Sabtu, 23 Mei 2026
- Advertisement -

Penggalian Proyek SPAM Ditunda hingga Idulfitri

PAYUNG SEKAKI (RIAUPOS.CO) – Proyek penggalian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Jalan Pemuda, Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki ditunda hingga Idulfitri 1443 Hijriah. Hal ini setelah pembicaraan antar warga Jalan Pemuda yang melakukan protes proyek galian tersebut dengan kontraktor pengerjaan penggalian proyek SPAM.

Perwakilan warga Jalan Pemuda Hendra Marpaung menyebutkan, tidak ada lagi pembicaraan hingga Idulfitri nanto. Proyek tersebut dipastikan tidak akan dikerjakan setelah aksi protes warga dan keinginan warga berjumpa dengan pimpinan proyek belum terkabul hingga sekarang. Proyek ini sendiri sempat berjalan sebelum akhirnya dihentikan warga.

"Habis Idulfitri, kami lanjutkan pembicaraan itu. Tidak ada kegiatan (penggalian, red) saat ini," ungkap Marpaung yang juga seorang pengacara ini, Senin (25/4).

Baca Juga:  Konversi BRK Menuju Syariah Masih Berproses

Marpaung menyebutkan, warga sudah sepekat tetap akan menghentikan proyek penggalian di Jalan Pemuda. Bahkan warga sudah mengirimkan surat pemberitahuan ke kepolisian terkait hal tersebut.

Adapun tuntutan warga, selain minta kepastian jalan dikembalikan pada situasi semua, juga meminta agar tumpukan tanah bekas galian di bahu jalan agar dapat dirapikan kembali.

Warga juga meminta agar jangan sampai terjadi penyumbatan pada saat pemasangan Pipa PDAM di area saluran air atau drainase. Sementara untuk galian mulai dari jembatan Jalan Pemuda sampai dengan Jalan Kayu Manis, warga meminta kontraktor untuk perbaikan satu jalur, dikarenakan jalan tersebut baru diaspal ulang dengan dana swadaya masyarakat.

Penentangan warga terhadap pembangunan proyek SPAM di Jalan Pemuda itu sendiri dianggap wajar. Apalagi warga telah menelan pil pahit usai proyek pada 2017 silam yang menyebabkan jalan itu rusak. (end)

Baca Juga:  Sudah 87 Persen Guru Divaksin

PAYUNG SEKAKI (RIAUPOS.CO) – Proyek penggalian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Jalan Pemuda, Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki ditunda hingga Idulfitri 1443 Hijriah. Hal ini setelah pembicaraan antar warga Jalan Pemuda yang melakukan protes proyek galian tersebut dengan kontraktor pengerjaan penggalian proyek SPAM.

Perwakilan warga Jalan Pemuda Hendra Marpaung menyebutkan, tidak ada lagi pembicaraan hingga Idulfitri nanto. Proyek tersebut dipastikan tidak akan dikerjakan setelah aksi protes warga dan keinginan warga berjumpa dengan pimpinan proyek belum terkabul hingga sekarang. Proyek ini sendiri sempat berjalan sebelum akhirnya dihentikan warga.

"Habis Idulfitri, kami lanjutkan pembicaraan itu. Tidak ada kegiatan (penggalian, red) saat ini," ungkap Marpaung yang juga seorang pengacara ini, Senin (25/4).

Baca Juga:  Pencuri Kotak Infak Terancam Lima Tahun Penjara

Marpaung menyebutkan, warga sudah sepekat tetap akan menghentikan proyek penggalian di Jalan Pemuda. Bahkan warga sudah mengirimkan surat pemberitahuan ke kepolisian terkait hal tersebut.

Adapun tuntutan warga, selain minta kepastian jalan dikembalikan pada situasi semua, juga meminta agar tumpukan tanah bekas galian di bahu jalan agar dapat dirapikan kembali.

- Advertisement -

Warga juga meminta agar jangan sampai terjadi penyumbatan pada saat pemasangan Pipa PDAM di area saluran air atau drainase. Sementara untuk galian mulai dari jembatan Jalan Pemuda sampai dengan Jalan Kayu Manis, warga meminta kontraktor untuk perbaikan satu jalur, dikarenakan jalan tersebut baru diaspal ulang dengan dana swadaya masyarakat.

Penentangan warga terhadap pembangunan proyek SPAM di Jalan Pemuda itu sendiri dianggap wajar. Apalagi warga telah menelan pil pahit usai proyek pada 2017 silam yang menyebabkan jalan itu rusak. (end)

Baca Juga:  Mayat Pria Ditemukan di Parit
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Karbit Kelepus

Bona Malwal (2)

Pasangan Manipulatif

Ditabrak dari Belakang

Perlawanan

Salah Naik Mobil

Trending Tags

Rubrik dicari

PAYUNG SEKAKI (RIAUPOS.CO) – Proyek penggalian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Jalan Pemuda, Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki ditunda hingga Idulfitri 1443 Hijriah. Hal ini setelah pembicaraan antar warga Jalan Pemuda yang melakukan protes proyek galian tersebut dengan kontraktor pengerjaan penggalian proyek SPAM.

Perwakilan warga Jalan Pemuda Hendra Marpaung menyebutkan, tidak ada lagi pembicaraan hingga Idulfitri nanto. Proyek tersebut dipastikan tidak akan dikerjakan setelah aksi protes warga dan keinginan warga berjumpa dengan pimpinan proyek belum terkabul hingga sekarang. Proyek ini sendiri sempat berjalan sebelum akhirnya dihentikan warga.

"Habis Idulfitri, kami lanjutkan pembicaraan itu. Tidak ada kegiatan (penggalian, red) saat ini," ungkap Marpaung yang juga seorang pengacara ini, Senin (25/4).

Baca Juga:  Sudah 87 Persen Guru Divaksin

Marpaung menyebutkan, warga sudah sepekat tetap akan menghentikan proyek penggalian di Jalan Pemuda. Bahkan warga sudah mengirimkan surat pemberitahuan ke kepolisian terkait hal tersebut.

Adapun tuntutan warga, selain minta kepastian jalan dikembalikan pada situasi semua, juga meminta agar tumpukan tanah bekas galian di bahu jalan agar dapat dirapikan kembali.

Warga juga meminta agar jangan sampai terjadi penyumbatan pada saat pemasangan Pipa PDAM di area saluran air atau drainase. Sementara untuk galian mulai dari jembatan Jalan Pemuda sampai dengan Jalan Kayu Manis, warga meminta kontraktor untuk perbaikan satu jalur, dikarenakan jalan tersebut baru diaspal ulang dengan dana swadaya masyarakat.

Penentangan warga terhadap pembangunan proyek SPAM di Jalan Pemuda itu sendiri dianggap wajar. Apalagi warga telah menelan pil pahit usai proyek pada 2017 silam yang menyebabkan jalan itu rusak. (end)

Baca Juga:  Api Hanguskan 36 Unit Kos-kosan

Terbaru

Terpopuler

Karbit Kelepus

Bona Malwal (2)

Pasangan Manipulatif

Ditabrak dari Belakang

Perlawanan

Salah Naik Mobil

Trending Tags

Rubrik dicari