Sabtu, 6 Juni 2026
- Advertisement -

Kendaraan Barang Boleh Lewat

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Masyarakat Kabupaten Kampar, terutama para perantau, kembali ditegaskan untuk tidak melakukan mudik menjelang Idulfitri.

Pasalnya, sudah dipastikan tidak akan ada kendaraan umum maupun pribadi yang membawa penumpang lolos dari Pos Penjagaan. Hal itu berlaku selama rentang tanggal 6-17 Mei 2021.

Hal ini kembali ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kampar Yusri, Rabu (5/5). Dirinya memastikan di wilayah Kampar saja disiagakan setidaknya empat pos pemeriksaan. Salah satunya di Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar.

"Mudik tidak diizinkan lagi, yang mudik akan disuruh balik kanan. Ada beberapa personel yang sudah kita siapkan, TNI, Polri, Satpol-PP, Dishub, Kesehatan, BPBD dan Damkar untuk menjaga posko perbatasan ini. Angkutan umum distop, barang bisa. Yang boleh hanya mobil mayat, mobil ambulans dan hal yang penting, seperti perjalanan dinas dengan menunjukkan surat tugas atasannya bisa melewati posko perbatasan ini,"tegas Sekda.

Baca Juga:  Arus Balik Lebaran 2026, Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar Naik 178 Persen

Yusri kemarin melakukan peninjauan Posko Penyekatan Peniadaan Mudik 2021 di Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar. 

Didampingi Kepala BPBD Dedy Sambudi, Sekretaris BPBD Amga, Plt Kadiskomifo Yuricho Efril, Kadis Damkar dan Penyelamatan Arizon, Kasatpol PP Nurbit, Kadishub Amin Filda dan sejumlah pejabat, Yusri mewakili Bupati Kampar memastikan pos pemeriksaan bersiaga menjelang hari H pelarangan mudik lebaran.

 Yusri menjelaskan, posko pemeriksaan tersebut juga menyediakan fasilitas kesehatan. Semua orang yang diperbolehkan lewat, seperti supir pengangkut dan pembawa ambulans akan menjalani pemeriksaan kesehatan, cek suhu tubuh dan PCR.

 "Semua berkaitan dengan Covid-19 akan kita tangani di sini dan bagi yang tidak mungkin melewatinya akan kita isolasi. Kita sudah siapkan tempatnya di Stanum dan tempat lainnya,"terangnya.

Baca Juga:  Curi Mobil Majikan, Polisi Jemput Pelaku ke Pariaman

Dalam pemantauan tersebut Yusri memastikan persiapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar bersama petugas gabungan sudah matang menyambut pelarangan mudik. Pihaknya meminta para petugas, khususnya dari satuan kerja yang berada di bawah Pemkab Kampar, untuk tetap siaga dan menjalani tugas penuh keikhlasan dan ketekunan.(kom)

Laporan : HENDRAWAN KARIMAN (Bangkinang)

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Masyarakat Kabupaten Kampar, terutama para perantau, kembali ditegaskan untuk tidak melakukan mudik menjelang Idulfitri.

Pasalnya, sudah dipastikan tidak akan ada kendaraan umum maupun pribadi yang membawa penumpang lolos dari Pos Penjagaan. Hal itu berlaku selama rentang tanggal 6-17 Mei 2021.

Hal ini kembali ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kampar Yusri, Rabu (5/5). Dirinya memastikan di wilayah Kampar saja disiagakan setidaknya empat pos pemeriksaan. Salah satunya di Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar.

"Mudik tidak diizinkan lagi, yang mudik akan disuruh balik kanan. Ada beberapa personel yang sudah kita siapkan, TNI, Polri, Satpol-PP, Dishub, Kesehatan, BPBD dan Damkar untuk menjaga posko perbatasan ini. Angkutan umum distop, barang bisa. Yang boleh hanya mobil mayat, mobil ambulans dan hal yang penting, seperti perjalanan dinas dengan menunjukkan surat tugas atasannya bisa melewati posko perbatasan ini,"tegas Sekda.

Baca Juga:  Polresta Kampar Tangkap Bandar Narkoba

Yusri kemarin melakukan peninjauan Posko Penyekatan Peniadaan Mudik 2021 di Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar. 

- Advertisement -

Didampingi Kepala BPBD Dedy Sambudi, Sekretaris BPBD Amga, Plt Kadiskomifo Yuricho Efril, Kadis Damkar dan Penyelamatan Arizon, Kasatpol PP Nurbit, Kadishub Amin Filda dan sejumlah pejabat, Yusri mewakili Bupati Kampar memastikan pos pemeriksaan bersiaga menjelang hari H pelarangan mudik lebaran.

 Yusri menjelaskan, posko pemeriksaan tersebut juga menyediakan fasilitas kesehatan. Semua orang yang diperbolehkan lewat, seperti supir pengangkut dan pembawa ambulans akan menjalani pemeriksaan kesehatan, cek suhu tubuh dan PCR.

- Advertisement -

 "Semua berkaitan dengan Covid-19 akan kita tangani di sini dan bagi yang tidak mungkin melewatinya akan kita isolasi. Kita sudah siapkan tempatnya di Stanum dan tempat lainnya,"terangnya.

Baca Juga:  132 Usulan Musrenbang Kecamatan Rumbio Jaya

Dalam pemantauan tersebut Yusri memastikan persiapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar bersama petugas gabungan sudah matang menyambut pelarangan mudik. Pihaknya meminta para petugas, khususnya dari satuan kerja yang berada di bawah Pemkab Kampar, untuk tetap siaga dan menjalani tugas penuh keikhlasan dan ketekunan.(kom)

Laporan : HENDRAWAN KARIMAN (Bangkinang)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Masyarakat Kabupaten Kampar, terutama para perantau, kembali ditegaskan untuk tidak melakukan mudik menjelang Idulfitri.

Pasalnya, sudah dipastikan tidak akan ada kendaraan umum maupun pribadi yang membawa penumpang lolos dari Pos Penjagaan. Hal itu berlaku selama rentang tanggal 6-17 Mei 2021.

Hal ini kembali ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kampar Yusri, Rabu (5/5). Dirinya memastikan di wilayah Kampar saja disiagakan setidaknya empat pos pemeriksaan. Salah satunya di Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar.

"Mudik tidak diizinkan lagi, yang mudik akan disuruh balik kanan. Ada beberapa personel yang sudah kita siapkan, TNI, Polri, Satpol-PP, Dishub, Kesehatan, BPBD dan Damkar untuk menjaga posko perbatasan ini. Angkutan umum distop, barang bisa. Yang boleh hanya mobil mayat, mobil ambulans dan hal yang penting, seperti perjalanan dinas dengan menunjukkan surat tugas atasannya bisa melewati posko perbatasan ini,"tegas Sekda.

Baca Juga:  747 Napi Lapas Bangkinang Terima Remisi

Yusri kemarin melakukan peninjauan Posko Penyekatan Peniadaan Mudik 2021 di Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar. 

Didampingi Kepala BPBD Dedy Sambudi, Sekretaris BPBD Amga, Plt Kadiskomifo Yuricho Efril, Kadis Damkar dan Penyelamatan Arizon, Kasatpol PP Nurbit, Kadishub Amin Filda dan sejumlah pejabat, Yusri mewakili Bupati Kampar memastikan pos pemeriksaan bersiaga menjelang hari H pelarangan mudik lebaran.

 Yusri menjelaskan, posko pemeriksaan tersebut juga menyediakan fasilitas kesehatan. Semua orang yang diperbolehkan lewat, seperti supir pengangkut dan pembawa ambulans akan menjalani pemeriksaan kesehatan, cek suhu tubuh dan PCR.

 "Semua berkaitan dengan Covid-19 akan kita tangani di sini dan bagi yang tidak mungkin melewatinya akan kita isolasi. Kita sudah siapkan tempatnya di Stanum dan tempat lainnya,"terangnya.

Baca Juga:  Siapkan 12 Desa Tangguh Bencana

Dalam pemantauan tersebut Yusri memastikan persiapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar bersama petugas gabungan sudah matang menyambut pelarangan mudik. Pihaknya meminta para petugas, khususnya dari satuan kerja yang berada di bawah Pemkab Kampar, untuk tetap siaga dan menjalani tugas penuh keikhlasan dan ketekunan.(kom)

Laporan : HENDRAWAN KARIMAN (Bangkinang)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari