Selasa, 22 September 2026
- Advertisement -

THL RSD Madani Tak Jadi Diberhentikan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ratusan Tenaga Harian Lepas (THL) di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani bisa bernafas lega. Di tengah kekhawatiran akan diberhentikan, Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan komitmennya, bahwa tidak ada satu pun dari mereka yang akan kehilangan pekerjaan.

”Saya pastikan tidak ada pemberhentian. Kecuali mereka yang memang memilih mundur sendiri,” ujar Wako, Selasa (5/8).

Pernyataan itu menjadi angin segar bagi sekitar 275 THL yang sebelumnya cemas setelah dinyatakan tidak masuk dalam database resmi kepegawaian nasional (BKN). Namun alih-alih dirumahkan, mereka akan direlokasi ke organisasi perangkat daerah (OPD) lain yang masih membutuhkan tambahan tenaga.

Menurut Agung, kebijakan ini tidak hanya soal administrasi, tetapi juga menyangkut nasib dan kesejahteraan warga. Memberhentikan para THL dinilai justru akan menambah angka pengangguran di Kota Pekanbaru dan berpotensi berdampak pada ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  Solusi Kemacetan, Bukan Fly Over, tapi Pelebaran Jalan di Garuda Sakti

Ia menyebutkan bahwa masih banyak unit kerja di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru yang kekurangan tenaga, seperti Satpol PP, kelurahan, kecamatan, dan pengatur lalu-lintas. Para THL dari RSD Madani akan dipindahkan ke tempat-tempat tersebut agar tetap dapat berkontribusi dalam pelayanan publik.

Langkah relokasi ini juga menjadi bagian dari upaya memperbaiki manajemen dan citra RSD Madani. Jumlah THL yang mencapai 300-an orang di rumah sakit tersebut membuat pemerintah memutuskan agar penataan dilakukan dengan lebih efektif.

”Saat ini tinggal menunggu kesiapan mereka untuk bekerja di tempat baru. Surat penempatan segera kami siapkan,” jelas Wako.

Bagi para THL, keputusan ini membawa kelegaan. Setelah masa ketidakpastian, kini mereka bisa kembali tenang menyambut hari esok. Bagi Pemerintah Kota Pekanbaru, langkah ini mencerminkan kepedulian terhadap keberlangsungan hidup warganya sekaligus tetap menjaga jalannya roda pemerintahan.(yls)

Baca Juga:  9 Bando Reklame Akan Dipotong

Laporan JOKO SUSILO, Pekanbaru






Reporter: Joko Susilo

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ratusan Tenaga Harian Lepas (THL) di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani bisa bernafas lega. Di tengah kekhawatiran akan diberhentikan, Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan komitmennya, bahwa tidak ada satu pun dari mereka yang akan kehilangan pekerjaan.

”Saya pastikan tidak ada pemberhentian. Kecuali mereka yang memang memilih mundur sendiri,” ujar Wako, Selasa (5/8).

Pernyataan itu menjadi angin segar bagi sekitar 275 THL yang sebelumnya cemas setelah dinyatakan tidak masuk dalam database resmi kepegawaian nasional (BKN). Namun alih-alih dirumahkan, mereka akan direlokasi ke organisasi perangkat daerah (OPD) lain yang masih membutuhkan tambahan tenaga.

Menurut Agung, kebijakan ini tidak hanya soal administrasi, tetapi juga menyangkut nasib dan kesejahteraan warga. Memberhentikan para THL dinilai justru akan menambah angka pengangguran di Kota Pekanbaru dan berpotensi berdampak pada ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  Pemeliharaan Jalan Tol Permai Berlangsung, Pengguna Jalan Diminta Berhati-hati

Ia menyebutkan bahwa masih banyak unit kerja di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru yang kekurangan tenaga, seperti Satpol PP, kelurahan, kecamatan, dan pengatur lalu-lintas. Para THL dari RSD Madani akan dipindahkan ke tempat-tempat tersebut agar tetap dapat berkontribusi dalam pelayanan publik.

- Advertisement -

Langkah relokasi ini juga menjadi bagian dari upaya memperbaiki manajemen dan citra RSD Madani. Jumlah THL yang mencapai 300-an orang di rumah sakit tersebut membuat pemerintah memutuskan agar penataan dilakukan dengan lebih efektif.

”Saat ini tinggal menunggu kesiapan mereka untuk bekerja di tempat baru. Surat penempatan segera kami siapkan,” jelas Wako.

- Advertisement -

Bagi para THL, keputusan ini membawa kelegaan. Setelah masa ketidakpastian, kini mereka bisa kembali tenang menyambut hari esok. Bagi Pemerintah Kota Pekanbaru, langkah ini mencerminkan kepedulian terhadap keberlangsungan hidup warganya sekaligus tetap menjaga jalannya roda pemerintahan.(yls)

Baca Juga:  Halte TMP di Pekanbaru Terbengkalai, Dipakai Parkir hingga Lapak Jualan

Laporan JOKO SUSILO, Pekanbaru






Reporter: Joko Susilo
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ratusan Tenaga Harian Lepas (THL) di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani bisa bernafas lega. Di tengah kekhawatiran akan diberhentikan, Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan komitmennya, bahwa tidak ada satu pun dari mereka yang akan kehilangan pekerjaan.

”Saya pastikan tidak ada pemberhentian. Kecuali mereka yang memang memilih mundur sendiri,” ujar Wako, Selasa (5/8).

Pernyataan itu menjadi angin segar bagi sekitar 275 THL yang sebelumnya cemas setelah dinyatakan tidak masuk dalam database resmi kepegawaian nasional (BKN). Namun alih-alih dirumahkan, mereka akan direlokasi ke organisasi perangkat daerah (OPD) lain yang masih membutuhkan tambahan tenaga.

Menurut Agung, kebijakan ini tidak hanya soal administrasi, tetapi juga menyangkut nasib dan kesejahteraan warga. Memberhentikan para THL dinilai justru akan menambah angka pengangguran di Kota Pekanbaru dan berpotensi berdampak pada ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  Jatuh dari Atap Ruko, Pria Diduga Pelaku Pencurian Alami Luka Parah

Ia menyebutkan bahwa masih banyak unit kerja di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru yang kekurangan tenaga, seperti Satpol PP, kelurahan, kecamatan, dan pengatur lalu-lintas. Para THL dari RSD Madani akan dipindahkan ke tempat-tempat tersebut agar tetap dapat berkontribusi dalam pelayanan publik.

Langkah relokasi ini juga menjadi bagian dari upaya memperbaiki manajemen dan citra RSD Madani. Jumlah THL yang mencapai 300-an orang di rumah sakit tersebut membuat pemerintah memutuskan agar penataan dilakukan dengan lebih efektif.

”Saat ini tinggal menunggu kesiapan mereka untuk bekerja di tempat baru. Surat penempatan segera kami siapkan,” jelas Wako.

Bagi para THL, keputusan ini membawa kelegaan. Setelah masa ketidakpastian, kini mereka bisa kembali tenang menyambut hari esok. Bagi Pemerintah Kota Pekanbaru, langkah ini mencerminkan kepedulian terhadap keberlangsungan hidup warganya sekaligus tetap menjaga jalannya roda pemerintahan.(yls)

Baca Juga:  Warga Minta Jalan Taman Karya Segera Diperbaiki

Laporan JOKO SUSILO, Pekanbaru






Reporter: Joko Susilo

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari