Senin, 4 Mei 2026
- Advertisement -

Chelsea v Real Madrid: Edou Tak Mau seperti Thiba

LONDON (RIAUPOS.CO) – Performa terakhir Edouard Mendy mengingatkan akan sosok Thibaut Courtois di bawah gawang Chelsea. Bukan karena Edou –sapaan akrab Edouard Mendy– dan Thiba –sapaan akrab Thibaut Courtois– yang sudah empat tahun terakhir membela Real Madrid akan bertemu dalam first leg perempatfinal Liga Champions di Stamford Bridge dini hari nanti (siaran langsung SCTV/Champions TV 1/Vidio pukul 02.00 WIB).

Melainkan karena performa Edou mendekati capaian musim terburuk Thiba bersama The Blues –julukan Chelsea. Thiba pernah kemasukan tujuh gol dalam dua kekalahan beruntun pada 2017–2018, musim terakhirnya di Chelsea. Setelah itu, tak ada kiper Chelsea yang bernasib seperti dirinya.

Akhir pekan lalu (2/4), Edou sudah kemasukan empat gol oleh para pemain Brentford FC dalam matchweek ke-31 Premier League. Tentu saja, kiper yang setahun terakhir memenangi predikat terbaik di Liga Champions, dunia (The Best FIFA Men’s Goalkeeper), dan Afrika (Piala Afrika) itu tidak mau mengikuti jejak buruk Thiba dengan dibobol sampai tiga kali oleh pemain Real dini hari nanti.

Baca Juga:  Koeman: Tanpa Messi, Barcelona Bermain sebagai Tim

"Menurutku, (dengan kebobolan banyak gol, red) dia memiliki banyak aspek yang membantu dirinya untuk berproses," kata Pelatih Chelsea Thomas Tuchel tentang Edou seperti dikutip Football London.

Ucapan Tuchel seolah ingin meredam hujatan dari fans Chelsea yang menyebut Edou terlena dengan capaiannya saat ini. Tuchel sekaligus ingin membangkitkan kembali kepercayaan diri Edou dengan mengingatkan memori pertemuan melawan Real di semifinal Liga Champions musim lalu.

Kala itu, Chelsea sukses menyingkirkan Real berkat kemenangan dua gol tanpa balas di second leg semifinal. Salah satunya karena Edou tampil gemilang dengan melakukan lima penyelamatan. "Edou merupakan elemen penting dalam tim ini," tegas Tuchel.

Di sisi lain, Thiba lebih peduli dengan hasil akhir ketimbang sambutan fans Chelsea atas "kepulangannya" ke Stamford Bridge dini hari nanti. Musim lalu, kiper nomor satu Timnas Belgia itu tidak bisa melihat fans Chelsea di stadion karena laga memang dimainkan tanpa penonton gara-gara pandemi Covid-19.

Baca Juga:  Lini Belakang Persebaya Surabaya Komplet

"Aku berharap come back-ku ke Stamford Bridge kali ini akan berakhir dengan hasil bagus. Mereka (Chelsea) ingin menang, begitu pula aku bersama Real. Jadi, aku juga tak berharap mendapatkan tepuk tangan dari mereka (fans Chelsea, red)," beber Thiba yang empat musim membela Chelsea (2014–2015 sampai 2017–2018) kepada Marca.(ren/c17/dns/jpg)

 

LONDON (RIAUPOS.CO) – Performa terakhir Edouard Mendy mengingatkan akan sosok Thibaut Courtois di bawah gawang Chelsea. Bukan karena Edou –sapaan akrab Edouard Mendy– dan Thiba –sapaan akrab Thibaut Courtois– yang sudah empat tahun terakhir membela Real Madrid akan bertemu dalam first leg perempatfinal Liga Champions di Stamford Bridge dini hari nanti (siaran langsung SCTV/Champions TV 1/Vidio pukul 02.00 WIB).

Melainkan karena performa Edou mendekati capaian musim terburuk Thiba bersama The Blues –julukan Chelsea. Thiba pernah kemasukan tujuh gol dalam dua kekalahan beruntun pada 2017–2018, musim terakhirnya di Chelsea. Setelah itu, tak ada kiper Chelsea yang bernasib seperti dirinya.

Akhir pekan lalu (2/4), Edou sudah kemasukan empat gol oleh para pemain Brentford FC dalam matchweek ke-31 Premier League. Tentu saja, kiper yang setahun terakhir memenangi predikat terbaik di Liga Champions, dunia (The Best FIFA Men’s Goalkeeper), dan Afrika (Piala Afrika) itu tidak mau mengikuti jejak buruk Thiba dengan dibobol sampai tiga kali oleh pemain Real dini hari nanti.

Baca Juga:  Rute Arab Saudi Sudah Begitu Menyiksa

"Menurutku, (dengan kebobolan banyak gol, red) dia memiliki banyak aspek yang membantu dirinya untuk berproses," kata Pelatih Chelsea Thomas Tuchel tentang Edou seperti dikutip Football London.

Ucapan Tuchel seolah ingin meredam hujatan dari fans Chelsea yang menyebut Edou terlena dengan capaiannya saat ini. Tuchel sekaligus ingin membangkitkan kembali kepercayaan diri Edou dengan mengingatkan memori pertemuan melawan Real di semifinal Liga Champions musim lalu.

- Advertisement -

Kala itu, Chelsea sukses menyingkirkan Real berkat kemenangan dua gol tanpa balas di second leg semifinal. Salah satunya karena Edou tampil gemilang dengan melakukan lima penyelamatan. "Edou merupakan elemen penting dalam tim ini," tegas Tuchel.

Di sisi lain, Thiba lebih peduli dengan hasil akhir ketimbang sambutan fans Chelsea atas "kepulangannya" ke Stamford Bridge dini hari nanti. Musim lalu, kiper nomor satu Timnas Belgia itu tidak bisa melihat fans Chelsea di stadion karena laga memang dimainkan tanpa penonton gara-gara pandemi Covid-19.

- Advertisement -
Baca Juga:  Kane Disarankan Tak Menyeberang ke Setan Merah

"Aku berharap come back-ku ke Stamford Bridge kali ini akan berakhir dengan hasil bagus. Mereka (Chelsea) ingin menang, begitu pula aku bersama Real. Jadi, aku juga tak berharap mendapatkan tepuk tangan dari mereka (fans Chelsea, red)," beber Thiba yang empat musim membela Chelsea (2014–2015 sampai 2017–2018) kepada Marca.(ren/c17/dns/jpg)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

LONDON (RIAUPOS.CO) – Performa terakhir Edouard Mendy mengingatkan akan sosok Thibaut Courtois di bawah gawang Chelsea. Bukan karena Edou –sapaan akrab Edouard Mendy– dan Thiba –sapaan akrab Thibaut Courtois– yang sudah empat tahun terakhir membela Real Madrid akan bertemu dalam first leg perempatfinal Liga Champions di Stamford Bridge dini hari nanti (siaran langsung SCTV/Champions TV 1/Vidio pukul 02.00 WIB).

Melainkan karena performa Edou mendekati capaian musim terburuk Thiba bersama The Blues –julukan Chelsea. Thiba pernah kemasukan tujuh gol dalam dua kekalahan beruntun pada 2017–2018, musim terakhirnya di Chelsea. Setelah itu, tak ada kiper Chelsea yang bernasib seperti dirinya.

Akhir pekan lalu (2/4), Edou sudah kemasukan empat gol oleh para pemain Brentford FC dalam matchweek ke-31 Premier League. Tentu saja, kiper yang setahun terakhir memenangi predikat terbaik di Liga Champions, dunia (The Best FIFA Men’s Goalkeeper), dan Afrika (Piala Afrika) itu tidak mau mengikuti jejak buruk Thiba dengan dibobol sampai tiga kali oleh pemain Real dini hari nanti.

Baca Juga:  SAMA-SAMA PINCANG

"Menurutku, (dengan kebobolan banyak gol, red) dia memiliki banyak aspek yang membantu dirinya untuk berproses," kata Pelatih Chelsea Thomas Tuchel tentang Edou seperti dikutip Football London.

Ucapan Tuchel seolah ingin meredam hujatan dari fans Chelsea yang menyebut Edou terlena dengan capaiannya saat ini. Tuchel sekaligus ingin membangkitkan kembali kepercayaan diri Edou dengan mengingatkan memori pertemuan melawan Real di semifinal Liga Champions musim lalu.

Kala itu, Chelsea sukses menyingkirkan Real berkat kemenangan dua gol tanpa balas di second leg semifinal. Salah satunya karena Edou tampil gemilang dengan melakukan lima penyelamatan. "Edou merupakan elemen penting dalam tim ini," tegas Tuchel.

Di sisi lain, Thiba lebih peduli dengan hasil akhir ketimbang sambutan fans Chelsea atas "kepulangannya" ke Stamford Bridge dini hari nanti. Musim lalu, kiper nomor satu Timnas Belgia itu tidak bisa melihat fans Chelsea di stadion karena laga memang dimainkan tanpa penonton gara-gara pandemi Covid-19.

Baca Juga:  Tiket Pertandingan Singapura vs Indonesia Ludes Terjual

"Aku berharap come back-ku ke Stamford Bridge kali ini akan berakhir dengan hasil bagus. Mereka (Chelsea) ingin menang, begitu pula aku bersama Real. Jadi, aku juga tak berharap mendapatkan tepuk tangan dari mereka (fans Chelsea, red)," beber Thiba yang empat musim membela Chelsea (2014–2015 sampai 2017–2018) kepada Marca.(ren/c17/dns/jpg)

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari