Minggu, 20 September 2026
- Advertisement -

Buaya Muara Keluar dari Sungai, Warga Desa Undan Sampai Lari Menyelamatkan Diri

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Kemunculan seekor buaya muara berukuran besar di kawasan perkampungan Desa Undan, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Jumat (7/8/2026), membuat warga panik. Satwa liar tersebut tiba-tiba keluar dari Sungai Undan dan masuk ke jalan yang berada di tengah permukiman.

Situasi semakin mencekam ketika buaya tersebut dilaporkan mengejar hingga menyerang warga yang berada tidak jauh dari lokasi. Warga yang melihat kemunculan predator itu pun langsung berhamburan mencari tempat aman.

Setelah sempat mengamuk di sekitar perkampungan, buaya tersebut akhirnya berhasil dilumpuhkan dan ditangkap warga secara bersama-sama.

Satwa yang telah diamankan itu selanjutnya direncanakan dievakuasi dari Desa Undan menuju Pulau Kijang menggunakan pompong. Setelah sampai di Pulau Kijang, perjalanan dilanjutkan melalui jalur darat dengan waktu tempuh sekitar tiga jam menuju Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Inhil di Tembilahan.

Baca Juga:  Bupati Apresiasi Tanggapan Fraksi

Buaya tersebut akan mendapatkan penanganan lebih lanjut setelah tiba di kantor DPKP Inhil.

Kepala DPKP Inhil Junaidi Ismail membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan buaya muara itu sebelumnya muncul dari sungai sebelum akhirnya berhasil diamankan oleh masyarakat.

“Benar, buaya muara itu keluar dari sungai, kemudian mengejar dan menyerang warga di perkampungan Desa Undan sebelum akhirnya berhasil ditangkap masyarakat. Saat ini tim DPKP di Tembilahan sedang bersiap menunggu kedatangan satwa tersebut untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Junaidi.

Junaidi menjelaskan, setelah sampai di Tembilahan, pihaknya akan menangani buaya tersebut sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan munculnya buaya di sekitar permukiman. Terutama warga yang melakukan aktivitas di bantaran sungai dan kawasan perairan.

Baca Juga:  45 Ribu Hektare Mangrove Hilang, Pesisir Inhil Kian Rentan

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak kembali membahayakan warga di sekitar wilayah perairan. (*2)

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Kemunculan seekor buaya muara berukuran besar di kawasan perkampungan Desa Undan, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Jumat (7/8/2026), membuat warga panik. Satwa liar tersebut tiba-tiba keluar dari Sungai Undan dan masuk ke jalan yang berada di tengah permukiman.

Situasi semakin mencekam ketika buaya tersebut dilaporkan mengejar hingga menyerang warga yang berada tidak jauh dari lokasi. Warga yang melihat kemunculan predator itu pun langsung berhamburan mencari tempat aman.

Setelah sempat mengamuk di sekitar perkampungan, buaya tersebut akhirnya berhasil dilumpuhkan dan ditangkap warga secara bersama-sama.

Satwa yang telah diamankan itu selanjutnya direncanakan dievakuasi dari Desa Undan menuju Pulau Kijang menggunakan pompong. Setelah sampai di Pulau Kijang, perjalanan dilanjutkan melalui jalur darat dengan waktu tempuh sekitar tiga jam menuju Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Inhil di Tembilahan.

Baca Juga:  Pemenang Bujang Dara Diharap Mampu Promosikan Daerah

Buaya tersebut akan mendapatkan penanganan lebih lanjut setelah tiba di kantor DPKP Inhil.

- Advertisement -

Kepala DPKP Inhil Junaidi Ismail membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan buaya muara itu sebelumnya muncul dari sungai sebelum akhirnya berhasil diamankan oleh masyarakat.

“Benar, buaya muara itu keluar dari sungai, kemudian mengejar dan menyerang warga di perkampungan Desa Undan sebelum akhirnya berhasil ditangkap masyarakat. Saat ini tim DPKP di Tembilahan sedang bersiap menunggu kedatangan satwa tersebut untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Junaidi.

- Advertisement -

Junaidi menjelaskan, setelah sampai di Tembilahan, pihaknya akan menangani buaya tersebut sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan munculnya buaya di sekitar permukiman. Terutama warga yang melakukan aktivitas di bantaran sungai dan kawasan perairan.

Baca Juga:  Personel Pengamanan Jaga Netralitas dan Profesionalitas

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak kembali membahayakan warga di sekitar wilayah perairan. (*2)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Kemunculan seekor buaya muara berukuran besar di kawasan perkampungan Desa Undan, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Jumat (7/8/2026), membuat warga panik. Satwa liar tersebut tiba-tiba keluar dari Sungai Undan dan masuk ke jalan yang berada di tengah permukiman.

Situasi semakin mencekam ketika buaya tersebut dilaporkan mengejar hingga menyerang warga yang berada tidak jauh dari lokasi. Warga yang melihat kemunculan predator itu pun langsung berhamburan mencari tempat aman.

Setelah sempat mengamuk di sekitar perkampungan, buaya tersebut akhirnya berhasil dilumpuhkan dan ditangkap warga secara bersama-sama.

Satwa yang telah diamankan itu selanjutnya direncanakan dievakuasi dari Desa Undan menuju Pulau Kijang menggunakan pompong. Setelah sampai di Pulau Kijang, perjalanan dilanjutkan melalui jalur darat dengan waktu tempuh sekitar tiga jam menuju Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Inhil di Tembilahan.

Baca Juga:  45 Ribu Hektare Mangrove Hilang, Pesisir Inhil Kian Rentan

Buaya tersebut akan mendapatkan penanganan lebih lanjut setelah tiba di kantor DPKP Inhil.

Kepala DPKP Inhil Junaidi Ismail membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan buaya muara itu sebelumnya muncul dari sungai sebelum akhirnya berhasil diamankan oleh masyarakat.

“Benar, buaya muara itu keluar dari sungai, kemudian mengejar dan menyerang warga di perkampungan Desa Undan sebelum akhirnya berhasil ditangkap masyarakat. Saat ini tim DPKP di Tembilahan sedang bersiap menunggu kedatangan satwa tersebut untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Junaidi.

Junaidi menjelaskan, setelah sampai di Tembilahan, pihaknya akan menangani buaya tersebut sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan munculnya buaya di sekitar permukiman. Terutama warga yang melakukan aktivitas di bantaran sungai dan kawasan perairan.

Baca Juga:  Pasca Kebakaran Hebat, Ratusan Warga Pulau Kijang Dapat Bantuan Sembako

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak kembali membahayakan warga di sekitar wilayah perairan. (*2)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari