BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) — Antrean panjang kendaraan terjadi di SPBU Jalan Bintang, Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, Rabu (25/3/2026). Warga bahkan harus menunggu hingga satu jam untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM).
Antrean tersebut melibatkan berbagai jenis kendaraan, mulai dari sepeda motor, becak, hingga mobil yang mengular hingga ke luar area SPBU.
Kondisi ini terjadi beberapa hari setelah perayaan Idulfitri dan dipicu oleh terbatasnya jumlah SPBU yang beroperasi di wilayah tersebut.
Selain itu, meningkatnya mobilitas masyarakat akibat arus mudik dan arus balik Lebaran turut menyebabkan lonjakan потребuhan BBM secara signifikan.
Salah seorang warga, Nia, mengaku harus mengantre cukup lama untuk mengisi BBM jenis pertalite.
“Saya mulai antre pukul 07.00 WIB dan baru bisa mengisi sekitar pukul 08.00 WIB,” ujarnya.
Ia menjelaskan, posisi antrean bahkan sudah berada di luar pagar SPBU, dengan kendaraan lain yang terus berdatangan hingga memadati pinggir Jalan Bintang.
Meski demikian, pada siang hari durasi antrean mulai berkurang. Hal ini diungkapkan Rahmad, warga setempat, yang menyebut proses pengisian BBM sudah lebih cepat dibanding pagi hari.(fad)
“Sekarang antreannya sudah lebih singkat, kurang dari setengah jam,” katanya.
Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pasar (Disperindagsar) Rokan Hilir mengimbau masyarakat untuk tidak panik.
Kepala Disperindagsar Rohil, M Fauzi, memastikan bahwa pasokan BBM di wilayah tersebut tetap aman dan terkendali berdasarkan koordinasi dengan pihak Pertamina.
Ia juga menyampaikan bahwa telah dilakukan penambahan suplai BBM guna mengatasi lonjakan kebutuhan masyarakat.
“Hari ini dilakukan penyaluran tambahan sekitar 32 kiloliter untuk memenuhi kebutuhan dan mengurangi antrean,” jelasnya.
Menurutnya, peningkatan konsumsi BBM terjadi seiring bertambahnya jumlah masyarakat yang pulang kampung selama periode Idulfitri.
Lonjakan kebutuhan dalam waktu singkat tersebut menyebabkan antrean di sejumlah titik pengisian bahan bakar.
Pihaknya pun mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memperparah kondisi di lapangan.
Selain itu, seluruh pihak juga diminta tidak memanfaatkan situasi dengan mengambil keuntungan secara tidak wajar.
Dengan adanya tambahan pasokan BBM, diharapkan antrean di SPBU dapat segera terurai dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

