Kamis, 22 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Jalur Riau-Sumbar via Kiliran Jao Masih Buka Tutup

Truk Roda 6 Sudah Diizinkan Melintas

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi Riau mulai memperbaiki jalan yang longsor di Kawasan Bukit Batabuh, Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik, Selasa (20/2). Jalan tersebut merupakan jalur penghubung Riau-Sumatera Barat (Sumbar) via Kiliran Jao.

Hal ini dibenarkan Kapolres Kuansing, AKBP Pangucap Priyo Soegito melalui Kasatlantas AKP Boy Setiawan. “Iya. Ada pelebaran jalan di lokasi longsor.

Namun, tidak bisa terlalu lebar karena bagian yang akan dilebarkan itu terdapat mata air,’’ ujarnya, Selasa (20/2).

‘’ Untuk itu, arus lalu lintas tidak bisa digunakan dua sisi. Kami dari Satlantas Kuansing, akan terus memberlakukan buka tutup,” kata Boy Setiawan.

Boy Setiawan menegaskan, meskipun diberlakukan sistem buka tutup, namun arus lalu lintas Telukkuantan-Kiliran Jao, Sumbar berjalan lancar. Pasalnya, beberapa personel ditempatkan di lokasi longsor untuk mengatur arus lalu lintas.

Baca Juga:  Diskes dan TP PKK Riau Perkuat Deteksi Dini HIV/AIDS

“Saat ini, kendaraan roda enam sudah diperbolehkan melintas. Sebelumnya truk betonase berat dilarang melintas kerena membahayakan keselamatan pengendara,” kata Boy Setiawan.

Ke depan, kata Boy Setiawan, petugas dari Balai Jalan Nasional akan terus melakukan perbaikan jalan dengan melakukan penimbunan dan akan dibangun penahan tebing.

“Mudah-mudahan dalam beberapa hari ke depan, jalan sudah bisa digunakan kedua sisi sehingga tidak ada lagi sistem buka tutup. Kami kembali mengimbau kepada pengendara untuk selalu berhati-hati melewati lokasi longsor, terutama pengemudi truk roda 6 keatas,” pesan Boy Setiawan.

Hal senada diungkapkan Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Taufiq Lukman. “Alat berat tengah bekerja melakukan pembersihan. Situasi arus sempat terjadi kemacetan sesaat,” sebut Dirlantas, Selasa (20/2). “Saat ini badan jalan masih dapat dilalui dari kedua arah namun diberlakukan buka tutup. Pihak BPJN Provinsi Riau telah memperbaiki jalan agar tetap dapat dilewati dua arah. Alat berat dan operator dari BPJN juga stand by di lokasi,” tambahnya.

Baca Juga:  25 Dapur MBG Dibangun di Daerah 3T Inhu, Sekda Turun Langsung Meninjau

Agar masyarakat lebih berhati-hari, Satlantas Polres Kuansing dikatakan dia juga memasang tanda di sekitar lokasi. Hal ini guna memudahkan pengendara agar tidak langsung menerobos lokasi longsor. “Petugas juga kami siagakan di lokasi guna membantu masyarakat melewati lokasi tersebut,” ujarnya.(yas/nda)

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi Riau mulai memperbaiki jalan yang longsor di Kawasan Bukit Batabuh, Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik, Selasa (20/2). Jalan tersebut merupakan jalur penghubung Riau-Sumatera Barat (Sumbar) via Kiliran Jao.

Hal ini dibenarkan Kapolres Kuansing, AKBP Pangucap Priyo Soegito melalui Kasatlantas AKP Boy Setiawan. “Iya. Ada pelebaran jalan di lokasi longsor.

Namun, tidak bisa terlalu lebar karena bagian yang akan dilebarkan itu terdapat mata air,’’ ujarnya, Selasa (20/2).

‘’ Untuk itu, arus lalu lintas tidak bisa digunakan dua sisi. Kami dari Satlantas Kuansing, akan terus memberlakukan buka tutup,” kata Boy Setiawan.

Boy Setiawan menegaskan, meskipun diberlakukan sistem buka tutup, namun arus lalu lintas Telukkuantan-Kiliran Jao, Sumbar berjalan lancar. Pasalnya, beberapa personel ditempatkan di lokasi longsor untuk mengatur arus lalu lintas.

- Advertisement -
Baca Juga:  Box Culvert Nyaris Amblas, Pengendara Diminta Hati-Hati

“Saat ini, kendaraan roda enam sudah diperbolehkan melintas. Sebelumnya truk betonase berat dilarang melintas kerena membahayakan keselamatan pengendara,” kata Boy Setiawan.

Ke depan, kata Boy Setiawan, petugas dari Balai Jalan Nasional akan terus melakukan perbaikan jalan dengan melakukan penimbunan dan akan dibangun penahan tebing.

- Advertisement -

“Mudah-mudahan dalam beberapa hari ke depan, jalan sudah bisa digunakan kedua sisi sehingga tidak ada lagi sistem buka tutup. Kami kembali mengimbau kepada pengendara untuk selalu berhati-hati melewati lokasi longsor, terutama pengemudi truk roda 6 keatas,” pesan Boy Setiawan.

Hal senada diungkapkan Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Taufiq Lukman. “Alat berat tengah bekerja melakukan pembersihan. Situasi arus sempat terjadi kemacetan sesaat,” sebut Dirlantas, Selasa (20/2). “Saat ini badan jalan masih dapat dilalui dari kedua arah namun diberlakukan buka tutup. Pihak BPJN Provinsi Riau telah memperbaiki jalan agar tetap dapat dilewati dua arah. Alat berat dan operator dari BPJN juga stand by di lokasi,” tambahnya.

Baca Juga:  Promosi Wisata Malaysia Ramaikan CFD Pekanbaru, Destinasi Alam Jadi Sorotan

Agar masyarakat lebih berhati-hari, Satlantas Polres Kuansing dikatakan dia juga memasang tanda di sekitar lokasi. Hal ini guna memudahkan pengendara agar tidak langsung menerobos lokasi longsor. “Petugas juga kami siagakan di lokasi guna membantu masyarakat melewati lokasi tersebut,” ujarnya.(yas/nda)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi Riau mulai memperbaiki jalan yang longsor di Kawasan Bukit Batabuh, Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik, Selasa (20/2). Jalan tersebut merupakan jalur penghubung Riau-Sumatera Barat (Sumbar) via Kiliran Jao.

Hal ini dibenarkan Kapolres Kuansing, AKBP Pangucap Priyo Soegito melalui Kasatlantas AKP Boy Setiawan. “Iya. Ada pelebaran jalan di lokasi longsor.

Namun, tidak bisa terlalu lebar karena bagian yang akan dilebarkan itu terdapat mata air,’’ ujarnya, Selasa (20/2).

‘’ Untuk itu, arus lalu lintas tidak bisa digunakan dua sisi. Kami dari Satlantas Kuansing, akan terus memberlakukan buka tutup,” kata Boy Setiawan.

Boy Setiawan menegaskan, meskipun diberlakukan sistem buka tutup, namun arus lalu lintas Telukkuantan-Kiliran Jao, Sumbar berjalan lancar. Pasalnya, beberapa personel ditempatkan di lokasi longsor untuk mengatur arus lalu lintas.

Baca Juga:  Panggung Megah dan Ribuan Undangan Siap Meriahkan Pacu Jalur Kuansing 2025

“Saat ini, kendaraan roda enam sudah diperbolehkan melintas. Sebelumnya truk betonase berat dilarang melintas kerena membahayakan keselamatan pengendara,” kata Boy Setiawan.

Ke depan, kata Boy Setiawan, petugas dari Balai Jalan Nasional akan terus melakukan perbaikan jalan dengan melakukan penimbunan dan akan dibangun penahan tebing.

“Mudah-mudahan dalam beberapa hari ke depan, jalan sudah bisa digunakan kedua sisi sehingga tidak ada lagi sistem buka tutup. Kami kembali mengimbau kepada pengendara untuk selalu berhati-hati melewati lokasi longsor, terutama pengemudi truk roda 6 keatas,” pesan Boy Setiawan.

Hal senada diungkapkan Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Taufiq Lukman. “Alat berat tengah bekerja melakukan pembersihan. Situasi arus sempat terjadi kemacetan sesaat,” sebut Dirlantas, Selasa (20/2). “Saat ini badan jalan masih dapat dilalui dari kedua arah namun diberlakukan buka tutup. Pihak BPJN Provinsi Riau telah memperbaiki jalan agar tetap dapat dilewati dua arah. Alat berat dan operator dari BPJN juga stand by di lokasi,” tambahnya.

Baca Juga:  Qori dan Qoriah Kuansing Raih Prestasi Gemilang di STQ Nasional 2025

Agar masyarakat lebih berhati-hari, Satlantas Polres Kuansing dikatakan dia juga memasang tanda di sekitar lokasi. Hal ini guna memudahkan pengendara agar tidak langsung menerobos lokasi longsor. “Petugas juga kami siagakan di lokasi guna membantu masyarakat melewati lokasi tersebut,” ujarnya.(yas/nda)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari