Jumat, 19 Juli 2024

Debit Air Batang Lubuh Meningkat

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) – Debit air Sungai Batang Lubuh, Pasirpengaraian, Jumat (16/2) petang mengalami peningkatan dari kondisi normal.

Hal itu disebabkan tingginya intensitas curah hujan yang terjadi di wilayah Kabupaten Rohul dalam beberapa hari terakhir.

- Advertisement -

Untuk mengurangi risiko terjadinya bencana alam seperti banjir yang datang secara tiba-tiba, diimbau kepada masyarakat khususnya yang bermukim di tepi aliran Sungai Batang Lubuh selalu waspada dan siaga.

Pernyataan tersebut diungkapkan Kepala Pelaksana BPBD Rohul Zuljandri SSi MM menjawab Riau Pos, Jumat (16/2).

’’Tingginya curah hujan yang terjadi 4 hari terakhir, sejak pagi tadi (Jumat, red) hingga petang, debit air Sungai Batang Lubuh Pasirpengaraian mengalami peningkatan dari kondisi normal. Warga bermukim di tepi aliran sungai tetap waspada dan siaga bilamana terjadi banjir secara tiba-tiba,’’ ujarnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Hujan Dua Jam, Dua Jalan Protokol Banjir

Diakuinya, meningkatnya debit air Sungai Batang Lubuh Pasirpengaraian, akibat tumpahan air hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Rohul seperti Kecamatan Bangun Purba, Rambah dan sekitarnya.

Zuljandri mengatakan, potensi banjir bisa kapan saja terjadi, bilamana tingginya curah hujan yang terjadi di daerah tetangga Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara (Sumut), seperti yang terjadi pada akhir 2023 lalu.

‘’Jika ada potensi terjadi bencana banjir, kita minta masyarakat segera melaporkan ke BPBD Rohul maupun camat, kepala desa, lurah dan perangkat desa setempat. Sehingga kita bisa melakukan gerak cepat dalam upaya mengantisipasi terjadi resiko bencana alam akibat banjir’’ ujarnya.

Diakuinya, BPBD Rohul bersama tim relawan siap siaga dan standby 24 jam, dalam melayani masyarakat guna mengurangi terjadinya resiko bencana banjir.(ade)

Baca Juga:  KI Riau Lakukan Visitasi 9 Badan Publik

Laporan Engki Prima Putra, Pasirpengaraian

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) – Debit air Sungai Batang Lubuh, Pasirpengaraian, Jumat (16/2) petang mengalami peningkatan dari kondisi normal.

Hal itu disebabkan tingginya intensitas curah hujan yang terjadi di wilayah Kabupaten Rohul dalam beberapa hari terakhir.

Untuk mengurangi risiko terjadinya bencana alam seperti banjir yang datang secara tiba-tiba, diimbau kepada masyarakat khususnya yang bermukim di tepi aliran Sungai Batang Lubuh selalu waspada dan siaga.

Pernyataan tersebut diungkapkan Kepala Pelaksana BPBD Rohul Zuljandri SSi MM menjawab Riau Pos, Jumat (16/2).

’’Tingginya curah hujan yang terjadi 4 hari terakhir, sejak pagi tadi (Jumat, red) hingga petang, debit air Sungai Batang Lubuh Pasirpengaraian mengalami peningkatan dari kondisi normal. Warga bermukim di tepi aliran sungai tetap waspada dan siaga bilamana terjadi banjir secara tiba-tiba,’’ ujarnya.

Baca Juga:  Realisasi PAD Rohul Over Target 122 Persen

Diakuinya, meningkatnya debit air Sungai Batang Lubuh Pasirpengaraian, akibat tumpahan air hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Rohul seperti Kecamatan Bangun Purba, Rambah dan sekitarnya.

Zuljandri mengatakan, potensi banjir bisa kapan saja terjadi, bilamana tingginya curah hujan yang terjadi di daerah tetangga Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara (Sumut), seperti yang terjadi pada akhir 2023 lalu.

‘’Jika ada potensi terjadi bencana banjir, kita minta masyarakat segera melaporkan ke BPBD Rohul maupun camat, kepala desa, lurah dan perangkat desa setempat. Sehingga kita bisa melakukan gerak cepat dalam upaya mengantisipasi terjadi resiko bencana alam akibat banjir’’ ujarnya.

Diakuinya, BPBD Rohul bersama tim relawan siap siaga dan standby 24 jam, dalam melayani masyarakat guna mengurangi terjadinya resiko bencana banjir.(ade)

Baca Juga:  Penyidik Polres Rohul Tracing Aset Dua Tersangka

Laporan Engki Prima Putra, Pasirpengaraian

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari