Dari kunjungan di lapangan ini, kita mendapatkan masukan kalau sebagian besar sembako untuk wilayah Kota Dumai didatangkan dari Sumbar dan Sumut,” kata Didik.

Rentang kendali yang cukup jauh dalam mendistribusikan sembako dari daerah asal di Dumai, lanjut Didik, setidaknya telah mempengaruhi kestabilan harga. ”Untuk menutupi cost yang tinggi, maka dibebankan kepada pembeli,” kata Didik.

Hanya saja, berdasarkan hasil pantauan di lapangan ternyata sebagian besar kondisi harga masih terjangkau.(sah)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari