Jumat, 10 April 2026
- Advertisement -

Budidaya Ikan Masih Menjanjikan

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Usaha peningkatan perekonomian masyarakat melalui sektor budidaya ikan air tawar di wilayah Kota Dumai ternyata dinilai masih menjanjikan. Mengingat budidaya ikan air tawar ini masih menjanjikan sehingga dibentuk Forum Komunikasi Kelompok Pembudidaya Ikan (Fokdakan) Kota Dumai.

Wali Kota Dumai H Paisal kepada awak media, Senin (23/9) menjelaskan, keberadaan Fokdakan ini sangat penting dalam mengoptimalkan potensi di sektor perikanan air tawar. Dimana, kegiatan budidaya ikan air tawar sangat bermanfaat bagi masyarakat lantaran mampu meningkatkan pendapatan ekonomi dan lapangan pekerjaan serta dapat dijadikan kawasan destinasi wisata.

”Dan kita melihat, potensi di sektor perikanan air tawar ini masih menjanjikan untuk dikembangkan di wilayah Kota Dumai ini,” kata Paisal.

Baca Juga:  Aksi Vandalisme Kembali Rusak Taman Bumi Ayu

Untuk kegiatan budidaya ikan air tawar pertahunnya mampu menghasilkan sekitar 200 ton per tahun. Sedangkan budidaya udang vaname mampu menghasilkan sekitar 9,3 ton per tahun.

Mengingat potensi di sektor budidaya ikan air ini cukup menjanjikan, gilirannya dibentuk 47 kelompok pembudidaya ikan air tawar di Kota Dumai yang berasal dari tujuh kecamatan. Kelompok pembudidaya ikan air tawar dan Fokdakan ini telah dikukuhkan di gedung Pendopo Sri Bunga Tanjung.

”Kita menilai hasil tahun ini dinilai cukup baik. Dengan adanya kelompok pembudidaya dan Fokdakan ini, diharapkan produksi budidaya ikan air tawar di Dumai bisa lebih meningkat lagi,” kata Paisal.(ade)

Laporan Syahri Ramlan, Dumai

Baca Juga:  Tim Amankan Tersangka Pengedar Ekstasi

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Usaha peningkatan perekonomian masyarakat melalui sektor budidaya ikan air tawar di wilayah Kota Dumai ternyata dinilai masih menjanjikan. Mengingat budidaya ikan air tawar ini masih menjanjikan sehingga dibentuk Forum Komunikasi Kelompok Pembudidaya Ikan (Fokdakan) Kota Dumai.

Wali Kota Dumai H Paisal kepada awak media, Senin (23/9) menjelaskan, keberadaan Fokdakan ini sangat penting dalam mengoptimalkan potensi di sektor perikanan air tawar. Dimana, kegiatan budidaya ikan air tawar sangat bermanfaat bagi masyarakat lantaran mampu meningkatkan pendapatan ekonomi dan lapangan pekerjaan serta dapat dijadikan kawasan destinasi wisata.

”Dan kita melihat, potensi di sektor perikanan air tawar ini masih menjanjikan untuk dikembangkan di wilayah Kota Dumai ini,” kata Paisal.

Baca Juga:  Semua Pelajar Baru di Dumai Ikuti MPLS

Untuk kegiatan budidaya ikan air tawar pertahunnya mampu menghasilkan sekitar 200 ton per tahun. Sedangkan budidaya udang vaname mampu menghasilkan sekitar 9,3 ton per tahun.

Mengingat potensi di sektor budidaya ikan air ini cukup menjanjikan, gilirannya dibentuk 47 kelompok pembudidaya ikan air tawar di Kota Dumai yang berasal dari tujuh kecamatan. Kelompok pembudidaya ikan air tawar dan Fokdakan ini telah dikukuhkan di gedung Pendopo Sri Bunga Tanjung.

- Advertisement -

”Kita menilai hasil tahun ini dinilai cukup baik. Dengan adanya kelompok pembudidaya dan Fokdakan ini, diharapkan produksi budidaya ikan air tawar di Dumai bisa lebih meningkat lagi,” kata Paisal.(ade)

Laporan Syahri Ramlan, Dumai

Baca Juga:  DLH Data Pohon Rawan Tumbang
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Usaha peningkatan perekonomian masyarakat melalui sektor budidaya ikan air tawar di wilayah Kota Dumai ternyata dinilai masih menjanjikan. Mengingat budidaya ikan air tawar ini masih menjanjikan sehingga dibentuk Forum Komunikasi Kelompok Pembudidaya Ikan (Fokdakan) Kota Dumai.

Wali Kota Dumai H Paisal kepada awak media, Senin (23/9) menjelaskan, keberadaan Fokdakan ini sangat penting dalam mengoptimalkan potensi di sektor perikanan air tawar. Dimana, kegiatan budidaya ikan air tawar sangat bermanfaat bagi masyarakat lantaran mampu meningkatkan pendapatan ekonomi dan lapangan pekerjaan serta dapat dijadikan kawasan destinasi wisata.

”Dan kita melihat, potensi di sektor perikanan air tawar ini masih menjanjikan untuk dikembangkan di wilayah Kota Dumai ini,” kata Paisal.

Baca Juga:  Pimpinan Rapat Monitoring dan Evaluasi

Untuk kegiatan budidaya ikan air tawar pertahunnya mampu menghasilkan sekitar 200 ton per tahun. Sedangkan budidaya udang vaname mampu menghasilkan sekitar 9,3 ton per tahun.

Mengingat potensi di sektor budidaya ikan air ini cukup menjanjikan, gilirannya dibentuk 47 kelompok pembudidaya ikan air tawar di Kota Dumai yang berasal dari tujuh kecamatan. Kelompok pembudidaya ikan air tawar dan Fokdakan ini telah dikukuhkan di gedung Pendopo Sri Bunga Tanjung.

”Kita menilai hasil tahun ini dinilai cukup baik. Dengan adanya kelompok pembudidaya dan Fokdakan ini, diharapkan produksi budidaya ikan air tawar di Dumai bisa lebih meningkat lagi,” kata Paisal.(ade)

Laporan Syahri Ramlan, Dumai

Baca Juga:  P3K7 Tagih Janji Wali Kota

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari