Jumat, 26 Juni 2026
- Advertisement -

dlhk pekanbaru

Ikut Pecahkan Rekor MURI, Forum LPS Pekanbaru Apresiasi Dukungan Wali Kota

Forum LPS Pekanbaru berpartisipasi dalam Festival Talam Durian 1 Km dan menyumbang 100 meter kue sebagai kado HUT ke-242 Pekanbaru.

Diterjang Hujan dan Angin, Ikon “Pekanbaru Bertuah” Ambruk

Ikon Pekanbaru Bertuah roboh akibat hujan deras dan angin kencang. DLHK segera lakukan perbaikan usai tanah dan turap terkikis.
- Advertisement -

Waspada! Angkutan Sampah Palsu Berkeliaran di Pekanbaru

DLHK Pekanbaru temukan angkutan sampah palsu berkeliaran. Warga diminta waspada dan segera laporkan aktivitas mencurigakan.

Aksi Tegas DLHK Pekanbaru, Angkutan Sampah Ilegal Langsung Ditindak

DLHK Pekanbaru amankan 8 angkutan sampah ilegal dalam razia malam. Pelaku dari luar kota kedapatan buang sampah di TPS liar dan langsung didenda.
- Advertisement -

Tebang Pohon Tanpa Izin, Warga Pekanbaru Disanksi Tanam 30 Pohon

Warga Pekanbaru yang menebang pohon tanpa izin disanksi menanam 30 pohon sebagai bentuk tanggung jawab dan edukasi lingkungan.

DPRD Pekanbaru Undang Pakar Jepang, Sampah Bisa Jadi Pupuk dalam 24 Jam

DPRD Pekanbaru bahas teknologi pengolahan sampah ala Jepang. Sampah diklaim bisa jadi pupuk dalam 24 jam dengan potensi omzet miliaran rupiah.
- Advertisement -

Sampah Masih Menumpuk di Pekanbaru, Warga Diminta Ikut Mengawasi

Tumpukan sampah masih ditemukan di Pekanbaru, terutama di Jalan Soekarno Hatta. DLHK mengajak masyarakat ikut mengawasi TPS ilegal.

Pekanbaru Resmi Larang Kantong Plastik, Warga Diminta Mulai Bawa Tas Belanja Sendiri

Pekanbaru resmi melarang kantong plastik lewat Perwako baru. DLHK gencar sosialisasi, DPRD dukung penuh, warga diminta mulai membawa tas belanja sendiri.
- Advertisement -

Tiga Warga Tertangkap Buang Sampah Sembarangan, LPS dan RT Lakukan Patroli Malam

Tiga warga Tuah Madani tertangkap saat buang sampah sembarangan. LPS, RT, dan DLHK turun memberi peringatan keras serta surat perjanjian agar tidak mengulangi.

Warga Keluhkan Iuran Sampah Capai Rp45 Ribu, DPRD Pekanbaru Minta LPS Tidak Cari Untung

Zulfan Hafiz, menyebut menerima laporan dari masyarakat bahwa iuran yang dipungut LPS bisa mencapai Rp30 ribu hingga Rp45 ribu per bulan. Angka ini dinilai terlalu tinggi, apalagi tidak semua warga merasa dilibatkan dalam penetapan tarif.
- Advertisement -

Berita Terbaru