Rabu, 13 Mei 2026
- Advertisement -

Bupati Pimpin Apel Siaga Bencana

ROKANHULU (RIAUPOS.CO) — Bencana alam seperti banjir, angin puting beliung, longsor termasuk kebakaran hutan dan lahan baik disebabkan sengaja atau tidak, setiap tahun melanda wilayah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).  

Oleh karena itu, bencana yang terjadi untuk penanganannya merupakan tugas dan tanggung jawab bersama, baik itu pemerintah, masyarakat, dan perusahaan-perusahaan yang ada di Rohul.

"Saya imbau kepada kita semua terutama instansi yang ada agar ikut serta dan bertanggung jawab dalam penanganan ataupun pencegahan bencana dalam tupoksi masing-masing. Kerja sama dan kordinasi yang kuat akan membuat pelayanan kita kepada masyarakat menjadi maksimal dan dirasakan langsung oleh masyarakat," ungkap Bupati Rohul H Sukiman, Senin (9/12), usai memimpin apel siaga penanggulangan bencana daerah 2019 di halaman kantor bupati.

Baca Juga:  Tunggu Bioskop Buka

Menurutnya, kejadian bencana alam terutama daerah rawan bencana masih terjadi hingga saat ini. Pemerintah daerah masih belum dapat sepenuhnya mampu meniadakan risiko bencana yang disebabkan oleh kejadian atau peristiwa alam.

Untuk itu, lanjut Bupati, dengan meningkatnya intensitas bencana dan keragaman yang terjadi pada akhir-akhir ini, maka upaya penanggulangan bencana di wilayah ini harus dilakukan secara terkoordinasi dan terencana di jajaran lintas pemerintah dan lintas sektor. Sehingga terbangun kesamaan langkah dalam penanganan penanggulangan bencana yang terpadu dan komprehensif.

"Kemampuan pemerintah daerah juga terbatas dengan aturan dan undang-undang yang berlaku. Kita harapkan perusahaan swasta dapat berperan aktif untuk mendukung kinerja kita semua. Terutama aktif  dalam pencegahan atau memberikan bantuan untuk korban bencana alam," ujarnya.

Baca Juga:  Koalisi Save KPK Siap Tarung di MK

Untuk mewujudkan komitmen tersebut, kata Sukiman, pada apel siaga penanggulangan bencana daerah yang dilaksanakan ini.(adv)

ROKANHULU (RIAUPOS.CO) — Bencana alam seperti banjir, angin puting beliung, longsor termasuk kebakaran hutan dan lahan baik disebabkan sengaja atau tidak, setiap tahun melanda wilayah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).  

Oleh karena itu, bencana yang terjadi untuk penanganannya merupakan tugas dan tanggung jawab bersama, baik itu pemerintah, masyarakat, dan perusahaan-perusahaan yang ada di Rohul.

"Saya imbau kepada kita semua terutama instansi yang ada agar ikut serta dan bertanggung jawab dalam penanganan ataupun pencegahan bencana dalam tupoksi masing-masing. Kerja sama dan kordinasi yang kuat akan membuat pelayanan kita kepada masyarakat menjadi maksimal dan dirasakan langsung oleh masyarakat," ungkap Bupati Rohul H Sukiman, Senin (9/12), usai memimpin apel siaga penanggulangan bencana daerah 2019 di halaman kantor bupati.

Baca Juga:  Amerika Serikat Gelar Pilpres di Tengah Wabah Corona

Menurutnya, kejadian bencana alam terutama daerah rawan bencana masih terjadi hingga saat ini. Pemerintah daerah masih belum dapat sepenuhnya mampu meniadakan risiko bencana yang disebabkan oleh kejadian atau peristiwa alam.

Untuk itu, lanjut Bupati, dengan meningkatnya intensitas bencana dan keragaman yang terjadi pada akhir-akhir ini, maka upaya penanggulangan bencana di wilayah ini harus dilakukan secara terkoordinasi dan terencana di jajaran lintas pemerintah dan lintas sektor. Sehingga terbangun kesamaan langkah dalam penanganan penanggulangan bencana yang terpadu dan komprehensif.

- Advertisement -

"Kemampuan pemerintah daerah juga terbatas dengan aturan dan undang-undang yang berlaku. Kita harapkan perusahaan swasta dapat berperan aktif untuk mendukung kinerja kita semua. Terutama aktif  dalam pencegahan atau memberikan bantuan untuk korban bencana alam," ujarnya.

Baca Juga:  Gerhana Siak Mendunia

Untuk mewujudkan komitmen tersebut, kata Sukiman, pada apel siaga penanggulangan bencana daerah yang dilaksanakan ini.(adv)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

ROKANHULU (RIAUPOS.CO) — Bencana alam seperti banjir, angin puting beliung, longsor termasuk kebakaran hutan dan lahan baik disebabkan sengaja atau tidak, setiap tahun melanda wilayah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).  

Oleh karena itu, bencana yang terjadi untuk penanganannya merupakan tugas dan tanggung jawab bersama, baik itu pemerintah, masyarakat, dan perusahaan-perusahaan yang ada di Rohul.

"Saya imbau kepada kita semua terutama instansi yang ada agar ikut serta dan bertanggung jawab dalam penanganan ataupun pencegahan bencana dalam tupoksi masing-masing. Kerja sama dan kordinasi yang kuat akan membuat pelayanan kita kepada masyarakat menjadi maksimal dan dirasakan langsung oleh masyarakat," ungkap Bupati Rohul H Sukiman, Senin (9/12), usai memimpin apel siaga penanggulangan bencana daerah 2019 di halaman kantor bupati.

Baca Juga:  Lestarikan Tradisi Pantun, PHI88 dan HI FISIP Unri Kejar Gelar MURI

Menurutnya, kejadian bencana alam terutama daerah rawan bencana masih terjadi hingga saat ini. Pemerintah daerah masih belum dapat sepenuhnya mampu meniadakan risiko bencana yang disebabkan oleh kejadian atau peristiwa alam.

Untuk itu, lanjut Bupati, dengan meningkatnya intensitas bencana dan keragaman yang terjadi pada akhir-akhir ini, maka upaya penanggulangan bencana di wilayah ini harus dilakukan secara terkoordinasi dan terencana di jajaran lintas pemerintah dan lintas sektor. Sehingga terbangun kesamaan langkah dalam penanganan penanggulangan bencana yang terpadu dan komprehensif.

"Kemampuan pemerintah daerah juga terbatas dengan aturan dan undang-undang yang berlaku. Kita harapkan perusahaan swasta dapat berperan aktif untuk mendukung kinerja kita semua. Terutama aktif  dalam pencegahan atau memberikan bantuan untuk korban bencana alam," ujarnya.

Baca Juga:  Tunggu Bioskop Buka

Untuk mewujudkan komitmen tersebut, kata Sukiman, pada apel siaga penanggulangan bencana daerah yang dilaksanakan ini.(adv)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari