Jumat, 17 Juli 2026
- Advertisement -

Kronologi Lengkap Pembunuhan Nenek di Siak, Pelaku Sudah Merencanakan

SIAK (RIAUPOS.CO) – Kasus pembunuhan sadis mengguncang Kabupaten Siak. Seorang pemuda bernama Ikbal Alfarizi (21) tega menghabisi nyawa nenek kandungnya, Sutiah (77), di kediaman mereka di Kampung Suka Mulya SP 12, Kecamatan Dayun, usai waktu Salat Magrib.

Peristiwa tragis ini terjadi dalam kondisi pelaku sadar dan tidak berada di bawah pengaruh narkoba. Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irham Siregar menjelaskan, pelaku telah merencanakan aksi tersebut sejak siang hari.

Menurut keterangan polisi, pelaku menyiapkan pisau dan golok yang disembunyikan di bawah karpet rumah korban. Senjata tersebut telah dipersiapkan setelah pelaku pulang dari kebun sawit milik korban.

Saat malam hari, pelaku mengingatkan korban untuk melaksanakan Salat Magrib. Setelah korban selesai beribadah dan dalam posisi duduk santai, pelaku langsung melancarkan aksinya.

Baca Juga:  Modus Masukkan Kerja, Pria di Mandau Tipu Korban Hingga Jutaan Rupiah

Dengan tangan kiri, pelaku membekap korban, kemudian menggorok leher menggunakan pisau dapur. Korban sempat melakukan perlawanan, namun tidak mampu melawan kekuatan pelaku.

Selanjutnya, pelaku mengambil golok yang telah disiapkan sebelumnya dan kembali menyerang korban hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.

Polisi mengungkapkan, motif pelaku diduga karena ingin mendapatkan uang untuk membeli sepeda motor bagi pacarnya. Setelah kejadian, pelaku sempat menjual perhiasan milik korban dan menyerahkan hasilnya kepada sang kekasih.

Usai melakukan aksi, pelaku melarikan diri dan menginap di sebuah hotel di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan. Ia berencana melanjutkan pelarian ke Medan, namun gagal karena kehabisan tiket.

Tim kepolisian akhirnya berhasil menangkap pelaku pada Jumat (3/4) sekitar pukul 03.30 WIB di kamar hotel tempatnya menginap. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai hasil penjualan perhiasan.

Baca Juga:  Dua Napi Edarkan Sabu dari Rutan

Selain itu, polisi juga menyita sepeda motor dan uang dari tangan pacar pelaku sebagai bagian dari pengembangan kasus.

Sementara itu, kasus ini pertama kali terungkap setelah korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumah pada Kamis (2/4). Warga yang curiga kemudian meminta keluarga korban untuk memeriksa kondisi rumah.

Korban ditemukan terbaring di ruang tengah setelah keluarga membuka paksa jendela rumah. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.(mng)

SIAK (RIAUPOS.CO) – Kasus pembunuhan sadis mengguncang Kabupaten Siak. Seorang pemuda bernama Ikbal Alfarizi (21) tega menghabisi nyawa nenek kandungnya, Sutiah (77), di kediaman mereka di Kampung Suka Mulya SP 12, Kecamatan Dayun, usai waktu Salat Magrib.

Peristiwa tragis ini terjadi dalam kondisi pelaku sadar dan tidak berada di bawah pengaruh narkoba. Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irham Siregar menjelaskan, pelaku telah merencanakan aksi tersebut sejak siang hari.

Menurut keterangan polisi, pelaku menyiapkan pisau dan golok yang disembunyikan di bawah karpet rumah korban. Senjata tersebut telah dipersiapkan setelah pelaku pulang dari kebun sawit milik korban.

Saat malam hari, pelaku mengingatkan korban untuk melaksanakan Salat Magrib. Setelah korban selesai beribadah dan dalam posisi duduk santai, pelaku langsung melancarkan aksinya.

Baca Juga:  Polsek Tapung Ringkus Dua Pengedar Sabu dan Pil Ekstasi

Dengan tangan kiri, pelaku membekap korban, kemudian menggorok leher menggunakan pisau dapur. Korban sempat melakukan perlawanan, namun tidak mampu melawan kekuatan pelaku.

- Advertisement -

Selanjutnya, pelaku mengambil golok yang telah disiapkan sebelumnya dan kembali menyerang korban hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.

Polisi mengungkapkan, motif pelaku diduga karena ingin mendapatkan uang untuk membeli sepeda motor bagi pacarnya. Setelah kejadian, pelaku sempat menjual perhiasan milik korban dan menyerahkan hasilnya kepada sang kekasih.

- Advertisement -

Usai melakukan aksi, pelaku melarikan diri dan menginap di sebuah hotel di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan. Ia berencana melanjutkan pelarian ke Medan, namun gagal karena kehabisan tiket.

Tim kepolisian akhirnya berhasil menangkap pelaku pada Jumat (3/4) sekitar pukul 03.30 WIB di kamar hotel tempatnya menginap. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai hasil penjualan perhiasan.

Baca Juga:  Tersangka Curanmor Dihadiahi Timah Panas

Selain itu, polisi juga menyita sepeda motor dan uang dari tangan pacar pelaku sebagai bagian dari pengembangan kasus.

Sementara itu, kasus ini pertama kali terungkap setelah korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumah pada Kamis (2/4). Warga yang curiga kemudian meminta keluarga korban untuk memeriksa kondisi rumah.

Korban ditemukan terbaring di ruang tengah setelah keluarga membuka paksa jendela rumah. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.(mng)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SIAK (RIAUPOS.CO) – Kasus pembunuhan sadis mengguncang Kabupaten Siak. Seorang pemuda bernama Ikbal Alfarizi (21) tega menghabisi nyawa nenek kandungnya, Sutiah (77), di kediaman mereka di Kampung Suka Mulya SP 12, Kecamatan Dayun, usai waktu Salat Magrib.

Peristiwa tragis ini terjadi dalam kondisi pelaku sadar dan tidak berada di bawah pengaruh narkoba. Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irham Siregar menjelaskan, pelaku telah merencanakan aksi tersebut sejak siang hari.

Menurut keterangan polisi, pelaku menyiapkan pisau dan golok yang disembunyikan di bawah karpet rumah korban. Senjata tersebut telah dipersiapkan setelah pelaku pulang dari kebun sawit milik korban.

Saat malam hari, pelaku mengingatkan korban untuk melaksanakan Salat Magrib. Setelah korban selesai beribadah dan dalam posisi duduk santai, pelaku langsung melancarkan aksinya.

Baca Juga:  Beraksi saat Tarawih, Diduga Pelaku Jambret Diamankan Warga Panam

Dengan tangan kiri, pelaku membekap korban, kemudian menggorok leher menggunakan pisau dapur. Korban sempat melakukan perlawanan, namun tidak mampu melawan kekuatan pelaku.

Selanjutnya, pelaku mengambil golok yang telah disiapkan sebelumnya dan kembali menyerang korban hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.

Polisi mengungkapkan, motif pelaku diduga karena ingin mendapatkan uang untuk membeli sepeda motor bagi pacarnya. Setelah kejadian, pelaku sempat menjual perhiasan milik korban dan menyerahkan hasilnya kepada sang kekasih.

Usai melakukan aksi, pelaku melarikan diri dan menginap di sebuah hotel di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan. Ia berencana melanjutkan pelarian ke Medan, namun gagal karena kehabisan tiket.

Tim kepolisian akhirnya berhasil menangkap pelaku pada Jumat (3/4) sekitar pukul 03.30 WIB di kamar hotel tempatnya menginap. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai hasil penjualan perhiasan.

Baca Juga:  Lindawati Cetak Sejarah sebagai Perempuan Pertama Pimpin PSMTI Riau

Selain itu, polisi juga menyita sepeda motor dan uang dari tangan pacar pelaku sebagai bagian dari pengembangan kasus.

Sementara itu, kasus ini pertama kali terungkap setelah korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumah pada Kamis (2/4). Warga yang curiga kemudian meminta keluarga korban untuk memeriksa kondisi rumah.

Korban ditemukan terbaring di ruang tengah setelah keluarga membuka paksa jendela rumah. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.(mng)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari