Sabtu, 25 Juli 2026
- Advertisement -

Milad Inhil ke-61, Lebih dari 100 Petani Unjuk Ketangkasan Menyolak Kelapa

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Perayaan Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tidak hanya menjadi momentum peringatan hari jadi daerah, tetapi juga sarana memperkenalkan budaya dan potensi lokal kepada masyarakat yang lebih luas. Salah satu kegiatan yang digelar adalah Lomba Menyolak Kelapa, tradisi yang telah lama melekat dalam kehidupan masyarakat Inhil.

Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Inhil melalui Dinas Pertanian tersebut berlangsung di Halaman Gedung Eks Multiyears, Jalan Swarna Bumi, Selasa (9/6) siang.

Kepala Dinas Pertanian Inhil, Umar Hamdi, mengatakan lomba tersebut bertujuan mengangkat kembali aktivitas masyarakat di kebun kelapa yang telah menjadi warisan turun-temurun dari para leluhur.

“Tujuan kita tidak hanya melihat siapa penyolak terbaik, tetapi melestarikan budaya perkelapaan yang menjadi kebanggaan masyarakat Inhil, sekaligus mengingatkan bahwa daerah ini merupakan sentra kebun kelapa terbesar di Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga:  LPJU Tak Berfungsi, Jalan Sudirman Pekanbaru Jadi Rawan Kecelakaan

Menurut Umar, kegiatan tersebut juga menjadi wadah bagi para petani untuk menunjukkan ketangkasan dan kemampuan mereka dalam mengolah hasil kebun kelapa.

Ia menyebutkan, lebih dari 100 petani dari berbagai kecamatan di Kabupaten Inhil ambil bagian dalam perlombaan tersebut.

“Hari ini lebih dari 100 petani unjuk kebolehannya yang berasal dari berbagai kecamatan di Inhil. Mereka berlomba mengupas lima butir kelapa yang telah disediakan. Siapa yang paling cepat menyelesaikannya, dialah yang menjadi pemenang,” jelasnya.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan hadiah berupa uang tunai dan trofi bagi para pemenang. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan tradisi perkelapaan yang telah menjadi bagian dari identitas Kabupaten Indragiri Hilir.

Baca Juga:  PUPR Turunkan Alat Berat dan Material ke Lokasi Longsor Jalan Kuala Cinaku

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam memperkenalkan kekayaan budaya lokal serta potensi sektor perkebunan kelapa yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utama perekonomian masyarakat Inhil.

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Perayaan Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tidak hanya menjadi momentum peringatan hari jadi daerah, tetapi juga sarana memperkenalkan budaya dan potensi lokal kepada masyarakat yang lebih luas. Salah satu kegiatan yang digelar adalah Lomba Menyolak Kelapa, tradisi yang telah lama melekat dalam kehidupan masyarakat Inhil.

Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Inhil melalui Dinas Pertanian tersebut berlangsung di Halaman Gedung Eks Multiyears, Jalan Swarna Bumi, Selasa (9/6) siang.

Kepala Dinas Pertanian Inhil, Umar Hamdi, mengatakan lomba tersebut bertujuan mengangkat kembali aktivitas masyarakat di kebun kelapa yang telah menjadi warisan turun-temurun dari para leluhur.

“Tujuan kita tidak hanya melihat siapa penyolak terbaik, tetapi melestarikan budaya perkelapaan yang menjadi kebanggaan masyarakat Inhil, sekaligus mengingatkan bahwa daerah ini merupakan sentra kebun kelapa terbesar di Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga:  Belasan Gajah Liar Masuk Kebun Warga di Rumbai, Tim Gabungan Bergerak Tengah Malam

Menurut Umar, kegiatan tersebut juga menjadi wadah bagi para petani untuk menunjukkan ketangkasan dan kemampuan mereka dalam mengolah hasil kebun kelapa.

- Advertisement -

Ia menyebutkan, lebih dari 100 petani dari berbagai kecamatan di Kabupaten Inhil ambil bagian dalam perlombaan tersebut.

“Hari ini lebih dari 100 petani unjuk kebolehannya yang berasal dari berbagai kecamatan di Inhil. Mereka berlomba mengupas lima butir kelapa yang telah disediakan. Siapa yang paling cepat menyelesaikannya, dialah yang menjadi pemenang,” jelasnya.

- Advertisement -

Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan hadiah berupa uang tunai dan trofi bagi para pemenang. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan tradisi perkelapaan yang telah menjadi bagian dari identitas Kabupaten Indragiri Hilir.

Baca Juga:  Jalan Parit Guntong–Pulau Kijang Rusak Parah, Warga Minta Perbaikan Segera

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam memperkenalkan kekayaan budaya lokal serta potensi sektor perkebunan kelapa yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utama perekonomian masyarakat Inhil.

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Perayaan Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tidak hanya menjadi momentum peringatan hari jadi daerah, tetapi juga sarana memperkenalkan budaya dan potensi lokal kepada masyarakat yang lebih luas. Salah satu kegiatan yang digelar adalah Lomba Menyolak Kelapa, tradisi yang telah lama melekat dalam kehidupan masyarakat Inhil.

Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Inhil melalui Dinas Pertanian tersebut berlangsung di Halaman Gedung Eks Multiyears, Jalan Swarna Bumi, Selasa (9/6) siang.

Kepala Dinas Pertanian Inhil, Umar Hamdi, mengatakan lomba tersebut bertujuan mengangkat kembali aktivitas masyarakat di kebun kelapa yang telah menjadi warisan turun-temurun dari para leluhur.

“Tujuan kita tidak hanya melihat siapa penyolak terbaik, tetapi melestarikan budaya perkelapaan yang menjadi kebanggaan masyarakat Inhil, sekaligus mengingatkan bahwa daerah ini merupakan sentra kebun kelapa terbesar di Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga:  Sempat Hilang Dua Hari, Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan 2 Kilometer dari Lokasi Awal

Menurut Umar, kegiatan tersebut juga menjadi wadah bagi para petani untuk menunjukkan ketangkasan dan kemampuan mereka dalam mengolah hasil kebun kelapa.

Ia menyebutkan, lebih dari 100 petani dari berbagai kecamatan di Kabupaten Inhil ambil bagian dalam perlombaan tersebut.

“Hari ini lebih dari 100 petani unjuk kebolehannya yang berasal dari berbagai kecamatan di Inhil. Mereka berlomba mengupas lima butir kelapa yang telah disediakan. Siapa yang paling cepat menyelesaikannya, dialah yang menjadi pemenang,” jelasnya.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan hadiah berupa uang tunai dan trofi bagi para pemenang. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan tradisi perkelapaan yang telah menjadi bagian dari identitas Kabupaten Indragiri Hilir.

Baca Juga:  Pemkab Inhil dan Polres Gelar Rakor Pengamanan Idulfitri

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam memperkenalkan kekayaan budaya lokal serta potensi sektor perkebunan kelapa yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utama perekonomian masyarakat Inhil.

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari