Sabtu, 24 Oktober 2026
- Advertisement -

Tak Suka Ibunya Dinikahi, Anak Bacok Ayah Tiri hingga Tewas di Inhil

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Seorang lelaki, Y (60), warga Parit Haji, Desa Junjangan, Kecamatan Batang Tuaka, meninggal dunia setelah dibacok oleh seseorang dengan inisial M, Senin (10/5/2021) sekitar pukul 11.00 WIB.

Menurut informasi di lapangan, pelaku dan korban memiliki hubungan kekeluargaan. Korban adalah ayah tiri dari pelaku sendiri. Pelaku tidak menerima karena korban menikahi ibunya.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan, melalui Kasat Reskrim AKP Amru Abdullah, membenarkan adanya peristiwa penganiayaan berat tersebut. Namun pihkanya masih melakukan penyelidikan. 

"Peristiwa itu terjadi di rumah korban, Parit Haji, Desa Junjangan," kata Kasat Reskrim Polres Inhil ini.

Diterangkan Kasat, pada saat sebelum kejadian, Andi Sunak, yang merupakan ibu kandung korban sedang berada  dapur rumah. Sedangkan korban beristirahat di ruangan depan rumah.

Baca Juga:  Laka Tunggal di Tol Permai, Minibus Kembali Tabrak Pembatas Jalan

Tak lama setelah itu, Andi yang saat ini berstatus sebagai pelapor tiba-tiba mendengar suara, pelaku M. Pelaku berhasil masuk setelah mencungkil pintu rumah pelapor dengan menggunakan sebilah parang panjang.

"Pelaku langsung masuk ke dalam rumah," jelas Kasat.

Masih dijelaskan Kasat, saksi kemudian mendengar teriakan korban. Tanpa pikir panjang, saksi mendatangi korban. Dia melihat korban sudah mendapatkan luka bacokkan pada bagian lengan tangan sebelah kiri.

Meski demikian, pelaku tetap berusaha  untuk membacok kembali hanya saja saksi menghalangi sambil meminta pelaku menghentikan aksi tersebut. Bahkan saksi minta supaya pelaku juga membacok dirinya.

"Mendengar perkataan saksi, pelaku yang saat itu masih berstatus sebagai terlapor langsung meninggalkan tempat kejadian parkara," terangnya.

Baca Juga:  Setubuhi Anak Bawah Umur, Pemuda Pengangguran Ditangkap Polisi

Melihat korban tidak sadarkan diri akibat luka bacokan tersebut, saksi bersama warga lain yang datang ke lokasi langsung membawa korban ke RSUD Puri Husada Tembilahan, untuk diberikan perawatan medis. 

"Sekitar pukul 13.WIB, korban tiba di rumah sakit dan dinyatakan telah meninggal dunia oleh dokter jaga di sana," sebutnya lagi.

Laporan: Indra Efendi (Tembilahan)
Editor: Hary B Koriun

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Seorang lelaki, Y (60), warga Parit Haji, Desa Junjangan, Kecamatan Batang Tuaka, meninggal dunia setelah dibacok oleh seseorang dengan inisial M, Senin (10/5/2021) sekitar pukul 11.00 WIB.

Menurut informasi di lapangan, pelaku dan korban memiliki hubungan kekeluargaan. Korban adalah ayah tiri dari pelaku sendiri. Pelaku tidak menerima karena korban menikahi ibunya.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan, melalui Kasat Reskrim AKP Amru Abdullah, membenarkan adanya peristiwa penganiayaan berat tersebut. Namun pihkanya masih melakukan penyelidikan. 

"Peristiwa itu terjadi di rumah korban, Parit Haji, Desa Junjangan," kata Kasat Reskrim Polres Inhil ini.

Diterangkan Kasat, pada saat sebelum kejadian, Andi Sunak, yang merupakan ibu kandung korban sedang berada  dapur rumah. Sedangkan korban beristirahat di ruangan depan rumah.

- Advertisement -
Baca Juga:  Curi Motor Pacar Tetangga, Dua Pemuda Duri Ini Ditangkap

Tak lama setelah itu, Andi yang saat ini berstatus sebagai pelapor tiba-tiba mendengar suara, pelaku M. Pelaku berhasil masuk setelah mencungkil pintu rumah pelapor dengan menggunakan sebilah parang panjang.

"Pelaku langsung masuk ke dalam rumah," jelas Kasat.

- Advertisement -

Masih dijelaskan Kasat, saksi kemudian mendengar teriakan korban. Tanpa pikir panjang, saksi mendatangi korban. Dia melihat korban sudah mendapatkan luka bacokkan pada bagian lengan tangan sebelah kiri.

Meski demikian, pelaku tetap berusaha  untuk membacok kembali hanya saja saksi menghalangi sambil meminta pelaku menghentikan aksi tersebut. Bahkan saksi minta supaya pelaku juga membacok dirinya.

"Mendengar perkataan saksi, pelaku yang saat itu masih berstatus sebagai terlapor langsung meninggalkan tempat kejadian parkara," terangnya.

Baca Juga:  Miliki 16 Paket Sabu, IRT Ditahan

Melihat korban tidak sadarkan diri akibat luka bacokan tersebut, saksi bersama warga lain yang datang ke lokasi langsung membawa korban ke RSUD Puri Husada Tembilahan, untuk diberikan perawatan medis. 

"Sekitar pukul 13.WIB, korban tiba di rumah sakit dan dinyatakan telah meninggal dunia oleh dokter jaga di sana," sebutnya lagi.

Laporan: Indra Efendi (Tembilahan)
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Seorang lelaki, Y (60), warga Parit Haji, Desa Junjangan, Kecamatan Batang Tuaka, meninggal dunia setelah dibacok oleh seseorang dengan inisial M, Senin (10/5/2021) sekitar pukul 11.00 WIB.

Menurut informasi di lapangan, pelaku dan korban memiliki hubungan kekeluargaan. Korban adalah ayah tiri dari pelaku sendiri. Pelaku tidak menerima karena korban menikahi ibunya.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan, melalui Kasat Reskrim AKP Amru Abdullah, membenarkan adanya peristiwa penganiayaan berat tersebut. Namun pihkanya masih melakukan penyelidikan. 

"Peristiwa itu terjadi di rumah korban, Parit Haji, Desa Junjangan," kata Kasat Reskrim Polres Inhil ini.

Diterangkan Kasat, pada saat sebelum kejadian, Andi Sunak, yang merupakan ibu kandung korban sedang berada  dapur rumah. Sedangkan korban beristirahat di ruangan depan rumah.

Baca Juga:  Bareskrim Polri dan Bea Cukai Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 28,3 Kg Sabu Malaysia

Tak lama setelah itu, Andi yang saat ini berstatus sebagai pelapor tiba-tiba mendengar suara, pelaku M. Pelaku berhasil masuk setelah mencungkil pintu rumah pelapor dengan menggunakan sebilah parang panjang.

"Pelaku langsung masuk ke dalam rumah," jelas Kasat.

Masih dijelaskan Kasat, saksi kemudian mendengar teriakan korban. Tanpa pikir panjang, saksi mendatangi korban. Dia melihat korban sudah mendapatkan luka bacokkan pada bagian lengan tangan sebelah kiri.

Meski demikian, pelaku tetap berusaha  untuk membacok kembali hanya saja saksi menghalangi sambil meminta pelaku menghentikan aksi tersebut. Bahkan saksi minta supaya pelaku juga membacok dirinya.

"Mendengar perkataan saksi, pelaku yang saat itu masih berstatus sebagai terlapor langsung meninggalkan tempat kejadian parkara," terangnya.

Baca Juga:  Otak Teror Kepala Anjing di Rumah Ketua LAM Pekanbaru Ditangkap

Melihat korban tidak sadarkan diri akibat luka bacokan tersebut, saksi bersama warga lain yang datang ke lokasi langsung membawa korban ke RSUD Puri Husada Tembilahan, untuk diberikan perawatan medis. 

"Sekitar pukul 13.WIB, korban tiba di rumah sakit dan dinyatakan telah meninggal dunia oleh dokter jaga di sana," sebutnya lagi.

Laporan: Indra Efendi (Tembilahan)
Editor: Hary B Koriun

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari