Minggu, 13 April 2025

JNE Gelar Halalbihalal 1446 H, Bersama untuk Maju dan Bahagia

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – JNE menggelar acara Halalbihalal 1446 H secara hybrid dan diikuti oleh seluruh ksatria dan srikandi JNE di seluruh Indonesia dengan kegiatan utama yang berlangsung secara offline di Kantor Pusat JNE, Jakarta Barat, belum lama ini. Sebagai wujud komitmen JNE terhadap nilai kemanusiaan dan semangat berbagi kebahagiaan, JNE memberikan santunan kepada anak-anak yatim dari Yayasan Al-Mustaqim dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Presiden Direktur JNE, M Feriadi Soeprapto, dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini sejalan dengan filosofi perusahaan yaitu berbagi, memberi, dan menyantuni. “Momen Halalbihalal ini menjadi refleksi bagi seluruh karyawan JNE untuk terus memperkuat semangat “connecting happiness”. Dengan saling memaafkan dan mempererat silaturahmi, kita bisa maju dan mencapai kebahagiaan bersama dan tetap menjalin hubungan baik dengan seluruh karyawan, pelanggan, mitra, maupun masyarakat luas,” ungkapnya.

Baca Juga:  PHR Raih Green World Environment Awards 2024

Acara ini juga diisi dengan tausiyah, muhasabah, dan doa yang disampaikan langsung oleh Ustaz Taufiqurrahman, yang dikenal sebagai “Ustaz Pantun”. Dengan gaya ceramah khasnya yang penuh pantun dan pesan-pesan mendalam yang mengajak para ksatria dan srikandi JNE untuk merenungi makna bulan Syawal sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan memperkuat tali persaudaraan.

“Bulan Syawal bukan sekadar momen silaturahmi, tapi juga ajang untuk memperbarui niat dan semangat kita dalam bekerja, beribadah, dan berbagi. Ikan mas koki berwarna-warna, rezeki ngak ke mana-mana. Pergi mendaki berjalan kaki, gelap gulita dikhawatirkan, harta hati yang kita miliki, adalah yang telah kita infakkan,” ungkap Ustaz Taufiqurrahman dalam pantunnya yang disambut antusias oleh para ksatria dan srikandi JNE.

Baca Juga:  PLN Siapkan 1.000 Unit SPKLU di Jalur Trans Jawa-Sumatera

Dengan diselenggarakannya acara ini, JNE berharap seluruh ksatria dan srikandi di seluruh Indonesia dapat menghidupkan kembali nilai-nilai silaturahmi, saling memaafkan, dan kebersamaan sebagai landasan dalam membangun semangat kerja yang positif, penuh makna, dan berdampak nyata dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(azr/rls)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – JNE menggelar acara Halalbihalal 1446 H secara hybrid dan diikuti oleh seluruh ksatria dan srikandi JNE di seluruh Indonesia dengan kegiatan utama yang berlangsung secara offline di Kantor Pusat JNE, Jakarta Barat, belum lama ini. Sebagai wujud komitmen JNE terhadap nilai kemanusiaan dan semangat berbagi kebahagiaan, JNE memberikan santunan kepada anak-anak yatim dari Yayasan Al-Mustaqim dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Presiden Direktur JNE, M Feriadi Soeprapto, dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini sejalan dengan filosofi perusahaan yaitu berbagi, memberi, dan menyantuni. “Momen Halalbihalal ini menjadi refleksi bagi seluruh karyawan JNE untuk terus memperkuat semangat “connecting happiness”. Dengan saling memaafkan dan mempererat silaturahmi, kita bisa maju dan mencapai kebahagiaan bersama dan tetap menjalin hubungan baik dengan seluruh karyawan, pelanggan, mitra, maupun masyarakat luas,” ungkapnya.

Baca Juga:  Warga Borong Sembako di Pasar Murah

Acara ini juga diisi dengan tausiyah, muhasabah, dan doa yang disampaikan langsung oleh Ustaz Taufiqurrahman, yang dikenal sebagai “Ustaz Pantun”. Dengan gaya ceramah khasnya yang penuh pantun dan pesan-pesan mendalam yang mengajak para ksatria dan srikandi JNE untuk merenungi makna bulan Syawal sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan memperkuat tali persaudaraan.

“Bulan Syawal bukan sekadar momen silaturahmi, tapi juga ajang untuk memperbarui niat dan semangat kita dalam bekerja, beribadah, dan berbagi. Ikan mas koki berwarna-warna, rezeki ngak ke mana-mana. Pergi mendaki berjalan kaki, gelap gulita dikhawatirkan, harta hati yang kita miliki, adalah yang telah kita infakkan,” ungkap Ustaz Taufiqurrahman dalam pantunnya yang disambut antusias oleh para ksatria dan srikandi JNE.

Baca Juga:  Gubri Ajak Kabupaten/Kota Fokus Pengendalian Inflasi

Dengan diselenggarakannya acara ini, JNE berharap seluruh ksatria dan srikandi di seluruh Indonesia dapat menghidupkan kembali nilai-nilai silaturahmi, saling memaafkan, dan kebersamaan sebagai landasan dalam membangun semangat kerja yang positif, penuh makna, dan berdampak nyata dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(azr/rls)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

JNE Gelar Halalbihalal 1446 H, Bersama untuk Maju dan Bahagia

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – JNE menggelar acara Halalbihalal 1446 H secara hybrid dan diikuti oleh seluruh ksatria dan srikandi JNE di seluruh Indonesia dengan kegiatan utama yang berlangsung secara offline di Kantor Pusat JNE, Jakarta Barat, belum lama ini. Sebagai wujud komitmen JNE terhadap nilai kemanusiaan dan semangat berbagi kebahagiaan, JNE memberikan santunan kepada anak-anak yatim dari Yayasan Al-Mustaqim dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Presiden Direktur JNE, M Feriadi Soeprapto, dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini sejalan dengan filosofi perusahaan yaitu berbagi, memberi, dan menyantuni. “Momen Halalbihalal ini menjadi refleksi bagi seluruh karyawan JNE untuk terus memperkuat semangat “connecting happiness”. Dengan saling memaafkan dan mempererat silaturahmi, kita bisa maju dan mencapai kebahagiaan bersama dan tetap menjalin hubungan baik dengan seluruh karyawan, pelanggan, mitra, maupun masyarakat luas,” ungkapnya.

Baca Juga:  Masa Pandemi, Mitsubishi Triton dan Xpander Jadi Mobil Terlaris di Mei 2020

Acara ini juga diisi dengan tausiyah, muhasabah, dan doa yang disampaikan langsung oleh Ustaz Taufiqurrahman, yang dikenal sebagai “Ustaz Pantun”. Dengan gaya ceramah khasnya yang penuh pantun dan pesan-pesan mendalam yang mengajak para ksatria dan srikandi JNE untuk merenungi makna bulan Syawal sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan memperkuat tali persaudaraan.

“Bulan Syawal bukan sekadar momen silaturahmi, tapi juga ajang untuk memperbarui niat dan semangat kita dalam bekerja, beribadah, dan berbagi. Ikan mas koki berwarna-warna, rezeki ngak ke mana-mana. Pergi mendaki berjalan kaki, gelap gulita dikhawatirkan, harta hati yang kita miliki, adalah yang telah kita infakkan,” ungkap Ustaz Taufiqurrahman dalam pantunnya yang disambut antusias oleh para ksatria dan srikandi JNE.

Baca Juga:  Novotel Dukung Rupat sebagai Destinasi Wisata Baru Indonesia

Dengan diselenggarakannya acara ini, JNE berharap seluruh ksatria dan srikandi di seluruh Indonesia dapat menghidupkan kembali nilai-nilai silaturahmi, saling memaafkan, dan kebersamaan sebagai landasan dalam membangun semangat kerja yang positif, penuh makna, dan berdampak nyata dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(azr/rls)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – JNE menggelar acara Halalbihalal 1446 H secara hybrid dan diikuti oleh seluruh ksatria dan srikandi JNE di seluruh Indonesia dengan kegiatan utama yang berlangsung secara offline di Kantor Pusat JNE, Jakarta Barat, belum lama ini. Sebagai wujud komitmen JNE terhadap nilai kemanusiaan dan semangat berbagi kebahagiaan, JNE memberikan santunan kepada anak-anak yatim dari Yayasan Al-Mustaqim dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Presiden Direktur JNE, M Feriadi Soeprapto, dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini sejalan dengan filosofi perusahaan yaitu berbagi, memberi, dan menyantuni. “Momen Halalbihalal ini menjadi refleksi bagi seluruh karyawan JNE untuk terus memperkuat semangat “connecting happiness”. Dengan saling memaafkan dan mempererat silaturahmi, kita bisa maju dan mencapai kebahagiaan bersama dan tetap menjalin hubungan baik dengan seluruh karyawan, pelanggan, mitra, maupun masyarakat luas,” ungkapnya.

Baca Juga:  Libur Idulfitri Dimajukan

Acara ini juga diisi dengan tausiyah, muhasabah, dan doa yang disampaikan langsung oleh Ustaz Taufiqurrahman, yang dikenal sebagai “Ustaz Pantun”. Dengan gaya ceramah khasnya yang penuh pantun dan pesan-pesan mendalam yang mengajak para ksatria dan srikandi JNE untuk merenungi makna bulan Syawal sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan memperkuat tali persaudaraan.

“Bulan Syawal bukan sekadar momen silaturahmi, tapi juga ajang untuk memperbarui niat dan semangat kita dalam bekerja, beribadah, dan berbagi. Ikan mas koki berwarna-warna, rezeki ngak ke mana-mana. Pergi mendaki berjalan kaki, gelap gulita dikhawatirkan, harta hati yang kita miliki, adalah yang telah kita infakkan,” ungkap Ustaz Taufiqurrahman dalam pantunnya yang disambut antusias oleh para ksatria dan srikandi JNE.

Baca Juga:  Naikkan Tarif Pajak Orang Kaya untuk Atasi Defisit BPJS

Dengan diselenggarakannya acara ini, JNE berharap seluruh ksatria dan srikandi di seluruh Indonesia dapat menghidupkan kembali nilai-nilai silaturahmi, saling memaafkan, dan kebersamaan sebagai landasan dalam membangun semangat kerja yang positif, penuh makna, dan berdampak nyata dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(azr/rls)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari