BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Pemadaman listrik mendadak terjadi di sejumlah wilayah Kota Bagansiapiapi, ibu kota Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Kamis (12/2) siang.
Pemadaman yang sudah beberapa kali terjadi sejak Januari 2026 itu, kali ini berlangsung lebih lama dari biasanya. Listrik padam sekitar pukul 14.00 WIB dan baru kembali normal pada pukul 16.30 WIB atau lebih dari dua jam.
Sejumlah warga mengaku pemadaman terjadi secara tiba-tiba tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu. Kondisi tersebut membuat aktivitas rumah tangga hingga usaha kecil ikut terdampak.
“Lampu padam, terpaksa pergi ke rumah teman yang tidak kena pemadaman karena kepanasan, listrik tidak menyala di rumah,” ujar Rudi, salah seorang warga Bagansiapiapi.
Pemadaman juga berdampak pada pelaku usaha, terutama warung kopi yang mengandalkan peralatan listrik serta penggunaan wifi gratis untuk pelanggan.
Sebagian pemilik usaha memilih menyalakan genset agar tetap bisa melayani pelanggan. Namun, bagi yang tidak memiliki genset, terpaksa menghentikan operasional untuk sementara waktu.
Terpisah, Bagian Pelayanan Pelanggan PLN ULP Bagansiapiapi, Jeki, menjelaskan pemadaman terjadi akibat kondisi defisit daya.
“Pemadaman dikarenakan defisit daya dari transmisi Belawan,” kata Jeki.
Selama proses pemadaman berlangsung, pihak ULP Bagansiapiapi terus berkoordinasi dengan pihak transmisi di Belawan.
Sebagai informasi, Transmisi Belawan merupakan jaringan penyaluran listrik tegangan tinggi dari pembangkit di kawasan Belawan, Sumatera Utara. Jaringan ini menjadi salah satu sumber pasokan listrik untuk sistem interkoneksi Sumatera Bagian Tengah, termasuk sebagian wilayah Riau. Listrik kembali normal sekitar pukul 16.30 WIB.(fad)

