Jumat, 27 Maret 2026
- Advertisement -

Pelaku Perusakan Pagar PWI Riau Masih Dalam Lidik

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kasus pengrusakan pagar  Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau, Ahad (19/7) dini hari, terus  diselidiki. Petugas kepolisian pun masih melalukan penyelidikan terhadap pemilik motor tanpa plat nomor.

"Masih kami lakukan lidik. Sebab, keterangan saksi masih minim. Selain tidak adanya nomor plat, saksi pun tidak satu pun mengingat plat kendaraan lain yang datang ke kantor PWI Riau sehingga kami masih mencari motor F1Z R yang digunakan pelaku," jelas Kapolres Pekanbaru, Kombespol Nandang Mu'min Wijaya melalui Kapolsek Bukitraya Kompol Bainar.

Pama berbunga satu melati itu melanjutkan, pihaknya akan melakukan operasi besar-besaran pada akhir pekan. "Nanti kita akan gelar operasi pada akhir pekan karena berkaitan dengan balap liar," imbuhnya.

Baca Juga:  Suasana Haru Sambut Kedatangan Jenazah Korban Helikopter Jatuh, Yudi Febrian Dimakamkan di Pekanbaru

Sebagai informasi, insiden itu bermula saat korban Ucok Oskar Delahoya (23) mengalami kecelakaan lalu lintas di dekat kantor PWI Riau. Ia ditabrak oleh remaja yang menaiki kendaraan secara ugal-ugalan. Kemudian, salah satu kendaraan yang dipakai pelaku balap liar itu diamankan.

Namun, berselang satu jam, pelaku membawa rombongan dan secara paksa mengambil motornya dengan mendorong pagar PWI Riau di Jalan Arifin Achmad, Marpoyan Damai, Pekanbaru. Aksi tersebut lantas membuat pagar pun roboh.

Setelah berhasil diambil paksa, Ucok yang hanya ditemani dua orangnya tak dapat berbuat banyak. Bahkan, dirinya sempat mendapat perlawanan dan kepalanya dipukul hingga tiga kali. Dua kali sebelah kiri dan satu kali bagian belakang.

Baca Juga:  Polda Riau Imbau Masyarakat Jangan Parkir Sembarangan

Insiden itu kemudian dilaporkan ke Polsek Bukit Raya yang kemudian dirinya diarahkan untuk melakukan visum di RS Bhayangkara Polda Riau. Pelaku pun akhirnya dikenai unsur penganiayaan. (sof)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kasus pengrusakan pagar  Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau, Ahad (19/7) dini hari, terus  diselidiki. Petugas kepolisian pun masih melalukan penyelidikan terhadap pemilik motor tanpa plat nomor.

"Masih kami lakukan lidik. Sebab, keterangan saksi masih minim. Selain tidak adanya nomor plat, saksi pun tidak satu pun mengingat plat kendaraan lain yang datang ke kantor PWI Riau sehingga kami masih mencari motor F1Z R yang digunakan pelaku," jelas Kapolres Pekanbaru, Kombespol Nandang Mu'min Wijaya melalui Kapolsek Bukitraya Kompol Bainar.

Pama berbunga satu melati itu melanjutkan, pihaknya akan melakukan operasi besar-besaran pada akhir pekan. "Nanti kita akan gelar operasi pada akhir pekan karena berkaitan dengan balap liar," imbuhnya.

Baca Juga:  Satpol PP Didesak Bertindak Polemik Pembangunan Pasar Induk

Sebagai informasi, insiden itu bermula saat korban Ucok Oskar Delahoya (23) mengalami kecelakaan lalu lintas di dekat kantor PWI Riau. Ia ditabrak oleh remaja yang menaiki kendaraan secara ugal-ugalan. Kemudian, salah satu kendaraan yang dipakai pelaku balap liar itu diamankan.

Namun, berselang satu jam, pelaku membawa rombongan dan secara paksa mengambil motornya dengan mendorong pagar PWI Riau di Jalan Arifin Achmad, Marpoyan Damai, Pekanbaru. Aksi tersebut lantas membuat pagar pun roboh.

- Advertisement -

Setelah berhasil diambil paksa, Ucok yang hanya ditemani dua orangnya tak dapat berbuat banyak. Bahkan, dirinya sempat mendapat perlawanan dan kepalanya dipukul hingga tiga kali. Dua kali sebelah kiri dan satu kali bagian belakang.

Baca Juga:  Satlantas Polresta Pekanbaru Kembali Jaring Lebih 200 Knalpot Racing

Insiden itu kemudian dilaporkan ke Polsek Bukit Raya yang kemudian dirinya diarahkan untuk melakukan visum di RS Bhayangkara Polda Riau. Pelaku pun akhirnya dikenai unsur penganiayaan. (sof)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kasus pengrusakan pagar  Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau, Ahad (19/7) dini hari, terus  diselidiki. Petugas kepolisian pun masih melalukan penyelidikan terhadap pemilik motor tanpa plat nomor.

"Masih kami lakukan lidik. Sebab, keterangan saksi masih minim. Selain tidak adanya nomor plat, saksi pun tidak satu pun mengingat plat kendaraan lain yang datang ke kantor PWI Riau sehingga kami masih mencari motor F1Z R yang digunakan pelaku," jelas Kapolres Pekanbaru, Kombespol Nandang Mu'min Wijaya melalui Kapolsek Bukitraya Kompol Bainar.

Pama berbunga satu melati itu melanjutkan, pihaknya akan melakukan operasi besar-besaran pada akhir pekan. "Nanti kita akan gelar operasi pada akhir pekan karena berkaitan dengan balap liar," imbuhnya.

Baca Juga:  Suasana Haru Sambut Kedatangan Jenazah Korban Helikopter Jatuh, Yudi Febrian Dimakamkan di Pekanbaru

Sebagai informasi, insiden itu bermula saat korban Ucok Oskar Delahoya (23) mengalami kecelakaan lalu lintas di dekat kantor PWI Riau. Ia ditabrak oleh remaja yang menaiki kendaraan secara ugal-ugalan. Kemudian, salah satu kendaraan yang dipakai pelaku balap liar itu diamankan.

Namun, berselang satu jam, pelaku membawa rombongan dan secara paksa mengambil motornya dengan mendorong pagar PWI Riau di Jalan Arifin Achmad, Marpoyan Damai, Pekanbaru. Aksi tersebut lantas membuat pagar pun roboh.

Setelah berhasil diambil paksa, Ucok yang hanya ditemani dua orangnya tak dapat berbuat banyak. Bahkan, dirinya sempat mendapat perlawanan dan kepalanya dipukul hingga tiga kali. Dua kali sebelah kiri dan satu kali bagian belakang.

Baca Juga:  Petugas Bubarkan Keramaian

Insiden itu kemudian dilaporkan ke Polsek Bukit Raya yang kemudian dirinya diarahkan untuk melakukan visum di RS Bhayangkara Polda Riau. Pelaku pun akhirnya dikenai unsur penganiayaan. (sof)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari