Kamis, 11 Juni 2026
- Advertisement -

Satgas Kesulitan Padamkan Api

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa daerah di Riau, mulai berdampak ke ibu kota Provinsi Riau, Pekanbaru. Pada Ahad (28/7) pagi, Kota Pekanbaru diselimuti kabut asap yang bercampur dengan haze.

Forecaster Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Pekanbaru, Mia Vadilla mengatakan, pada Ahad pagi, di Riau terpantau 61 hot spot. Dengan rincian Pelalawan 28 titik,  Siak 8 titik, Bengkalis 7 titik, Indragiri Hilir 6 titik, Indragiri Hulu 4 titik, Rokan Hulu 3 titik, Rokan Hilir 2 titik. Sementara Kampar, Kuantan Singingi dan Kepulauan Meranti masing-masing 1 titik.

“Dibandingkan pada hari Sabtu, terjadi kenaikan hot spot di Riau. Di mana pada hari Sabtu terpantau ada 52 titik, naik menjadi 61 titik di hari Ahad,” katanya.

Baca Juga:  Diskes Tangani 20 Kasus DBD

Lebih lanjut dikatakan Mia, khusus untuk Kota Pekanbaru, pada Ahad pagi jarak pandang terpantau sejauh 5 kilometer. Selain itu, juga terlihat kabut asap yang bercampur dengan partikel air atau haze. "Kabut asap yang bercampur dengan haze tersebut mulai terpantau sejak pukul 08.00 WIB," ujarnya.

Sejumlah warga Pekanbaru yang mengisi aktivitas di car free day juga mengeluhkan munculnya kabut asap tipis. Salah satunya Diana warga Jalan Hang Tuah.

"Awalnya mikir kabut pagi, cuma sampai siang kok masih ada terus. Baru akhirnya sadar ini kabut asap," ucapnya.

Diana yang sedang berolahraga bersama teman-temannya berharap kabut asap yang muncul tidak akan semakin parah sehingga tidak mengganggu kesehatan warga Pekanbaru sendiri. "Belum sih (masker, red), kayaknya masih aman," sambungnya.

Baca Juga:  Nikmatnya Ginger Cappuccino

Lain lagi Nita, warga Pandau yang memang datang ke CFD menggunakan masker. Pasalnya, ia telah membaca berita mengenai kebakaran yang terjadi sejumlah kabupaten/kota di Riau.(sol/*1/amn/wik/hsb/sda/fad/ind/yas/ted)

>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos

Editor: Eko Faizin

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa daerah di Riau, mulai berdampak ke ibu kota Provinsi Riau, Pekanbaru. Pada Ahad (28/7) pagi, Kota Pekanbaru diselimuti kabut asap yang bercampur dengan haze.

Forecaster Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Pekanbaru, Mia Vadilla mengatakan, pada Ahad pagi, di Riau terpantau 61 hot spot. Dengan rincian Pelalawan 28 titik,  Siak 8 titik, Bengkalis 7 titik, Indragiri Hilir 6 titik, Indragiri Hulu 4 titik, Rokan Hulu 3 titik, Rokan Hilir 2 titik. Sementara Kampar, Kuantan Singingi dan Kepulauan Meranti masing-masing 1 titik.

“Dibandingkan pada hari Sabtu, terjadi kenaikan hot spot di Riau. Di mana pada hari Sabtu terpantau ada 52 titik, naik menjadi 61 titik di hari Ahad,” katanya.

Baca Juga:  Nikmatnya Ginger Cappuccino

Lebih lanjut dikatakan Mia, khusus untuk Kota Pekanbaru, pada Ahad pagi jarak pandang terpantau sejauh 5 kilometer. Selain itu, juga terlihat kabut asap yang bercampur dengan partikel air atau haze. "Kabut asap yang bercampur dengan haze tersebut mulai terpantau sejak pukul 08.00 WIB," ujarnya.

Sejumlah warga Pekanbaru yang mengisi aktivitas di car free day juga mengeluhkan munculnya kabut asap tipis. Salah satunya Diana warga Jalan Hang Tuah.

- Advertisement -

"Awalnya mikir kabut pagi, cuma sampai siang kok masih ada terus. Baru akhirnya sadar ini kabut asap," ucapnya.

Diana yang sedang berolahraga bersama teman-temannya berharap kabut asap yang muncul tidak akan semakin parah sehingga tidak mengganggu kesehatan warga Pekanbaru sendiri. "Belum sih (masker, red), kayaknya masih aman," sambungnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  10 Klaster Besar di Lima Daerah Enam, Pasien Positif di Dumai Sembuh

Lain lagi Nita, warga Pandau yang memang datang ke CFD menggunakan masker. Pasalnya, ia telah membaca berita mengenai kebakaran yang terjadi sejumlah kabupaten/kota di Riau.(sol/*1/amn/wik/hsb/sda/fad/ind/yas/ted)

>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos

Editor: Eko Faizin

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa daerah di Riau, mulai berdampak ke ibu kota Provinsi Riau, Pekanbaru. Pada Ahad (28/7) pagi, Kota Pekanbaru diselimuti kabut asap yang bercampur dengan haze.

Forecaster Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Pekanbaru, Mia Vadilla mengatakan, pada Ahad pagi, di Riau terpantau 61 hot spot. Dengan rincian Pelalawan 28 titik,  Siak 8 titik, Bengkalis 7 titik, Indragiri Hilir 6 titik, Indragiri Hulu 4 titik, Rokan Hulu 3 titik, Rokan Hilir 2 titik. Sementara Kampar, Kuantan Singingi dan Kepulauan Meranti masing-masing 1 titik.

“Dibandingkan pada hari Sabtu, terjadi kenaikan hot spot di Riau. Di mana pada hari Sabtu terpantau ada 52 titik, naik menjadi 61 titik di hari Ahad,” katanya.

Baca Juga:  Komisi V DPRD Berharap BLK Tekan Angka Pengangguran

Lebih lanjut dikatakan Mia, khusus untuk Kota Pekanbaru, pada Ahad pagi jarak pandang terpantau sejauh 5 kilometer. Selain itu, juga terlihat kabut asap yang bercampur dengan partikel air atau haze. "Kabut asap yang bercampur dengan haze tersebut mulai terpantau sejak pukul 08.00 WIB," ujarnya.

Sejumlah warga Pekanbaru yang mengisi aktivitas di car free day juga mengeluhkan munculnya kabut asap tipis. Salah satunya Diana warga Jalan Hang Tuah.

"Awalnya mikir kabut pagi, cuma sampai siang kok masih ada terus. Baru akhirnya sadar ini kabut asap," ucapnya.

Diana yang sedang berolahraga bersama teman-temannya berharap kabut asap yang muncul tidak akan semakin parah sehingga tidak mengganggu kesehatan warga Pekanbaru sendiri. "Belum sih (masker, red), kayaknya masih aman," sambungnya.

Baca Juga:  Pengelolaan Blok Rokan, Tokoh Adat Melayu di Rohil Sampaikan Tuntutan

Lain lagi Nita, warga Pandau yang memang datang ke CFD menggunakan masker. Pasalnya, ia telah membaca berita mengenai kebakaran yang terjadi sejumlah kabupaten/kota di Riau.(sol/*1/amn/wik/hsb/sda/fad/ind/yas/ted)

>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos

Editor: Eko Faizin

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari