Minggu, 7 Desember 2025
spot_img

Promosi Wisata Malaysia Ramaikan CFD Pekanbaru, Destinasi Alam Jadi Sorotan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pada pekan terakhir kegiatan Hari Terbuka Malaysia di kawasan Car Free Day (CFD) Pekanbaru, Ahad (16/11), Konsulat Malaysia bersama Tourism Malaysia kembali memperkenalkan berbagai destinasi wisata alam kepada para pengunjung.

Konsul Malaysia di Pekanbaru, Mohammed Hosnie Shahiran bin Ismail, menjelaskan bahwa Hari Terbuka Malaysia merupakan ajang untuk memperkenalkan budaya, layanan, dan potensi wisata negara tersebut kepada masyarakat Pekanbaru.

Memasuki pekan keenam, kegiatan ini tidak hanya menyajikan aneka kuliner khas seperti roti canai, teh tarik, dan ais Bandung, tetapi juga mengampanyekan program Visit Malaysia 2026. Tahun tersebut menjadi momentum besar bagi Malaysia untuk menarik wisatawan internasional, dengan target 35,6 juta kunjungan dan pendapatan 147,1 miliar ringgit.

Baca Juga:  Bank bjb Sebar Deviden Rp925,04 Miliar

Kampanye itu menonjolkan kekayaan budaya dan alam Malaysia serta memperkenalkan destinasi baru di luar kota-kota populer. “Kami mengundang seluruh warga Riau, Kepri, dan Sumatera untuk menikmati libur sekolah dan akhir tahun di Malaysia. Silakan datang untuk wisata, kesehatan, maupun pendidikan,” ujarnya.

Malaysia saat ini mempromosikan tagline “mewah, mampu, milik (3M)” dengan fokus pada dua tema utama: destinasi lestari dan kekayaan budaya. Selain pariwisata, Konsulat Malaysia juga menangani layanan lain seperti visa, registrasi pernikahan, kelahiran, dan informasi seputar pendidikan serta kesehatan.

Melalui Visit Malaysia 2026, pemerintah Malaysia turut mempromosikan daerah yang jarang dikunjungi wisatawan Indonesia, seperti Sabah, Sarawak, Kelantan, Perak, dan Terengganu—masing-masing memiliki keunikan sendiri.

Baca Juga:  Sepaktakraw Putri Riau Tembus Final Popnas 2025, Tantang DKI Jakarta di Partai Puncak

Konsul berharap wisatawan Riau dapat memanfaatkan konektivitas penerbangan yang mudah untuk menjelajahi lokasi wisata baru di luar destinasi populer seperti Johor, Penang, Melaka, dan Kuala Lumpur. Ia bahkan menyarankan wisatawan untuk menikmati keanekaragaman hayati di Taman Nasional Pahang serta mengunjungi Perlis yang berbatasan langsung dengan Thailand.

“Sebab kita budaya serumpun. Kami ingin memperkuat posisi Malaysia sebagai destinasi wisata lestari, mulai dari hutan hujan tropis di Sabah dan Sarawak, Langkawi, hingga Taman Negara di Pahang,” tegasnya.(ayi)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pada pekan terakhir kegiatan Hari Terbuka Malaysia di kawasan Car Free Day (CFD) Pekanbaru, Ahad (16/11), Konsulat Malaysia bersama Tourism Malaysia kembali memperkenalkan berbagai destinasi wisata alam kepada para pengunjung.

Konsul Malaysia di Pekanbaru, Mohammed Hosnie Shahiran bin Ismail, menjelaskan bahwa Hari Terbuka Malaysia merupakan ajang untuk memperkenalkan budaya, layanan, dan potensi wisata negara tersebut kepada masyarakat Pekanbaru.

Memasuki pekan keenam, kegiatan ini tidak hanya menyajikan aneka kuliner khas seperti roti canai, teh tarik, dan ais Bandung, tetapi juga mengampanyekan program Visit Malaysia 2026. Tahun tersebut menjadi momentum besar bagi Malaysia untuk menarik wisatawan internasional, dengan target 35,6 juta kunjungan dan pendapatan 147,1 miliar ringgit.

Baca Juga:  Isuzu Targetkan Penjualan 28.500 Unit Kendaraan

Kampanye itu menonjolkan kekayaan budaya dan alam Malaysia serta memperkenalkan destinasi baru di luar kota-kota populer. “Kami mengundang seluruh warga Riau, Kepri, dan Sumatera untuk menikmati libur sekolah dan akhir tahun di Malaysia. Silakan datang untuk wisata, kesehatan, maupun pendidikan,” ujarnya.

Malaysia saat ini mempromosikan tagline “mewah, mampu, milik (3M)” dengan fokus pada dua tema utama: destinasi lestari dan kekayaan budaya. Selain pariwisata, Konsulat Malaysia juga menangani layanan lain seperti visa, registrasi pernikahan, kelahiran, dan informasi seputar pendidikan serta kesehatan.

- Advertisement -

Melalui Visit Malaysia 2026, pemerintah Malaysia turut mempromosikan daerah yang jarang dikunjungi wisatawan Indonesia, seperti Sabah, Sarawak, Kelantan, Perak, dan Terengganu—masing-masing memiliki keunikan sendiri.

Baca Juga:  Penularan Covid-19 Makin Tinggi, Harga Emas Antam Naik Tipis

Konsul berharap wisatawan Riau dapat memanfaatkan konektivitas penerbangan yang mudah untuk menjelajahi lokasi wisata baru di luar destinasi populer seperti Johor, Penang, Melaka, dan Kuala Lumpur. Ia bahkan menyarankan wisatawan untuk menikmati keanekaragaman hayati di Taman Nasional Pahang serta mengunjungi Perlis yang berbatasan langsung dengan Thailand.

- Advertisement -

“Sebab kita budaya serumpun. Kami ingin memperkuat posisi Malaysia sebagai destinasi wisata lestari, mulai dari hutan hujan tropis di Sabah dan Sarawak, Langkawi, hingga Taman Negara di Pahang,” tegasnya.(ayi)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pada pekan terakhir kegiatan Hari Terbuka Malaysia di kawasan Car Free Day (CFD) Pekanbaru, Ahad (16/11), Konsulat Malaysia bersama Tourism Malaysia kembali memperkenalkan berbagai destinasi wisata alam kepada para pengunjung.

Konsul Malaysia di Pekanbaru, Mohammed Hosnie Shahiran bin Ismail, menjelaskan bahwa Hari Terbuka Malaysia merupakan ajang untuk memperkenalkan budaya, layanan, dan potensi wisata negara tersebut kepada masyarakat Pekanbaru.

Memasuki pekan keenam, kegiatan ini tidak hanya menyajikan aneka kuliner khas seperti roti canai, teh tarik, dan ais Bandung, tetapi juga mengampanyekan program Visit Malaysia 2026. Tahun tersebut menjadi momentum besar bagi Malaysia untuk menarik wisatawan internasional, dengan target 35,6 juta kunjungan dan pendapatan 147,1 miliar ringgit.

Baca Juga:  Ocu Milenial Jelajah Alam Kampar Bawa 20 Anggota

Kampanye itu menonjolkan kekayaan budaya dan alam Malaysia serta memperkenalkan destinasi baru di luar kota-kota populer. “Kami mengundang seluruh warga Riau, Kepri, dan Sumatera untuk menikmati libur sekolah dan akhir tahun di Malaysia. Silakan datang untuk wisata, kesehatan, maupun pendidikan,” ujarnya.

Malaysia saat ini mempromosikan tagline “mewah, mampu, milik (3M)” dengan fokus pada dua tema utama: destinasi lestari dan kekayaan budaya. Selain pariwisata, Konsulat Malaysia juga menangani layanan lain seperti visa, registrasi pernikahan, kelahiran, dan informasi seputar pendidikan serta kesehatan.

Melalui Visit Malaysia 2026, pemerintah Malaysia turut mempromosikan daerah yang jarang dikunjungi wisatawan Indonesia, seperti Sabah, Sarawak, Kelantan, Perak, dan Terengganu—masing-masing memiliki keunikan sendiri.

Baca Juga:  Pemprov Riau Salurkan Bantuan Banjir ke Enam Kabupaten/Kota

Konsul berharap wisatawan Riau dapat memanfaatkan konektivitas penerbangan yang mudah untuk menjelajahi lokasi wisata baru di luar destinasi populer seperti Johor, Penang, Melaka, dan Kuala Lumpur. Ia bahkan menyarankan wisatawan untuk menikmati keanekaragaman hayati di Taman Nasional Pahang serta mengunjungi Perlis yang berbatasan langsung dengan Thailand.

“Sebab kita budaya serumpun. Kami ingin memperkuat posisi Malaysia sebagai destinasi wisata lestari, mulai dari hutan hujan tropis di Sabah dan Sarawak, Langkawi, hingga Taman Negara di Pahang,” tegasnya.(ayi)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari