DURI (RIAUPOS.CO) – Seorang warga negara asing (WNA) asal India berinisial SR (61) ditemukan tidak bernyawa di dalam kamar salah satu hotel di Jalan Hang Tuah Duri, Kelurahan Babussalam, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Selasa (13/10/2026).
Korban yang diketahui merupakan tenaga ahli di perusahaan kelistrikan PLTMG Balai Pungut tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 06.50 WIB oleh rekan kerjanya yang hendak menjemput untuk beraktivitas.
Kapolsek Mandau, AKP I Made Pasek Saradahtam Bendesa, mengonfirmasi bahwa korban ditemukan terbaring di atas kasur tanpa merespons panggilan telepon dan ketukan pintu.
Pihak hotel yang membuka pintu secara manual menemukan tubuh korban sudah dalam kondisi dingin.
“Petugas kami dari SPKT, Reskrim, dan Intelijen langsung mendatangi lokasi usai menerima laporan. Jenazah korban sempat dibawa ke RS Thursina sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Kecamatan Mandau,” ujar AKP I Made Pasek, Rabu (14/10/2026) malam.
Di dalam kamar korban, petugas menemukan obat jenis febuxostat. Meski demikian, polisi belum dapat memastikan kaitan obat tersebut dengan penyebab kematian korban.
Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh tim medis RSUD Mandau, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik atau patah tulang pada tubuh korban.
Saat ini, pihak perusahaan tempat korban bekerja tengah mengurus proses administrasi dan pengawetan jenazah guna pemulangan ke negara asal di India.
DURI (RIAUPOS.CO) – Seorang warga negara asing (WNA) asal India berinisial SR (61) ditemukan tidak bernyawa di dalam kamar salah satu hotel di Jalan Hang Tuah Duri, Kelurahan Babussalam, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Selasa (13/10/2026).
Korban yang diketahui merupakan tenaga ahli di perusahaan kelistrikan PLTMG Balai Pungut tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 06.50 WIB oleh rekan kerjanya yang hendak menjemput untuk beraktivitas.
Kapolsek Mandau, AKP I Made Pasek Saradahtam Bendesa, mengonfirmasi bahwa korban ditemukan terbaring di atas kasur tanpa merespons panggilan telepon dan ketukan pintu.
Pihak hotel yang membuka pintu secara manual menemukan tubuh korban sudah dalam kondisi dingin.
“Petugas kami dari SPKT, Reskrim, dan Intelijen langsung mendatangi lokasi usai menerima laporan. Jenazah korban sempat dibawa ke RS Thursina sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Kecamatan Mandau,” ujar AKP I Made Pasek, Rabu (14/10/2026) malam.
Di dalam kamar korban, petugas menemukan obat jenis febuxostat. Meski demikian, polisi belum dapat memastikan kaitan obat tersebut dengan penyebab kematian korban.
Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh tim medis RSUD Mandau, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik atau patah tulang pada tubuh korban.
Saat ini, pihak perusahaan tempat korban bekerja tengah mengurus proses administrasi dan pengawetan jenazah guna pemulangan ke negara asal di India.