Minggu, 31 Mei 2026
- Advertisement -

PLN Perkuat Transparansi, Konsultasi Publik Digelar di Tanjung Medan

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah (UIP Sumbagteng) terus menunjukkan komitmennya dalam membangun infrastruktur ketenagalistrikan yang transparan, partisipatif, dan berkelanjutan melalui kegiatan konsultasi publik di Kecamatan Tanjung Medan, Kabupaten Rokan Hilir, Selasa (21/4).

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi komunikasi publik PLN untuk memastikan setiap tahapan proyek berjalan secara terbuka dengan melibatkan masyarakat sebagai pihak yang berkepentingan langsung.

Melalui forum ini, PLN tidak hanya menyampaikan rencana dan tahapan pembangunan, tetapi juga membuka ruang dialog agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasi, masukan, hingga kekhawatiran terkait pelaksanaan proyek di lapangan.

Selain itu, kegiatan konsultasi publik ini juga merupakan bentuk pemenuhan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 yang mengharuskan adanya pelibatan masyarakat dalam perencanaan kegiatan yang berpotensi berdampak terhadap lingkungan.

Baca Juga:  Tanggapi Fraksi, Bupati Sebut Akan Tingkatkan PAD

Acara tersebut dihadiri Camat Tanjung Medan Ahendra dan Camat Pujud M Nasri, perwakilan PLN UIP Sumbagteng, mitra proyek dari BKI, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga setempat.

Camat Tanjung Medan, Ahendra, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur kelistrikan memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung pelaksanaan proyek sekaligus memanfaatkan forum tersebut sebagai sarana menyampaikan aspirasi secara terbuka.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, PLN, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran proyek serta meminimalkan potensi kendala sosial di lapangan.

Sementara itu, perwakilan PLN UIP Sumbagteng, Join Hadamean, menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya berfokus pada penyediaan listrik yang andal, tetapi juga memastikan proses pembangunan memperhatikan aspek sosial dan lingkungan.

Baca Juga:  Jukir Nakal di Cut Nyak Dien Diperingatkan, Tarif Parkir Tak Boleh Seenaknya

Ia menyebutkan bahwa seluruh masukan dari masyarakat akan menjadi bahan evaluasi dalam pelaksanaan proyek ke depan.

PLN juga terus mengedepankan prinsip Good Corporate Governance, khususnya dalam hal transparansi dan akuntabilitas.

Melalui konsultasi publik ini, masyarakat diharapkan memperoleh informasi yang jelas mengenai manfaat proyek, potensi dampak, serta langkah mitigasi yang telah disiapkan.

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah (UIP Sumbagteng) terus menunjukkan komitmennya dalam membangun infrastruktur ketenagalistrikan yang transparan, partisipatif, dan berkelanjutan melalui kegiatan konsultasi publik di Kecamatan Tanjung Medan, Kabupaten Rokan Hilir, Selasa (21/4).

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi komunikasi publik PLN untuk memastikan setiap tahapan proyek berjalan secara terbuka dengan melibatkan masyarakat sebagai pihak yang berkepentingan langsung.

Melalui forum ini, PLN tidak hanya menyampaikan rencana dan tahapan pembangunan, tetapi juga membuka ruang dialog agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasi, masukan, hingga kekhawatiran terkait pelaksanaan proyek di lapangan.

Selain itu, kegiatan konsultasi publik ini juga merupakan bentuk pemenuhan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 yang mengharuskan adanya pelibatan masyarakat dalam perencanaan kegiatan yang berpotensi berdampak terhadap lingkungan.

Baca Juga:  Tanggapi Fraksi, Bupati Sebut Akan Tingkatkan PAD

Acara tersebut dihadiri Camat Tanjung Medan Ahendra dan Camat Pujud M Nasri, perwakilan PLN UIP Sumbagteng, mitra proyek dari BKI, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga setempat.

- Advertisement -

Camat Tanjung Medan, Ahendra, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur kelistrikan memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung pelaksanaan proyek sekaligus memanfaatkan forum tersebut sebagai sarana menyampaikan aspirasi secara terbuka.

- Advertisement -

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, PLN, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran proyek serta meminimalkan potensi kendala sosial di lapangan.

Sementara itu, perwakilan PLN UIP Sumbagteng, Join Hadamean, menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya berfokus pada penyediaan listrik yang andal, tetapi juga memastikan proses pembangunan memperhatikan aspek sosial dan lingkungan.

Baca Juga:  PLN Tambah Daya Listrik Industri Nikel di Kalimantan Timur

Ia menyebutkan bahwa seluruh masukan dari masyarakat akan menjadi bahan evaluasi dalam pelaksanaan proyek ke depan.

PLN juga terus mengedepankan prinsip Good Corporate Governance, khususnya dalam hal transparansi dan akuntabilitas.

Melalui konsultasi publik ini, masyarakat diharapkan memperoleh informasi yang jelas mengenai manfaat proyek, potensi dampak, serta langkah mitigasi yang telah disiapkan.

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah (UIP Sumbagteng) terus menunjukkan komitmennya dalam membangun infrastruktur ketenagalistrikan yang transparan, partisipatif, dan berkelanjutan melalui kegiatan konsultasi publik di Kecamatan Tanjung Medan, Kabupaten Rokan Hilir, Selasa (21/4).

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi komunikasi publik PLN untuk memastikan setiap tahapan proyek berjalan secara terbuka dengan melibatkan masyarakat sebagai pihak yang berkepentingan langsung.

Melalui forum ini, PLN tidak hanya menyampaikan rencana dan tahapan pembangunan, tetapi juga membuka ruang dialog agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasi, masukan, hingga kekhawatiran terkait pelaksanaan proyek di lapangan.

Selain itu, kegiatan konsultasi publik ini juga merupakan bentuk pemenuhan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 yang mengharuskan adanya pelibatan masyarakat dalam perencanaan kegiatan yang berpotensi berdampak terhadap lingkungan.

Baca Juga:  Jalan Rusak Parah, Warga Sungai Ara Minta Perhatian Pemkab

Acara tersebut dihadiri Camat Tanjung Medan Ahendra dan Camat Pujud M Nasri, perwakilan PLN UIP Sumbagteng, mitra proyek dari BKI, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga setempat.

Camat Tanjung Medan, Ahendra, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur kelistrikan memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung pelaksanaan proyek sekaligus memanfaatkan forum tersebut sebagai sarana menyampaikan aspirasi secara terbuka.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, PLN, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran proyek serta meminimalkan potensi kendala sosial di lapangan.

Sementara itu, perwakilan PLN UIP Sumbagteng, Join Hadamean, menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya berfokus pada penyediaan listrik yang andal, tetapi juga memastikan proses pembangunan memperhatikan aspek sosial dan lingkungan.

Baca Juga:  Pemkab Rohil Raih Penilaian SPBE Tertinggi dalam Lima Tahun

Ia menyebutkan bahwa seluruh masukan dari masyarakat akan menjadi bahan evaluasi dalam pelaksanaan proyek ke depan.

PLN juga terus mengedepankan prinsip Good Corporate Governance, khususnya dalam hal transparansi dan akuntabilitas.

Melalui konsultasi publik ini, masyarakat diharapkan memperoleh informasi yang jelas mengenai manfaat proyek, potensi dampak, serta langkah mitigasi yang telah disiapkan.

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari