PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Hingga awal 2026, proses revitalisasi pasar wisata Pasar Bawah yang telah berlangsung selama dua tahun belum juga menunjukkan tanda-tanda rampung. Kondisi ini membuat para pedagang yang kini berjualan di tempat penampungan sementara (TPS) mendesak agar Pasar Bawah dapat segera dioperasikan sebelum Ramadan 1447 Hijriah.
Pantauan Riau Pos, Ahad (1/2), bangunan Pasar Bawah yang berada di Jalan Saleh Abbas, Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan, masih tertutup seng. Sejumlah bagian bangunan lama yang telah dibongkar belum sepenuhnya diperbaiki hingga kini.
Bagian luar bangunan hanya sebagian yang telah dicat dan dipasangi atap baru, sementara sisi lainnya masih dalam proses pengerjaan. Dari luar, bagian dalam pasar tampak masih tertutup jaring biru yang menutupi dinding yang belum dipasang kaca.
Meski tangga bagian bawah telah diperbaiki dan diganti dengan tangga beton baru, bagian atasnya masih mempertahankan ornamen khas Melayu dari bangunan lama sebelum revitalisasi dilakukan dua tahun lalu.
Percepatan penyelesaian revitalisasi Pasar Bawah sangat dinantikan para pedagang. Amir, salah seorang pedagang, mengungkapkan bahwa selama dua tahun terakhir pedagang berharap pasar tersebut segera selesai dan dapat kembali dimanfaatkan.
Menurutnya, menjelang Ramadan dan Idulfitri menjadi momen penting bagi pedagang untuk meningkatkan pendapatan, apalagi Pasar Bawah dikenal sebagai ikon wisata belanja di Pekanbaru.
“Seharusnya sudah tahun lalu kami pindah dan bisa menikmati bangunan baru Pasar Bawah. Tapi sampai sekarang belum juga selesai. Di TPS pembeli sepi, kami berharap gedung baru ini bisa menjadi magnet pengunjung,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Nita, pedagang kerupuk di kawasan Pasar Bawah. Ia berharap proses revitalisasi dapat segera dirampungkan agar pedagang bisa kembali berjualan di dalam pasar sebelum Ramadan.
“Memang ada info mau direlokasi ke dalam pasar, tapi belum jelas. Kami berharap tahun ini benar-benar bisa pindah. Banyak pedagang yang sudah gulung tikar karena revitalisasi yang awalnya dijanjikan hanya satu tahun, tapi kini bertahun-tahun,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Hendra Putra, mengatakan pemerintah kota terus mendorong pihak pengembang agar pembangunan Pasar Bawah dapat diselesaikan sesuai jadwal.
“Yang jelas kita terus mendorong pengembang agar pembangunan selesai tepat waktu. Rencananya sebelum puasa sudah soft opening. Informasinya penyelesaian bangunan sudah hampir selesai, termasuk pemasangan AC,” ujarnya.(ayi)

