BAGAN BATU (RIAUPOS.CO) – Jalan Pelajar yang menghubungkan Jalan Piere Tendean Ujung dengan Darussalam, Kelurahan Bagan Batu Kota, Kecamatan Bagan Sinembah, Rokan Hilir, kini dikeluhkan warga karena berubah menjadi lokasi pembuangan sampah liar.
Tumpukan sampah yang memenuhi badan hingga sisi jalan menimbulkan aroma tidak sedap bahkan bau bangkai yang menyengat. Kondisi tersebut dinilai mengganggu kenyamanan warga serta ribuan pelajar yang setiap hari melintasi kawasan tersebut.
Salah seorang guru SMAN 1 Bagan Sinembah, Ruslan, mengaku prihatin dengan kondisi Jalan Pelajar yang semakin memburuk. Menurutnya, jalan tersebut merupakan salah satu akses utama dan cukup padat digunakan masyarakat serta pelajar.
“Bau busuk dan bangkainya sangat menyengat. Kami sudah tidak nyaman lagi kalau lewat situ,” ujarnya.
Ruslan menilai kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan masih rendah. Ia menyayangkan masih adanya warga yang membuang sampah sembarangan, termasuk di sekitar fasilitas pendidikan.
“Tak ada lagi kesadaran warga yang membuang sampah di Jalan Pelajar ini,” katanya.
Ia menyebut, pihak sekolah sebelumnya sering mengajak puluhan pelajar melakukan gotong royong membersihkan sampah di lokasi tersebut. Namun, upaya itu tidak bertahan lama karena sampah kembali menumpuk.
“Dulu kami sering bersihkan bersama anak-anak, tapi lama-kelamaan sampah makin banyak. Sekarang kami tidak lagi membersihkannya, kasihan pelajar seakan jadi tukang sampah,” ujarnya.
Keluhan serupa juga disampaikan Dian, warga Darussalam yang hampir setiap hari melintasi jalan tersebut. Ia mengaku resah karena kondisi Jalan Pelajar kini menyerupai tempat pembuangan akhir (TPA) liar.
“Bau busuk dan bangkai binatang sangat mengganggu. Ini sudah sangat meresahkan,” katanya.
Dian berharap pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup dapat mengambil langkah tegas terhadap pelaku pembuangan sampah sembarangan.
“Kami minta ada tindakan tegas terhadap warga yang membuang sampah dan bangkai binatang di situ,” tegasnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Sabtu (7/2), tumpukan sampah terlihat memenuhi sepanjang Jalan Pelajar. Aroma menyengat bahkan sudah tercium dari kejauhan dan mengganggu aktivitas warga yang melintas. (PRO)


