SIAK (RIAUPOS.CO) – Usai unggul di Pemungutan Suara Ulang (PSU), Sabtu (22/3), calon Bupati Siak Dr Afni Z MSi bersyukur masyarakat Siak dewasa dalam melihat dan mengikuti kontestasi politik sehingga tidak ada satu tetes pun darah tertumpah.
Afni mengaku tidak ada dendam politik dan secepatnya membangun Siak. “Jangan sampai masa transisi ini ada ketakutan bakal dipindah, nggak usah itu dipikirkan. Bagi saya itu nomor kesekian. Karena tidak mungkin dan bagi saya atau dalam kamus saya tak ada balas dendam politik,” ujarnya, Ahad (23/3).
Afni juga akan mengumpulkan relawan dan mengucapkan terima kasih. Dirinya bersama tim koalisi mengawal suara sampai penetapan pleno di KPU. ‘’Tim koalisi kami berada di legislatif dan ketua DPRD Indra Gunawan, ketua tim koalisi,’’ ujarnya.
Dalam jangka pendek, dirinya akan melakukan komunikasi yang baik dengan semua pihak dan melakukan rekonsiliasi agar pemerintahan dipastikan tetap berjalan baik untuk masyarakat.

“Fokus yang PNS (pegawai negeri sipil) kalau bisa dari sekarang mulailah baca dan pahami visi misi kami. Itu akan menjadi ruh pembangunan Kabupaten Siak ke depan karena fokus kita melayani masyarakat,” sebut Afni.
‘’Diimbau kepada jajaran di Pemkab Siak, terutama PNS, PPPK, honorer tak usah khawatir. Nggak bolehlah berpikiran bakal dibuang, fokus saja melayani masyarakat. Visi misi kami segera tertuang dalam RPJMD. Kami berusaha janji-janji politik ini segera terealisasi,’’ ujarnya.
Selanjutnya Afri mengatakan akan membentuk tim transisi yang akan diisi kalangan profesional berpengalaman pada bidangnya untuk bisa berkolaborasi bersama. “Melalui visi misi itu ke depan harapan rakyat bisa kami wujudkan,” sebut Afni.
Sebagaimana yang tertuang pada visi misi konsep pemerintahan ke depan adalah kolaborasi Pentahelix. Ada lima unsur yang terlibat dalam kolaborasi pentahelix ini yakni pemerintah, swasta, masyarakat, akademisi dan pers. Kelimanya harus terlibat aktif mengawal visi misi 5 tahun ke depan.
‘’Seperti akademisi, setiap langkah harus sainstific, terukur, tidak boleh serampangan. Apalagi dengan tantangan yang tidak mudah seperti saat ini, baik dari segi anggaran, target kerja, eksternal,’’ ujarnya.
‘’Tantangan sangat luar biasa. Makanya bersama akademisi dengan Tri Dharma Perguruan Tingginya sangat penting sekali terlihat dalam pembangunan. Kami harapkan dengan kolaborasi pentahelix betul-betul sejalan dengan pemerintahan kami. Sinergisitas semua pihak, kolaborasi bisa terwujud,’’ tambahnya.(mng)