Kamis, 12 Maret 2026
- Advertisement -

Alake Berkhidmat Wujudkan Dumai sebagai Kota Idaman dan hijau Resmi Diluncurkan

RIAUPOS.CO – Kebijakan alokasi anggaran kelurahan berbasis ekologi (Alake) Berkhidmat untuk mewujudkan Dumai sebagai Kota Idaman dan hijau, Selasa (11/6) resmi diluncurkan. Seiring dengan itu, Pemko terus berupaya secara maksimal untuk terus membangunkan dan menata agar Dumai bisa menjadi daerah yang lebih baik lagi.

Wali Kota Dumai H Paisal SKM Mars saat menghadiri peluncuran Alake Berkhidmat tersebut menjelaskan Pemko terus berpacu untuk membangun di semua bidang. Hal tersebut dilakukan lantaran Dumai yang memiliki potensi strategis. “Kami terus menggesanya. APBD Dumai yang awalnya Rp1,2 triliun naik menjadi Rp2 triliun,” kata Paisal.

Peningkatan dalam penerimaan APBD ini, lanjut Paisal berkat kerja sama semua pihak. Pemasokan yang berasal dari DBH serta adanya peningkatan PAD yang menghasilkan pendapatan seusai yang diharapkan. ”Ini semua berkat dukungan dan kerja sama dari semua pihak,” kata Paisal.

Baca Juga:  Lokasi Karhutla Luput dari Guyuran Hujan

Dengan bertambahnya APBD ini, tambah Paisal, ke depan dana kelurahan bisa ditingkatkan. ”Kami yakin dengan kebijakan ini pembangunan bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat terutama jalan dan drainase,” kata Paisal seraya menambahkan masih banyak pekerjaan yang harus segera dituntaskan.

Kepala Bappeda Kota Dumai Budhi Hasnul secara terpisah menjelaskan kebijakan Alake sebagai strategi menuju Dumai Kota Hijau sesuai RPJMD Kota Dumai tahun 2005-2025. Yakni mewujudkan Dumai sebagai lingkungan hidup yang hijau.

Sedangkan RPJMD 2021-2026 misi ke-3, tambah Budhi, mewujudkan infrastruktur dan ruang Kota Dumai berkualitas dan berwawasan lingkungan bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan ketahanan bencana.

”Skema pengalokasian dana kelurahan berbasis kinerja,” kata Budhi.(ade)

Baca Juga:  Astaka MTQ Riau Sudah Mulai Berdiri

Laporan Syahri Ramlan, Dumai

RIAUPOS.CO – Kebijakan alokasi anggaran kelurahan berbasis ekologi (Alake) Berkhidmat untuk mewujudkan Dumai sebagai Kota Idaman dan hijau, Selasa (11/6) resmi diluncurkan. Seiring dengan itu, Pemko terus berupaya secara maksimal untuk terus membangunkan dan menata agar Dumai bisa menjadi daerah yang lebih baik lagi.

Wali Kota Dumai H Paisal SKM Mars saat menghadiri peluncuran Alake Berkhidmat tersebut menjelaskan Pemko terus berpacu untuk membangun di semua bidang. Hal tersebut dilakukan lantaran Dumai yang memiliki potensi strategis. “Kami terus menggesanya. APBD Dumai yang awalnya Rp1,2 triliun naik menjadi Rp2 triliun,” kata Paisal.

Peningkatan dalam penerimaan APBD ini, lanjut Paisal berkat kerja sama semua pihak. Pemasokan yang berasal dari DBH serta adanya peningkatan PAD yang menghasilkan pendapatan seusai yang diharapkan. ”Ini semua berkat dukungan dan kerja sama dari semua pihak,” kata Paisal.

Baca Juga:  Lokasi Karhutla Luput dari Guyuran Hujan

Dengan bertambahnya APBD ini, tambah Paisal, ke depan dana kelurahan bisa ditingkatkan. ”Kami yakin dengan kebijakan ini pembangunan bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat terutama jalan dan drainase,” kata Paisal seraya menambahkan masih banyak pekerjaan yang harus segera dituntaskan.

Kepala Bappeda Kota Dumai Budhi Hasnul secara terpisah menjelaskan kebijakan Alake sebagai strategi menuju Dumai Kota Hijau sesuai RPJMD Kota Dumai tahun 2005-2025. Yakni mewujudkan Dumai sebagai lingkungan hidup yang hijau.

- Advertisement -

Sedangkan RPJMD 2021-2026 misi ke-3, tambah Budhi, mewujudkan infrastruktur dan ruang Kota Dumai berkualitas dan berwawasan lingkungan bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan ketahanan bencana.

”Skema pengalokasian dana kelurahan berbasis kinerja,” kata Budhi.(ade)

- Advertisement -
Baca Juga:  2023, BPJS Ketenagakerjaan Dumai Bayar Klaim Capai Rp170 Miliar

Laporan Syahri Ramlan, Dumai

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

RIAUPOS.CO – Kebijakan alokasi anggaran kelurahan berbasis ekologi (Alake) Berkhidmat untuk mewujudkan Dumai sebagai Kota Idaman dan hijau, Selasa (11/6) resmi diluncurkan. Seiring dengan itu, Pemko terus berupaya secara maksimal untuk terus membangunkan dan menata agar Dumai bisa menjadi daerah yang lebih baik lagi.

Wali Kota Dumai H Paisal SKM Mars saat menghadiri peluncuran Alake Berkhidmat tersebut menjelaskan Pemko terus berpacu untuk membangun di semua bidang. Hal tersebut dilakukan lantaran Dumai yang memiliki potensi strategis. “Kami terus menggesanya. APBD Dumai yang awalnya Rp1,2 triliun naik menjadi Rp2 triliun,” kata Paisal.

Peningkatan dalam penerimaan APBD ini, lanjut Paisal berkat kerja sama semua pihak. Pemasokan yang berasal dari DBH serta adanya peningkatan PAD yang menghasilkan pendapatan seusai yang diharapkan. ”Ini semua berkat dukungan dan kerja sama dari semua pihak,” kata Paisal.

Baca Juga:  2023, BPJS Ketenagakerjaan Dumai Bayar Klaim Capai Rp170 Miliar

Dengan bertambahnya APBD ini, tambah Paisal, ke depan dana kelurahan bisa ditingkatkan. ”Kami yakin dengan kebijakan ini pembangunan bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat terutama jalan dan drainase,” kata Paisal seraya menambahkan masih banyak pekerjaan yang harus segera dituntaskan.

Kepala Bappeda Kota Dumai Budhi Hasnul secara terpisah menjelaskan kebijakan Alake sebagai strategi menuju Dumai Kota Hijau sesuai RPJMD Kota Dumai tahun 2005-2025. Yakni mewujudkan Dumai sebagai lingkungan hidup yang hijau.

Sedangkan RPJMD 2021-2026 misi ke-3, tambah Budhi, mewujudkan infrastruktur dan ruang Kota Dumai berkualitas dan berwawasan lingkungan bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan ketahanan bencana.

”Skema pengalokasian dana kelurahan berbasis kinerja,” kata Budhi.(ade)

Baca Juga:  Astaka MTQ Riau Sudah Mulai Berdiri

Laporan Syahri Ramlan, Dumai

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari