Selasa, 5 Mei 2026
- Advertisement -

Jemaah Calon Haji Kuansing Meninggal Saat Momen Pelepasan, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) — Duka menyelimuti keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Kuantan Singingi. Seorang jemaah bernama Ngadiyem binti Arjo (74), warga Desa Geringging Baru, Kecamatan Sentajo Raya, meninggal dunia pada Selasa (28/4/2026) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Ngadiyem menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Hermina Pekanbaru setelah sebelumnya dirujuk dari RSUD Teluk Kuantan pada siang hari.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, almarhumah mengalami serangan jantung. Kondisi tersebut dipicu setelah ia sempat mengalami sesak napas saat mengikuti prosesi pelepasan JCH Kuansing di Masjid Agung Raudha Teluk Kuantan.

Selain itu, diketahui Ngadiyem juga memiliki riwayat penyakit diabetes serta gangguan paru-paru.

Setelah dinyatakan meninggal dunia, pihak keluarga yang mendampingi segera mengurus proses administrasi di rumah sakit. Sekitar pukul 23.00 WIB, jenazah langsung dibawa pulang ke kampung halamannya di Desa Geringging Baru, Kecamatan Sentajo Raya.

Baca Juga:  Polisi Amankan Jukir Nakal, Dishub Keluarkan Karcis Tarif Baru

Jenazah tiba di rumah duka pada Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Selanjutnya, pada pagi hari pukul 09.00 WIB, almarhumah dimakamkan di desa setempat.

Pelaksana Tugas Camat Sentajo Raya, Wandy Gunawan, mengatakan proses pemakaman berlangsung lancar dan dihadiri pihak keluarga serta masyarakat.

Ia bersama kepala desa dan warga turut mengantarkan jenazah ke tempat peristirahatan terakhir. Pihak keluarga juga telah menerima kepergian almarhumah dengan ikhlas.(dac)

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) — Duka menyelimuti keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Kuantan Singingi. Seorang jemaah bernama Ngadiyem binti Arjo (74), warga Desa Geringging Baru, Kecamatan Sentajo Raya, meninggal dunia pada Selasa (28/4/2026) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Ngadiyem menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Hermina Pekanbaru setelah sebelumnya dirujuk dari RSUD Teluk Kuantan pada siang hari.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, almarhumah mengalami serangan jantung. Kondisi tersebut dipicu setelah ia sempat mengalami sesak napas saat mengikuti prosesi pelepasan JCH Kuansing di Masjid Agung Raudha Teluk Kuantan.

Selain itu, diketahui Ngadiyem juga memiliki riwayat penyakit diabetes serta gangguan paru-paru.

Setelah dinyatakan meninggal dunia, pihak keluarga yang mendampingi segera mengurus proses administrasi di rumah sakit. Sekitar pukul 23.00 WIB, jenazah langsung dibawa pulang ke kampung halamannya di Desa Geringging Baru, Kecamatan Sentajo Raya.

- Advertisement -
Baca Juga:  38 Dosen UIR dan 5 Dosen Unri Tolak Revisi UU KPK

Jenazah tiba di rumah duka pada Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Selanjutnya, pada pagi hari pukul 09.00 WIB, almarhumah dimakamkan di desa setempat.

Pelaksana Tugas Camat Sentajo Raya, Wandy Gunawan, mengatakan proses pemakaman berlangsung lancar dan dihadiri pihak keluarga serta masyarakat.

- Advertisement -

Ia bersama kepala desa dan warga turut mengantarkan jenazah ke tempat peristirahatan terakhir. Pihak keluarga juga telah menerima kepergian almarhumah dengan ikhlas.(dac)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) — Duka menyelimuti keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Kuantan Singingi. Seorang jemaah bernama Ngadiyem binti Arjo (74), warga Desa Geringging Baru, Kecamatan Sentajo Raya, meninggal dunia pada Selasa (28/4/2026) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Ngadiyem menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Hermina Pekanbaru setelah sebelumnya dirujuk dari RSUD Teluk Kuantan pada siang hari.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, almarhumah mengalami serangan jantung. Kondisi tersebut dipicu setelah ia sempat mengalami sesak napas saat mengikuti prosesi pelepasan JCH Kuansing di Masjid Agung Raudha Teluk Kuantan.

Selain itu, diketahui Ngadiyem juga memiliki riwayat penyakit diabetes serta gangguan paru-paru.

Setelah dinyatakan meninggal dunia, pihak keluarga yang mendampingi segera mengurus proses administrasi di rumah sakit. Sekitar pukul 23.00 WIB, jenazah langsung dibawa pulang ke kampung halamannya di Desa Geringging Baru, Kecamatan Sentajo Raya.

Baca Juga:  Isolasi WNI dari Cina, Pemerintah Jamin Keselamatan Warga Natuna

Jenazah tiba di rumah duka pada Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Selanjutnya, pada pagi hari pukul 09.00 WIB, almarhumah dimakamkan di desa setempat.

Pelaksana Tugas Camat Sentajo Raya, Wandy Gunawan, mengatakan proses pemakaman berlangsung lancar dan dihadiri pihak keluarga serta masyarakat.

Ia bersama kepala desa dan warga turut mengantarkan jenazah ke tempat peristirahatan terakhir. Pihak keluarga juga telah menerima kepergian almarhumah dengan ikhlas.(dac)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari