Sabtu, 23 Mei 2026
- Advertisement -

Mayat Pria Ditemukan di Parit

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Warga di Jalan Riau ujung, Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat yang mengapung di parit. Penemuan itu, Ahad (15/3) pukul 07.00 WIB. Warga yang melintas pun menjadi berhenti untuk sekadar melihat dan ingin tahu.

Kapolresta Pekanbaru Kombespol Nandang Mu’min Wijaya melalui Kapolsek Payung Sekaki Iptu Akhmad Rivandy mengatakan, mayat yang diketahui berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan oleh saksi yang saat itu sedang menyapu jalan.

"Warga sekitar yang merupakan saksi mengatakan saat itu dirinya sedang menyapu di pingir jalan tepat di depan Kopi Pao. Seketika dia melihat seperti orang yang sedang telungkup di dalam parit pingir jalan itu," sebutnya.

Baca Juga:  Di Riau Jalur Darat Lancar, Laut Padat

Mantan Kanit Regident itu melanjutkan, untuk memastikan mayat atau bukan, saksi menghubungi warga dan pihak kepolisian. Tak selang berapa lama, petugas sampai di lokasi.

"Begitu di lokasi, petugas bersama warga pun langsung melakukan evakuasi. Kondisi mayat itu lengkap dengan pakaian dan sudah terapung di parit. Ia mengenakan kaos biru dan celana pendek coklat," terangnya.

Usai dievakuasi, Piket Reskrim Polsek Payung Sekaki bersama Unit Identifikasi Polresta Pekanbaru membawa mayat laki-laki itu ke RS Bhayangkara Polda Riau. Jasad pria itu kemudian divisum.

"Hasil visum menunjukan identitas korban bernama Harianto alias Cilin (49) beragama Budha asal Selatpanjang. Dia beralamat di Jalan Karet, Nomor 44, RT 03, RW 05, Kelurahan Sago, Kecamatan Senapelan. Diperkirakan baru satu hari meninggal," ungkapnya.

Baca Juga:  Datangi Lokasi Proyek SPALD Rajawali, Warga Sampaikan Keluhan ke Agung Nugroho

Saat ditanya apakah ada tanda kekerasan pada mayat tersebut? Vandy mengatakan, tidak ditemukan tanda kekerasan pada bagian tubuhnya.

"Sekarang sudah dilakukan serah terima ke keluarga korban. Keluarga korban pun menolak untuk dilakukan otopsi," ucapnya.(ade)

 

Laporan: SOFIAH

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Warga di Jalan Riau ujung, Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat yang mengapung di parit. Penemuan itu, Ahad (15/3) pukul 07.00 WIB. Warga yang melintas pun menjadi berhenti untuk sekadar melihat dan ingin tahu.

Kapolresta Pekanbaru Kombespol Nandang Mu’min Wijaya melalui Kapolsek Payung Sekaki Iptu Akhmad Rivandy mengatakan, mayat yang diketahui berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan oleh saksi yang saat itu sedang menyapu jalan.

"Warga sekitar yang merupakan saksi mengatakan saat itu dirinya sedang menyapu di pingir jalan tepat di depan Kopi Pao. Seketika dia melihat seperti orang yang sedang telungkup di dalam parit pingir jalan itu," sebutnya.

Baca Juga:  Solusi Syahroni Tua Agar Perbaikan Jalan Teropong Dianggarkan Provinsi

Mantan Kanit Regident itu melanjutkan, untuk memastikan mayat atau bukan, saksi menghubungi warga dan pihak kepolisian. Tak selang berapa lama, petugas sampai di lokasi.

"Begitu di lokasi, petugas bersama warga pun langsung melakukan evakuasi. Kondisi mayat itu lengkap dengan pakaian dan sudah terapung di parit. Ia mengenakan kaos biru dan celana pendek coklat," terangnya.

- Advertisement -

Usai dievakuasi, Piket Reskrim Polsek Payung Sekaki bersama Unit Identifikasi Polresta Pekanbaru membawa mayat laki-laki itu ke RS Bhayangkara Polda Riau. Jasad pria itu kemudian divisum.

"Hasil visum menunjukan identitas korban bernama Harianto alias Cilin (49) beragama Budha asal Selatpanjang. Dia beralamat di Jalan Karet, Nomor 44, RT 03, RW 05, Kelurahan Sago, Kecamatan Senapelan. Diperkirakan baru satu hari meninggal," ungkapnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Di Riau Jalur Darat Lancar, Laut Padat

Saat ditanya apakah ada tanda kekerasan pada mayat tersebut? Vandy mengatakan, tidak ditemukan tanda kekerasan pada bagian tubuhnya.

"Sekarang sudah dilakukan serah terima ke keluarga korban. Keluarga korban pun menolak untuk dilakukan otopsi," ucapnya.(ade)

 

Laporan: SOFIAH

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Warga di Jalan Riau ujung, Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat yang mengapung di parit. Penemuan itu, Ahad (15/3) pukul 07.00 WIB. Warga yang melintas pun menjadi berhenti untuk sekadar melihat dan ingin tahu.

Kapolresta Pekanbaru Kombespol Nandang Mu’min Wijaya melalui Kapolsek Payung Sekaki Iptu Akhmad Rivandy mengatakan, mayat yang diketahui berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan oleh saksi yang saat itu sedang menyapu jalan.

"Warga sekitar yang merupakan saksi mengatakan saat itu dirinya sedang menyapu di pingir jalan tepat di depan Kopi Pao. Seketika dia melihat seperti orang yang sedang telungkup di dalam parit pingir jalan itu," sebutnya.

Baca Juga:  Datangi Lokasi Proyek SPALD Rajawali, Warga Sampaikan Keluhan ke Agung Nugroho

Mantan Kanit Regident itu melanjutkan, untuk memastikan mayat atau bukan, saksi menghubungi warga dan pihak kepolisian. Tak selang berapa lama, petugas sampai di lokasi.

"Begitu di lokasi, petugas bersama warga pun langsung melakukan evakuasi. Kondisi mayat itu lengkap dengan pakaian dan sudah terapung di parit. Ia mengenakan kaos biru dan celana pendek coklat," terangnya.

Usai dievakuasi, Piket Reskrim Polsek Payung Sekaki bersama Unit Identifikasi Polresta Pekanbaru membawa mayat laki-laki itu ke RS Bhayangkara Polda Riau. Jasad pria itu kemudian divisum.

"Hasil visum menunjukan identitas korban bernama Harianto alias Cilin (49) beragama Budha asal Selatpanjang. Dia beralamat di Jalan Karet, Nomor 44, RT 03, RW 05, Kelurahan Sago, Kecamatan Senapelan. Diperkirakan baru satu hari meninggal," ungkapnya.

Baca Juga:  Puluhan Pengungsi Afganistan Direlokasi

Saat ditanya apakah ada tanda kekerasan pada mayat tersebut? Vandy mengatakan, tidak ditemukan tanda kekerasan pada bagian tubuhnya.

"Sekarang sudah dilakukan serah terima ke keluarga korban. Keluarga korban pun menolak untuk dilakukan otopsi," ucapnya.(ade)

 

Laporan: SOFIAH

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari