PLN Nusantara Power melalui program CSR PLN Peduli by PLN Nusantara Power memberikan bantuan untuk meringankan penderitaan masyarakat yang terdampak Banjir. PLN Nusantara Power melalui Unit Pembangkitan (UP) Pekanbaru menyerahkan berbagai kebutuhan masyarakat seperti bantuan logistik, peralatan mandi dan obat-obatan, Kamis (6/3).
Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid, melaksanakan pertemuan dengan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Damkar Riau, Edy Afrizal serta Kepala Dinas Sosial Riau, Zulfadli untuk membahas langkah penanganan banjir yang melanda beberapa kabupaten/kota di Provinsi Riau.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho meninjau warga yang menjadi korban banjir di tenda pengungsian, Jalan Nelayan, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Selasa (4/3) malam. Sedangkan Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar meninjau lokasi banjir di Kecamatan Limapuluh, Rabu (5/3).
Banjir di Riau terus meluas. Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau mencatat, hingga saat ini empat kabupaten/kota di Riau yang terdampak banjir. Dari bencana tersebut, terdata 12.813 jiwa masyarakat Riau yang menjadi korban.
Tingginya curah hujan yang masih mengguyur wilayah Kabupaten Pelalawan, mengakibatkan debit air yang merendam badan Jalan Lintas Timur (Jalintim) Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, kembali meningkat. Tinggi permukaan air yang sebelumnya merendam badan jalan lintas provinsi tersebut bervariasi dari 40-90 sentimeter, kini kembali merangkak naik hingga hampir mencapai 2 meter. Kondisi tersebut telah menyebabkan arus lalu lintas dilokasi banjir menjadi tersendat bahkan nyaris lumpuh.
perwakilan manajemen dan karyawan RAPP menyerahkan bantuan logistik berupa 835 paket bahan pokok yang berisi beras, minyak goreng, dan sarden untuk 835 kepala keluarga (KK) di delapan desa dan kelurahan yang terdampak banjir.