Sabtu, 18 April 2026
- Advertisement -

Belasan Pria dan Perempuan Mandi Bareng Tanpa Busana

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Video dan foto-foto belasan pria dan perempuan mandi bareng tanpa busana beredar di media sosial. Belasan pria dan perempuan itu mandi bareng di area Perkebunan Sawit PT Globalindo Agro Lestari (GAL) Desa Karang Bolong, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Setelah ditelusuri, ternyata pria dan perempuan tersebut adalah penganut aliran Hakekok. Mereka diamankan polisi di lokasi kejadian pada Kamis (11/3) pukul 10.00 WIB.

Waka Polres Pandeglang, Kompol Riky Crisma Wardana mengatakan, aliran Hakekok dipimpin oleh seorang pria berinisial A, (52). A mengajak pengikutnya untuk mandi bareng tanpa busana di area perkebunan kelapa sawit.

Sebanyak 16 orang mengikuti ritual mandi bareng, 8 pria dewasa, 5 perempuan dewasa dan tiga anak-anak. Kepada polisi, A mengatakan bahwa ritual mandi bareng dilakukan untuk membersihkan diri dari segala dosa.

Baca Juga:  Belum Ada Laporan soal Kasus Hukum Azura Luna

"Untuk yang memberi ceramah atau ketuanya yaitu saudara A (52). Untuk ajarannya mengadopsi dari ajaran Hakekok, ajaran itu dibawa oleh almarhum saudara E dan diteruskan oleh saudara A ini dengan ajaran Balatasuta," ucap Kompol Riky seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group), Jumat (12/3).

Kompol Riky mengimbau masyarakat agar tetap tenang menyikapi aliran itu. Ia meminta masyarakat tidak bertindak sendiri dan mempercayakan masalah tersebut kepada aparat kepolisian.

Menurut Kompol Riky, pimpinan aliran Hakekok sudah diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan. "Sudah kami amankan dan sedang kami dalami agar masyarakat jangan resah dengan apa yang sudah beredar," ucap Kompol Riky

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

Baca Juga:  Inilah Tahapan Seleksi PPPK 2022, Jumlah Formasi Guru dan Gaji

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Video dan foto-foto belasan pria dan perempuan mandi bareng tanpa busana beredar di media sosial. Belasan pria dan perempuan itu mandi bareng di area Perkebunan Sawit PT Globalindo Agro Lestari (GAL) Desa Karang Bolong, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Setelah ditelusuri, ternyata pria dan perempuan tersebut adalah penganut aliran Hakekok. Mereka diamankan polisi di lokasi kejadian pada Kamis (11/3) pukul 10.00 WIB.

Waka Polres Pandeglang, Kompol Riky Crisma Wardana mengatakan, aliran Hakekok dipimpin oleh seorang pria berinisial A, (52). A mengajak pengikutnya untuk mandi bareng tanpa busana di area perkebunan kelapa sawit.

Sebanyak 16 orang mengikuti ritual mandi bareng, 8 pria dewasa, 5 perempuan dewasa dan tiga anak-anak. Kepada polisi, A mengatakan bahwa ritual mandi bareng dilakukan untuk membersihkan diri dari segala dosa.

Baca Juga:  Kemenkominfo Benarkan Data Peserta BPJS Bocor

"Untuk yang memberi ceramah atau ketuanya yaitu saudara A (52). Untuk ajarannya mengadopsi dari ajaran Hakekok, ajaran itu dibawa oleh almarhum saudara E dan diteruskan oleh saudara A ini dengan ajaran Balatasuta," ucap Kompol Riky seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group), Jumat (12/3).

- Advertisement -

Kompol Riky mengimbau masyarakat agar tetap tenang menyikapi aliran itu. Ia meminta masyarakat tidak bertindak sendiri dan mempercayakan masalah tersebut kepada aparat kepolisian.

Menurut Kompol Riky, pimpinan aliran Hakekok sudah diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan. "Sudah kami amankan dan sedang kami dalami agar masyarakat jangan resah dengan apa yang sudah beredar," ucap Kompol Riky

- Advertisement -

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

Baca Juga:  Refund Akomodasi Umrah Masih Sulit

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Video dan foto-foto belasan pria dan perempuan mandi bareng tanpa busana beredar di media sosial. Belasan pria dan perempuan itu mandi bareng di area Perkebunan Sawit PT Globalindo Agro Lestari (GAL) Desa Karang Bolong, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Setelah ditelusuri, ternyata pria dan perempuan tersebut adalah penganut aliran Hakekok. Mereka diamankan polisi di lokasi kejadian pada Kamis (11/3) pukul 10.00 WIB.

Waka Polres Pandeglang, Kompol Riky Crisma Wardana mengatakan, aliran Hakekok dipimpin oleh seorang pria berinisial A, (52). A mengajak pengikutnya untuk mandi bareng tanpa busana di area perkebunan kelapa sawit.

Sebanyak 16 orang mengikuti ritual mandi bareng, 8 pria dewasa, 5 perempuan dewasa dan tiga anak-anak. Kepada polisi, A mengatakan bahwa ritual mandi bareng dilakukan untuk membersihkan diri dari segala dosa.

Baca Juga:  Inilah Tahapan Seleksi PPPK 2022, Jumlah Formasi Guru dan Gaji

"Untuk yang memberi ceramah atau ketuanya yaitu saudara A (52). Untuk ajarannya mengadopsi dari ajaran Hakekok, ajaran itu dibawa oleh almarhum saudara E dan diteruskan oleh saudara A ini dengan ajaran Balatasuta," ucap Kompol Riky seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group), Jumat (12/3).

Kompol Riky mengimbau masyarakat agar tetap tenang menyikapi aliran itu. Ia meminta masyarakat tidak bertindak sendiri dan mempercayakan masalah tersebut kepada aparat kepolisian.

Menurut Kompol Riky, pimpinan aliran Hakekok sudah diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan. "Sudah kami amankan dan sedang kami dalami agar masyarakat jangan resah dengan apa yang sudah beredar," ucap Kompol Riky

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

Baca Juga:  Antivirus Kementan Belum Uji Klinik

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari