Senin, 30 Maret 2026
- Advertisement -

Pemko Pekanbaru Minta Provider Pindahkan Kabel ke Bawah Tanah

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota Pekanbaru menyoroti kondisi pemasangan tiang dan kabel fiber optik (FO) yang dinilai semrawut dan tidak tertata, sehingga perlu segera dilakukan penataan demi memperbaiki wajah kota.

Sebagai langkah penertiban, Pemko Pekanbaru mendorong seluruh penyedia layanan telekomunikasi untuk memindahkan jaringan kabel optik dari udara ke bawah tanah.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengatakan kebijakan ini merupakan bagian dari upaya memperindah kota sekaligus menata infrastruktur agar lebih rapi dan terorganisir.

Menurutnya, selama ini keberadaan kabel yang menggantung di udara dinilai mengganggu estetika kota dan kenyamanan masyarakat.

“Kabel udara yang semrawut jelas merusak pemandangan dan mengurangi kenyamanan lingkungan perkotaan,” ujarnya, Ahad (29/3).

Baca Juga:  Puluhan Guru di Pekanbaru Gelar Aksi Damai Tolak Hasil Konferensi PGRI

Terkait pelaksanaannya, pemerintah memberikan keleluasaan kepada masing-masing provider untuk menentukan teknis pemindahan kabel tersebut. Baik dengan membangun jaringan sendiri maupun memanfaatkan jalur yang tersedia untuk disewa.

“Provider dipersilakan menurunkan kabel ke bawah tanah. Jika punya fasilitas sendiri silakan digunakan, atau bisa juga menyewa jalur yang sudah ada,” jelasnya.

Kebijakan ini mendapat respons positif dari masyarakat. Salah seorang warga Pekanbaru, Aris, menilai penataan kabel sudah sangat mendesak dilakukan mengingat kondisi saat ini yang dinilai membahayakan.

Ia menyebut, banyak kabel yang menjuntai dan tidak tertata sehingga berpotensi mengganggu pengguna jalan serta merusak keindahan kota.

“Memang sudah waktunya ditata. Selain mengganggu pemandangan, kabel yang bergelantungan juga bisa membahayakan,” katanya.

Baca Juga:  14 Warga Jalani Tes Swab di Kecamatan Marpoyan Damai

Aris berharap pemerintah segera merealisasikan kebijakan tersebut dan tidak lagi menunda penanganan masalah yang sudah berlangsung lama.

“Sudah ada kejadian orang celaka karena kabel menjuntai. Jadi perlu ketegasan agar penataan ini benar-benar berjalan,” tutupnya. (yls)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota Pekanbaru menyoroti kondisi pemasangan tiang dan kabel fiber optik (FO) yang dinilai semrawut dan tidak tertata, sehingga perlu segera dilakukan penataan demi memperbaiki wajah kota.

Sebagai langkah penertiban, Pemko Pekanbaru mendorong seluruh penyedia layanan telekomunikasi untuk memindahkan jaringan kabel optik dari udara ke bawah tanah.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengatakan kebijakan ini merupakan bagian dari upaya memperindah kota sekaligus menata infrastruktur agar lebih rapi dan terorganisir.

Menurutnya, selama ini keberadaan kabel yang menggantung di udara dinilai mengganggu estetika kota dan kenyamanan masyarakat.

“Kabel udara yang semrawut jelas merusak pemandangan dan mengurangi kenyamanan lingkungan perkotaan,” ujarnya, Ahad (29/3).

- Advertisement -
Baca Juga:  Tabrak Tiang Traffic Light, Pengemudi Tewas di Tempat

Terkait pelaksanaannya, pemerintah memberikan keleluasaan kepada masing-masing provider untuk menentukan teknis pemindahan kabel tersebut. Baik dengan membangun jaringan sendiri maupun memanfaatkan jalur yang tersedia untuk disewa.

“Provider dipersilakan menurunkan kabel ke bawah tanah. Jika punya fasilitas sendiri silakan digunakan, atau bisa juga menyewa jalur yang sudah ada,” jelasnya.

- Advertisement -

Kebijakan ini mendapat respons positif dari masyarakat. Salah seorang warga Pekanbaru, Aris, menilai penataan kabel sudah sangat mendesak dilakukan mengingat kondisi saat ini yang dinilai membahayakan.

Ia menyebut, banyak kabel yang menjuntai dan tidak tertata sehingga berpotensi mengganggu pengguna jalan serta merusak keindahan kota.

“Memang sudah waktunya ditata. Selain mengganggu pemandangan, kabel yang bergelantungan juga bisa membahayakan,” katanya.

Baca Juga:  Dua Eks Pejabat PT SPR Riau Ditahan Terkait Dugaan Korupsi Rp33 Miliar

Aris berharap pemerintah segera merealisasikan kebijakan tersebut dan tidak lagi menunda penanganan masalah yang sudah berlangsung lama.

“Sudah ada kejadian orang celaka karena kabel menjuntai. Jadi perlu ketegasan agar penataan ini benar-benar berjalan,” tutupnya. (yls)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota Pekanbaru menyoroti kondisi pemasangan tiang dan kabel fiber optik (FO) yang dinilai semrawut dan tidak tertata, sehingga perlu segera dilakukan penataan demi memperbaiki wajah kota.

Sebagai langkah penertiban, Pemko Pekanbaru mendorong seluruh penyedia layanan telekomunikasi untuk memindahkan jaringan kabel optik dari udara ke bawah tanah.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengatakan kebijakan ini merupakan bagian dari upaya memperindah kota sekaligus menata infrastruktur agar lebih rapi dan terorganisir.

Menurutnya, selama ini keberadaan kabel yang menggantung di udara dinilai mengganggu estetika kota dan kenyamanan masyarakat.

“Kabel udara yang semrawut jelas merusak pemandangan dan mengurangi kenyamanan lingkungan perkotaan,” ujarnya, Ahad (29/3).

Baca Juga:  Harga Sawit Mitra di Riau Naik, Tembus Rp3.714 per Kilogram

Terkait pelaksanaannya, pemerintah memberikan keleluasaan kepada masing-masing provider untuk menentukan teknis pemindahan kabel tersebut. Baik dengan membangun jaringan sendiri maupun memanfaatkan jalur yang tersedia untuk disewa.

“Provider dipersilakan menurunkan kabel ke bawah tanah. Jika punya fasilitas sendiri silakan digunakan, atau bisa juga menyewa jalur yang sudah ada,” jelasnya.

Kebijakan ini mendapat respons positif dari masyarakat. Salah seorang warga Pekanbaru, Aris, menilai penataan kabel sudah sangat mendesak dilakukan mengingat kondisi saat ini yang dinilai membahayakan.

Ia menyebut, banyak kabel yang menjuntai dan tidak tertata sehingga berpotensi mengganggu pengguna jalan serta merusak keindahan kota.

“Memang sudah waktunya ditata. Selain mengganggu pemandangan, kabel yang bergelantungan juga bisa membahayakan,” katanya.

Baca Juga:  Puluhan Pengungsi Rohingya Diamankan

Aris berharap pemerintah segera merealisasikan kebijakan tersebut dan tidak lagi menunda penanganan masalah yang sudah berlangsung lama.

“Sudah ada kejadian orang celaka karena kabel menjuntai. Jadi perlu ketegasan agar penataan ini benar-benar berjalan,” tutupnya. (yls)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari