Senin, 13 Juli 2026
- Advertisement -

MAN 1 Pekanbaru Libatkan Orang Tua di Matamuda, 810 Wali Murid Hadiri Parenting

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 810 orang tua dan wali murid baru mengikuti kegiatan parenting yang untuk pertama kalinya menjadi bagian dari rangkaian Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda) di MAN 1 Pekanbaru. Program ini menjadi inovasi baru untuk memperkuat sinergi antara madrasah dan keluarga dalam mendidik peserta didik.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung MAN 1 Pekanbaru, Rabu (8/7), diwarnai suasana hangat dan penuh haru. Para orang tua mengikuti setiap sesi dengan antusias, bahkan suasana menjadi emosional saat narasumber mengajak mereka merenungkan peran dan tanggung jawab dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang hanya berfokus pada peserta didik baru, Matamuda tahun ini juga melibatkan orang tua sebagai bagian penting dari proses pendidikan. Langkah tersebut bertujuan menyamakan visi antara madrasah dan keluarga, memperkuat komunikasi, serta membangun komitmen bersama dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan berprestasi.

Baca Juga:  Banjir Surut, Warga Tak Lagi Mengungsi

Untuk mendukung program tersebut, MAN 1 Pekanbaru menghadirkan narasumber internasional, Pimpinan Perguruan Diniyah Puteri Padang Panjang, Fauziah Fauzan El Muhammady SE Akt MSi.

Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa keluarga merupakan madrasah pertama bagi setiap anak. Karena itu, orang tua diharapkan mampu menjadi teladan, membangun komunikasi yang penuh kasih sayang, serta menghadirkan pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Islam di lingkungan keluarga.

Kepala MAN 1 Pekanbaru, Hj Norerlinda, mengaku bersyukur atas tingginya antusiasme para orang tua yang hadir mengikuti kegiatan tersebut.

“Hari ini kami menyambut 810 murid baru dan 810 keluarga yang siap berjalan bersama. Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Dengan visi yang sama antara madrasah dan orang tua, anak-anak akan tumbuh berkarakter dan berakhlakul karimah,” ujarnya.

Baca Juga:  PWI Riau Gelar Turnamen Seru, Domino dan Tenis Meja Jadi Ajang Pemersatu

Sementara itu, Ketua Komite MAN 1 Pekanbaru, H Sutan Syahrir, turut mengapresiasi kesungguhan para orang tua yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.

Ketua Pelaksana Matamuda, Yusniar, menjelaskan bahwa sebelum kegiatan parenting bagi wali murid dilaksanakan, seluruh guru di MAN 1 Pekanbaru juga telah mengikuti pelatihan parenting. Langkah tersebut dilakukan agar pola pendekatan yang diterapkan guru di madrasah selaras dengan materi yang diterima para orang tua, sehingga proses pendampingan siswa dapat berjalan secara berkesinambungan.(nto/c)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 810 orang tua dan wali murid baru mengikuti kegiatan parenting yang untuk pertama kalinya menjadi bagian dari rangkaian Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda) di MAN 1 Pekanbaru. Program ini menjadi inovasi baru untuk memperkuat sinergi antara madrasah dan keluarga dalam mendidik peserta didik.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung MAN 1 Pekanbaru, Rabu (8/7), diwarnai suasana hangat dan penuh haru. Para orang tua mengikuti setiap sesi dengan antusias, bahkan suasana menjadi emosional saat narasumber mengajak mereka merenungkan peran dan tanggung jawab dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang hanya berfokus pada peserta didik baru, Matamuda tahun ini juga melibatkan orang tua sebagai bagian penting dari proses pendidikan. Langkah tersebut bertujuan menyamakan visi antara madrasah dan keluarga, memperkuat komunikasi, serta membangun komitmen bersama dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan berprestasi.

Baca Juga:  Harga Cabai Turun Jadi Rp130 Ribu per Kilogram

Untuk mendukung program tersebut, MAN 1 Pekanbaru menghadirkan narasumber internasional, Pimpinan Perguruan Diniyah Puteri Padang Panjang, Fauziah Fauzan El Muhammady SE Akt MSi.

Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa keluarga merupakan madrasah pertama bagi setiap anak. Karena itu, orang tua diharapkan mampu menjadi teladan, membangun komunikasi yang penuh kasih sayang, serta menghadirkan pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Islam di lingkungan keluarga.

- Advertisement -

Kepala MAN 1 Pekanbaru, Hj Norerlinda, mengaku bersyukur atas tingginya antusiasme para orang tua yang hadir mengikuti kegiatan tersebut.

“Hari ini kami menyambut 810 murid baru dan 810 keluarga yang siap berjalan bersama. Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Dengan visi yang sama antara madrasah dan orang tua, anak-anak akan tumbuh berkarakter dan berakhlakul karimah,” ujarnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Mading SDN 93 Pekanbaru Bertema Ramadan

Sementara itu, Ketua Komite MAN 1 Pekanbaru, H Sutan Syahrir, turut mengapresiasi kesungguhan para orang tua yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.

Ketua Pelaksana Matamuda, Yusniar, menjelaskan bahwa sebelum kegiatan parenting bagi wali murid dilaksanakan, seluruh guru di MAN 1 Pekanbaru juga telah mengikuti pelatihan parenting. Langkah tersebut dilakukan agar pola pendekatan yang diterapkan guru di madrasah selaras dengan materi yang diterima para orang tua, sehingga proses pendampingan siswa dapat berjalan secara berkesinambungan.(nto/c)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 810 orang tua dan wali murid baru mengikuti kegiatan parenting yang untuk pertama kalinya menjadi bagian dari rangkaian Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda) di MAN 1 Pekanbaru. Program ini menjadi inovasi baru untuk memperkuat sinergi antara madrasah dan keluarga dalam mendidik peserta didik.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung MAN 1 Pekanbaru, Rabu (8/7), diwarnai suasana hangat dan penuh haru. Para orang tua mengikuti setiap sesi dengan antusias, bahkan suasana menjadi emosional saat narasumber mengajak mereka merenungkan peran dan tanggung jawab dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang hanya berfokus pada peserta didik baru, Matamuda tahun ini juga melibatkan orang tua sebagai bagian penting dari proses pendidikan. Langkah tersebut bertujuan menyamakan visi antara madrasah dan keluarga, memperkuat komunikasi, serta membangun komitmen bersama dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan berprestasi.

Baca Juga:  Unri Wisuda 2.181 Sarjana

Untuk mendukung program tersebut, MAN 1 Pekanbaru menghadirkan narasumber internasional, Pimpinan Perguruan Diniyah Puteri Padang Panjang, Fauziah Fauzan El Muhammady SE Akt MSi.

Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa keluarga merupakan madrasah pertama bagi setiap anak. Karena itu, orang tua diharapkan mampu menjadi teladan, membangun komunikasi yang penuh kasih sayang, serta menghadirkan pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Islam di lingkungan keluarga.

Kepala MAN 1 Pekanbaru, Hj Norerlinda, mengaku bersyukur atas tingginya antusiasme para orang tua yang hadir mengikuti kegiatan tersebut.

“Hari ini kami menyambut 810 murid baru dan 810 keluarga yang siap berjalan bersama. Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Dengan visi yang sama antara madrasah dan orang tua, anak-anak akan tumbuh berkarakter dan berakhlakul karimah,” ujarnya.

Baca Juga:  Khalisah Wakili Riau di Pemilihan Putri Hijab Nasional; Buktikan Bisa Tetap Berprestasi Meski Berhijab

Sementara itu, Ketua Komite MAN 1 Pekanbaru, H Sutan Syahrir, turut mengapresiasi kesungguhan para orang tua yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.

Ketua Pelaksana Matamuda, Yusniar, menjelaskan bahwa sebelum kegiatan parenting bagi wali murid dilaksanakan, seluruh guru di MAN 1 Pekanbaru juga telah mengikuti pelatihan parenting. Langkah tersebut dilakukan agar pola pendekatan yang diterapkan guru di madrasah selaras dengan materi yang diterima para orang tua, sehingga proses pendampingan siswa dapat berjalan secara berkesinambungan.(nto/c)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari