Minggu, 22 Maret 2026
- Advertisement -

Waspadai Peningkatan Harga Komoditas Pangan

Pekanbaru (rIAUPOS.CO) – Seiring dengan peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, serta minimnya pasokan komoditi yang mudah membusuk, potensi peningkatan harga komoditas pangan dan keperluan pokok masyarakat masih terjadi. Oleh karena itu, potensi peningkatan harga komoditas pangan khususnya di akhir tahun tetap harus diwaspadai.

Tim Pengendalian Inflasi Daerah dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau terus melakukan intervensi agar harga terkendali. Hal ini dikatakan oleh Deputi Kepala Perwakilan BI Riau M Cahyaningtyas. Dikatakannya, sejumlah risiko yang harus diwaspadai TPID antara lain masih tingginya ketergantungan Riau terhadap pasokan komoditas pangan dari daerah lain.

"Curah hujan tinggi di daerah sentra produsen bisa mengurangi pasokan, tetapi kita akan memastikan pasokan lancar," ungkapnya, Selasa (30/11).

Baca Juga:  Pertagas Salurkan Bantuan Hewan Kurban di Area Proyek Rokan

Menurutnya, TPID melalui BI Perwakilan Provinsi Riau sudah melakukan High Level Meeting (HLM) dengan Pemerintah Kota Pekanbaru untuk memastikan keterseidaan pasokan dan distribusi lancar.

"Kami sudah HLM dengan jajaran Pemko Pekanbaru untuk memastikan hal itu. Sedangkan di tingkat provinsi memang perlu meningkatkan koordinasi dan mengantisipasi gejolak harga yang berpotensi meningkat pada akhir 2021, makanya kerja sama antara daerah perlu ditingkatkan dengan harapan inflasi pada 2021 akan berada dalam kisaran sasaran inflasi nasional yang sebesar 3 persen plus minus persen," ujarnya.(das)

Laporan MUJAWAROH ANNAFI, Pekanbaru

Pekanbaru (rIAUPOS.CO) – Seiring dengan peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, serta minimnya pasokan komoditi yang mudah membusuk, potensi peningkatan harga komoditas pangan dan keperluan pokok masyarakat masih terjadi. Oleh karena itu, potensi peningkatan harga komoditas pangan khususnya di akhir tahun tetap harus diwaspadai.

Tim Pengendalian Inflasi Daerah dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau terus melakukan intervensi agar harga terkendali. Hal ini dikatakan oleh Deputi Kepala Perwakilan BI Riau M Cahyaningtyas. Dikatakannya, sejumlah risiko yang harus diwaspadai TPID antara lain masih tingginya ketergantungan Riau terhadap pasokan komoditas pangan dari daerah lain.

"Curah hujan tinggi di daerah sentra produsen bisa mengurangi pasokan, tetapi kita akan memastikan pasokan lancar," ungkapnya, Selasa (30/11).

Baca Juga:  Dana Peremajaan Sawit Jadi Rp60 Juta per Hektare

Menurutnya, TPID melalui BI Perwakilan Provinsi Riau sudah melakukan High Level Meeting (HLM) dengan Pemerintah Kota Pekanbaru untuk memastikan keterseidaan pasokan dan distribusi lancar.

"Kami sudah HLM dengan jajaran Pemko Pekanbaru untuk memastikan hal itu. Sedangkan di tingkat provinsi memang perlu meningkatkan koordinasi dan mengantisipasi gejolak harga yang berpotensi meningkat pada akhir 2021, makanya kerja sama antara daerah perlu ditingkatkan dengan harapan inflasi pada 2021 akan berada dalam kisaran sasaran inflasi nasional yang sebesar 3 persen plus minus persen," ujarnya.(das)

- Advertisement -

Laporan MUJAWAROH ANNAFI, Pekanbaru

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

Pekanbaru (rIAUPOS.CO) – Seiring dengan peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, serta minimnya pasokan komoditi yang mudah membusuk, potensi peningkatan harga komoditas pangan dan keperluan pokok masyarakat masih terjadi. Oleh karena itu, potensi peningkatan harga komoditas pangan khususnya di akhir tahun tetap harus diwaspadai.

Tim Pengendalian Inflasi Daerah dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau terus melakukan intervensi agar harga terkendali. Hal ini dikatakan oleh Deputi Kepala Perwakilan BI Riau M Cahyaningtyas. Dikatakannya, sejumlah risiko yang harus diwaspadai TPID antara lain masih tingginya ketergantungan Riau terhadap pasokan komoditas pangan dari daerah lain.

"Curah hujan tinggi di daerah sentra produsen bisa mengurangi pasokan, tetapi kita akan memastikan pasokan lancar," ungkapnya, Selasa (30/11).

Baca Juga:  Menko Airlangga: Kolaborasi VISA-ALTO Tingkatkan Inklusi Keuangan Nasional

Menurutnya, TPID melalui BI Perwakilan Provinsi Riau sudah melakukan High Level Meeting (HLM) dengan Pemerintah Kota Pekanbaru untuk memastikan keterseidaan pasokan dan distribusi lancar.

"Kami sudah HLM dengan jajaran Pemko Pekanbaru untuk memastikan hal itu. Sedangkan di tingkat provinsi memang perlu meningkatkan koordinasi dan mengantisipasi gejolak harga yang berpotensi meningkat pada akhir 2021, makanya kerja sama antara daerah perlu ditingkatkan dengan harapan inflasi pada 2021 akan berada dalam kisaran sasaran inflasi nasional yang sebesar 3 persen plus minus persen," ujarnya.(das)

Laporan MUJAWAROH ANNAFI, Pekanbaru

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari