Kamis, 23 April 2026
- Advertisement -

Harga Emas Antam Naik Lagi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Harga logam mulia emas dunia kembali naik seiring dengan dolar Amerika Serikat (AS) yang terdepresiasi dan kecemasan terhadap pemulihan ekonomi global dari kasus Covid-19. Hal itu mendorong permintaan aset investasi berisiko rendah seperti emas.

Mengutip laman Reuters, Kamis (13/8), harga emas di pasar spot naik 1,21 persen menjadi 1.938,99 dolar AS per ounce. Sementara, emas berjangka AS turun 0,15 persen menjadi 1.946,10 dolar AS per ounce.

Seperti diketahui, Indeks Dolar (Indeks DXY) turun 0,2 persen terhadap pesaingnya yang membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya. Sedangkan Imbal hasil US Treasury 10 tahun jatuh dari level tertinggi satu bulan yang mengurangi opportunity cost memegang emas yang tidak memberikan bunga.

Baca Juga:  Terus Merosot, IHSG Pagi ini Turun 2,79 Persen

Bank Sentral AS, The Fed mengatakan, pemulihan ekonomi AS akan lambat sampai virus Covid-19 terkendali, dan warga AS harus berdampingan dengan Covid-19 setidaknya selama beberapa bulan ke depan. Sebab, lebih dari 20,45 juta orang dilaporkan terinfeksi virus corona secara global dan 743.229 meninggal.

Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin mengatakan, Gedung Putih dan para petinggi Demokrat di Kongres mungkin tidak dapat mencapai kesepakatan tentang bantuan virus corona, dengan jalan buntu memblokir bantuan bagi puluhan juta warga AS.

Adapun logam mulia lainnya, seperti perak naik 0,6 persen menjadi 25,71 dolar AS per ounce, platinum menguat 0,7 persen menjadi 937,84 dolar AS per ounce, dan palladium melesat 1,2 persen menjadi  2.156,55 dolar AS per ounce.

Baca Juga:  Harga All New Nmax 155 Paling Murah Rp29,5 Juta

Mengutip logammulia.com, harga emas batangan milik Antam hari ini naik Rp2.000 dan dijual di level Rp1.028.000 per gram. Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam hari ini naik Rp5.000 ke level Rp911.000 per gram.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Harga logam mulia emas dunia kembali naik seiring dengan dolar Amerika Serikat (AS) yang terdepresiasi dan kecemasan terhadap pemulihan ekonomi global dari kasus Covid-19. Hal itu mendorong permintaan aset investasi berisiko rendah seperti emas.

Mengutip laman Reuters, Kamis (13/8), harga emas di pasar spot naik 1,21 persen menjadi 1.938,99 dolar AS per ounce. Sementara, emas berjangka AS turun 0,15 persen menjadi 1.946,10 dolar AS per ounce.

Seperti diketahui, Indeks Dolar (Indeks DXY) turun 0,2 persen terhadap pesaingnya yang membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya. Sedangkan Imbal hasil US Treasury 10 tahun jatuh dari level tertinggi satu bulan yang mengurangi opportunity cost memegang emas yang tidak memberikan bunga.

Baca Juga:  Airlangga: Pengusaha Harus Berkomitmen Bayar THR Karyawannya

Bank Sentral AS, The Fed mengatakan, pemulihan ekonomi AS akan lambat sampai virus Covid-19 terkendali, dan warga AS harus berdampingan dengan Covid-19 setidaknya selama beberapa bulan ke depan. Sebab, lebih dari 20,45 juta orang dilaporkan terinfeksi virus corona secara global dan 743.229 meninggal.

Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin mengatakan, Gedung Putih dan para petinggi Demokrat di Kongres mungkin tidak dapat mencapai kesepakatan tentang bantuan virus corona, dengan jalan buntu memblokir bantuan bagi puluhan juta warga AS.

- Advertisement -

Adapun logam mulia lainnya, seperti perak naik 0,6 persen menjadi 25,71 dolar AS per ounce, platinum menguat 0,7 persen menjadi 937,84 dolar AS per ounce, dan palladium melesat 1,2 persen menjadi  2.156,55 dolar AS per ounce.

Baca Juga:  PLN Peduli Bantu UMKM Warung Segar

Mengutip logammulia.com, harga emas batangan milik Antam hari ini naik Rp2.000 dan dijual di level Rp1.028.000 per gram. Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam hari ini naik Rp5.000 ke level Rp911.000 per gram.

- Advertisement -

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Harga logam mulia emas dunia kembali naik seiring dengan dolar Amerika Serikat (AS) yang terdepresiasi dan kecemasan terhadap pemulihan ekonomi global dari kasus Covid-19. Hal itu mendorong permintaan aset investasi berisiko rendah seperti emas.

Mengutip laman Reuters, Kamis (13/8), harga emas di pasar spot naik 1,21 persen menjadi 1.938,99 dolar AS per ounce. Sementara, emas berjangka AS turun 0,15 persen menjadi 1.946,10 dolar AS per ounce.

Seperti diketahui, Indeks Dolar (Indeks DXY) turun 0,2 persen terhadap pesaingnya yang membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya. Sedangkan Imbal hasil US Treasury 10 tahun jatuh dari level tertinggi satu bulan yang mengurangi opportunity cost memegang emas yang tidak memberikan bunga.

Baca Juga:  PLN Peduli Bantu UMKM Warung Segar

Bank Sentral AS, The Fed mengatakan, pemulihan ekonomi AS akan lambat sampai virus Covid-19 terkendali, dan warga AS harus berdampingan dengan Covid-19 setidaknya selama beberapa bulan ke depan. Sebab, lebih dari 20,45 juta orang dilaporkan terinfeksi virus corona secara global dan 743.229 meninggal.

Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin mengatakan, Gedung Putih dan para petinggi Demokrat di Kongres mungkin tidak dapat mencapai kesepakatan tentang bantuan virus corona, dengan jalan buntu memblokir bantuan bagi puluhan juta warga AS.

Adapun logam mulia lainnya, seperti perak naik 0,6 persen menjadi 25,71 dolar AS per ounce, platinum menguat 0,7 persen menjadi 937,84 dolar AS per ounce, dan palladium melesat 1,2 persen menjadi  2.156,55 dolar AS per ounce.

Baca Juga:  Petakan Ulang Ekspor-Impor

Mengutip logammulia.com, harga emas batangan milik Antam hari ini naik Rp2.000 dan dijual di level Rp1.028.000 per gram. Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam hari ini naik Rp5.000 ke level Rp911.000 per gram.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari