Jumat, 12 Juni 2026
- Advertisement -

Tingkatkan Patroli Antisipasi Tawuran

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sejumlah foto dan video beredar luas di grup WhatsApp (WA) dan sosial media pascatawuran antar dua kelompok masyarakat di Kecamatan Rumbai Pesisir, Kamis  (16/5) malam. Namun, foto dan video korban luka  parah diduga akibat senjata tajam (sajam) tidak benar atau hoaks.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto menegaskan, tiga foto dan satu video yang beredar di tengah masyarakat bukan korban peristiwa tawuran antara pemuda Pesisir dan Pemuda Bomlama. Foto dan video itu, katanya, kejadian kerusuhan maupun bentrok di daerah lain.

“Itu (foto dan video, red) bukan korban tawuran di Pekanbaru. Foto dan video itu hoaks,” ungkap Sunarto kepada Riau Pos, Jumat (17/5).

Baca Juga:  Wako Didesak Copot Kadiskes

Adapun foto korban tawuran hoaks dimaksud, ujar mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara itu, pertama foto seorang remaja yang tengah terbaring di tempat tidur dengan kondisi pergelangan tangan putus dan tangan kiri luka sajam. Lalu, foto seorang pria bersimbah darah dengan luka robek di bagian kening, pelipis mata kanan dan kiri akibat sajam. Korban tampak dipasangi alat bantu pernapasan dan di foto terdapat tulisan ‘salah satu korban gangstar’.

“Foto seorang pria yang mengalami luka para pada bagian kelopak mata kiri hingga pelipis, serta di kening terdapat perban dilumuri darah. Itu semua foto yang beredar hoaks,” jelasnya.(rir/ali)

>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos

Baca Juga:  Pengerjaan IPAL "Makan" Korban

Editor: Eko Faizin

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sejumlah foto dan video beredar luas di grup WhatsApp (WA) dan sosial media pascatawuran antar dua kelompok masyarakat di Kecamatan Rumbai Pesisir, Kamis  (16/5) malam. Namun, foto dan video korban luka  parah diduga akibat senjata tajam (sajam) tidak benar atau hoaks.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto menegaskan, tiga foto dan satu video yang beredar di tengah masyarakat bukan korban peristiwa tawuran antara pemuda Pesisir dan Pemuda Bomlama. Foto dan video itu, katanya, kejadian kerusuhan maupun bentrok di daerah lain.

“Itu (foto dan video, red) bukan korban tawuran di Pekanbaru. Foto dan video itu hoaks,” ungkap Sunarto kepada Riau Pos, Jumat (17/5).

Baca Juga:  Sering Tergenang, Jalan Sudirman Rusak Parah

Adapun foto korban tawuran hoaks dimaksud, ujar mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara itu, pertama foto seorang remaja yang tengah terbaring di tempat tidur dengan kondisi pergelangan tangan putus dan tangan kiri luka sajam. Lalu, foto seorang pria bersimbah darah dengan luka robek di bagian kening, pelipis mata kanan dan kiri akibat sajam. Korban tampak dipasangi alat bantu pernapasan dan di foto terdapat tulisan ‘salah satu korban gangstar’.

“Foto seorang pria yang mengalami luka para pada bagian kelopak mata kiri hingga pelipis, serta di kening terdapat perban dilumuri darah. Itu semua foto yang beredar hoaks,” jelasnya.(rir/ali)

- Advertisement -

>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos

Baca Juga:  Usai Bacok Istri, Suami Serahkan Diri ke Polisi

Editor: Eko Faizin

- Advertisement -

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sejumlah foto dan video beredar luas di grup WhatsApp (WA) dan sosial media pascatawuran antar dua kelompok masyarakat di Kecamatan Rumbai Pesisir, Kamis  (16/5) malam. Namun, foto dan video korban luka  parah diduga akibat senjata tajam (sajam) tidak benar atau hoaks.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto menegaskan, tiga foto dan satu video yang beredar di tengah masyarakat bukan korban peristiwa tawuran antara pemuda Pesisir dan Pemuda Bomlama. Foto dan video itu, katanya, kejadian kerusuhan maupun bentrok di daerah lain.

“Itu (foto dan video, red) bukan korban tawuran di Pekanbaru. Foto dan video itu hoaks,” ungkap Sunarto kepada Riau Pos, Jumat (17/5).

Baca Juga:  Ahmad Syah Jabat Plh Sekdaprov Tiga Pekan

Adapun foto korban tawuran hoaks dimaksud, ujar mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara itu, pertama foto seorang remaja yang tengah terbaring di tempat tidur dengan kondisi pergelangan tangan putus dan tangan kiri luka sajam. Lalu, foto seorang pria bersimbah darah dengan luka robek di bagian kening, pelipis mata kanan dan kiri akibat sajam. Korban tampak dipasangi alat bantu pernapasan dan di foto terdapat tulisan ‘salah satu korban gangstar’.

“Foto seorang pria yang mengalami luka para pada bagian kelopak mata kiri hingga pelipis, serta di kening terdapat perban dilumuri darah. Itu semua foto yang beredar hoaks,” jelasnya.(rir/ali)

>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos

Baca Juga:  Omzet Penjualan Ikan Laut Turun 30 Persen

Editor: Eko Faizin

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari