Jumat, 15 Mei 2026
- Advertisement -

Sanksi Berat Menunggu Pegawai Kemenkumham yang Terlibat Narkoba

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menyatakan tak menoleransi pegawai yang menyalahgunakan narkoba. Sanksi disiplin berat bakal dijatuhkan jika pegawai terbukti bersalah memakai narkoba.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian Humas Kemenkumham Tubagus Erif Faturahman terkait penangkapan petugas Imigrasi berinisial N terkait sabu, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

"Pimpinan sendiri, dalam hal ini menteri dan sekjen tidak mentolerir penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Apabila terbukti, pasti akan dikenai sanksi disiplin yang berat," kata Tubagus, Ahad  (5/9/2021).

Sebelumnya, Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menangkap seorang pejabat imigrasi berinisial N yang sedang melakukan pesta sabu di salah satu hotel di Kota Makassar, Senin (23/8) lalu.

Baca Juga:  Polres Tangkap Agen Judi Togel di Mandau

Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Arya Pradhana Anggakara mengkonfirmasi N merupakan petugas imigrasi.

"Direktorat Jenderal Imigrasi mengonfirmasi bahwa N adalah benar seorang petugas imigrasi," ujar Arya, di Jakarta, Sabtu (4/9).

Arya menyebut N sebelumnya pernah bekerja di Direktorat Jenderal Imigrasi. Namun sejak awal tahun, ia dimutasi ke Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel.

Ditjen Imigrasi menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada aparat kepolisian untuk diproses secara hukum. Selain itu, N akan diberikan pembinaan internal oleh Ditjen Imigrasi.

Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menyatakan tak menoleransi pegawai yang menyalahgunakan narkoba. Sanksi disiplin berat bakal dijatuhkan jika pegawai terbukti bersalah memakai narkoba.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian Humas Kemenkumham Tubagus Erif Faturahman terkait penangkapan petugas Imigrasi berinisial N terkait sabu, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

"Pimpinan sendiri, dalam hal ini menteri dan sekjen tidak mentolerir penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Apabila terbukti, pasti akan dikenai sanksi disiplin yang berat," kata Tubagus, Ahad  (5/9/2021).

Sebelumnya, Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menangkap seorang pejabat imigrasi berinisial N yang sedang melakukan pesta sabu di salah satu hotel di Kota Makassar, Senin (23/8) lalu.

Baca Juga:  Lagi, Tahanan Kabur Diamankan

Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Arya Pradhana Anggakara mengkonfirmasi N merupakan petugas imigrasi.

- Advertisement -

"Direktorat Jenderal Imigrasi mengonfirmasi bahwa N adalah benar seorang petugas imigrasi," ujar Arya, di Jakarta, Sabtu (4/9).

Arya menyebut N sebelumnya pernah bekerja di Direktorat Jenderal Imigrasi. Namun sejak awal tahun, ia dimutasi ke Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel.

- Advertisement -

Ditjen Imigrasi menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada aparat kepolisian untuk diproses secara hukum. Selain itu, N akan diberikan pembinaan internal oleh Ditjen Imigrasi.

Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menyatakan tak menoleransi pegawai yang menyalahgunakan narkoba. Sanksi disiplin berat bakal dijatuhkan jika pegawai terbukti bersalah memakai narkoba.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian Humas Kemenkumham Tubagus Erif Faturahman terkait penangkapan petugas Imigrasi berinisial N terkait sabu, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

"Pimpinan sendiri, dalam hal ini menteri dan sekjen tidak mentolerir penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Apabila terbukti, pasti akan dikenai sanksi disiplin yang berat," kata Tubagus, Ahad  (5/9/2021).

Sebelumnya, Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menangkap seorang pejabat imigrasi berinisial N yang sedang melakukan pesta sabu di salah satu hotel di Kota Makassar, Senin (23/8) lalu.

Baca Juga:  Pura-Pura Salat, Gondol Uang Kotak Infak Jutaan Rupiah

Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Arya Pradhana Anggakara mengkonfirmasi N merupakan petugas imigrasi.

"Direktorat Jenderal Imigrasi mengonfirmasi bahwa N adalah benar seorang petugas imigrasi," ujar Arya, di Jakarta, Sabtu (4/9).

Arya menyebut N sebelumnya pernah bekerja di Direktorat Jenderal Imigrasi. Namun sejak awal tahun, ia dimutasi ke Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel.

Ditjen Imigrasi menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada aparat kepolisian untuk diproses secara hukum. Selain itu, N akan diberikan pembinaan internal oleh Ditjen Imigrasi.

Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari