Sabtu, 10 Oktober 2026
- Advertisement -

Syukur Nikmat Membina Keluarga Samawa

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Begitu banyak kenikmatan yang telah Allah berikan kepada umat manusia. Baik nikmat harta, kekayaan mau pun kesehatan dan lain-lainya.

Ustaz Sudirman Sohor dalam suatu kesempatan mengatakan, betapa banyak nikmat yang dirasakan manusia. Begitu banyak orang-orang yang terbaring tak berdaya di rumah sakit dan tak memiliki kesempatan melangkahkan kaki ke masjid. Baik nikmat harta mau pun nikmat kesehatan telah Allah berikan kepada manusia.

Untuk itu, menjadi sebuah kewajiban memanfaatkan nikmat yang telah Allah berikan tersebut guna melaksanakan perintah-perintah Allah, terutama menjalakan ibadah di bulan Ramadan. “Allah berikan rahmat kepada kita, sepuluh malam di bulan Ramadan telah kita lewati,” katanya.

Baca Juga:  Terima BAZNAS Award 2022, Ini Perjuangan Gubri Syamsuar

Hal terpenting bagi umat muslim adalah salat. Ustaz Sudirman menuturkan, hal pertama yang akan dihisab nanti adalah salat. Jika salat seorang muslim itu baik, maka bisa dipastikan amalan yang lain juga baik.

“Sesungguhnya salat itu mencegah perbuatan keji dan mungkar,” ujar Sudirman.

Sudirman menyampaikan, siapa di antara manusia yang baik amalan merupakan orang muslim yang beriman. “Orang beriman bisa melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangannya,” tegasnya.

Ustaz Sudirman juga mengajak umat Islam untuk menjadikan agama sebagai pondasi keluarga. Karena menurutnya, agama bisa menuntun manusia pada jalan yang benar dan diridai Allah.

Untuk itu, dalam keluarga, semua pihak harus mengetahui hak dan kewajiban. Sudirman mengungkapkan jika suami harus tahu mana haknya dan mana hak anak serta istrinya. Memupuk kasih sayang juga harus selalu dilakukan demi terwujudnya keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah (samawa).

Baca Juga:  Keterbatasan Fisik, Ikhtiar Sumirah Lawan Covid-19 dengan Vaksin

“Suami harus tahu hak dan kewajiban, apa pun masalah bawa musyawarah,” tutur Sudirman.

Selain itu, untuk membangun keluarga yang samara tersebut. Seorang suami harus mampu bersikap adil dan menjaga komunikasi yang baik. “Kalau tidak adil akan jadi persoalan di keluarga. Anak-anak juga harus diajak belajar agama, salat dan membaca Quran,” tutupnya.(*2)
Editor: Eko Faizin

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Begitu banyak kenikmatan yang telah Allah berikan kepada umat manusia. Baik nikmat harta, kekayaan mau pun kesehatan dan lain-lainya.

Ustaz Sudirman Sohor dalam suatu kesempatan mengatakan, betapa banyak nikmat yang dirasakan manusia. Begitu banyak orang-orang yang terbaring tak berdaya di rumah sakit dan tak memiliki kesempatan melangkahkan kaki ke masjid. Baik nikmat harta mau pun nikmat kesehatan telah Allah berikan kepada manusia.

Untuk itu, menjadi sebuah kewajiban memanfaatkan nikmat yang telah Allah berikan tersebut guna melaksanakan perintah-perintah Allah, terutama menjalakan ibadah di bulan Ramadan. “Allah berikan rahmat kepada kita, sepuluh malam di bulan Ramadan telah kita lewati,” katanya.

Baca Juga:  PTPN V Siagakan Puluhan Embung Bantu Satgas Antisipasi Karhutla

Hal terpenting bagi umat muslim adalah salat. Ustaz Sudirman menuturkan, hal pertama yang akan dihisab nanti adalah salat. Jika salat seorang muslim itu baik, maka bisa dipastikan amalan yang lain juga baik.

“Sesungguhnya salat itu mencegah perbuatan keji dan mungkar,” ujar Sudirman.

- Advertisement -

Sudirman menyampaikan, siapa di antara manusia yang baik amalan merupakan orang muslim yang beriman. “Orang beriman bisa melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangannya,” tegasnya.

Ustaz Sudirman juga mengajak umat Islam untuk menjadikan agama sebagai pondasi keluarga. Karena menurutnya, agama bisa menuntun manusia pada jalan yang benar dan diridai Allah.

- Advertisement -

Untuk itu, dalam keluarga, semua pihak harus mengetahui hak dan kewajiban. Sudirman mengungkapkan jika suami harus tahu mana haknya dan mana hak anak serta istrinya. Memupuk kasih sayang juga harus selalu dilakukan demi terwujudnya keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah (samawa).

Baca Juga:  Monumen Perang Dunia II Tak Terawat, Kadispar Riau Janji Bahas Serius

“Suami harus tahu hak dan kewajiban, apa pun masalah bawa musyawarah,” tutur Sudirman.

Selain itu, untuk membangun keluarga yang samara tersebut. Seorang suami harus mampu bersikap adil dan menjaga komunikasi yang baik. “Kalau tidak adil akan jadi persoalan di keluarga. Anak-anak juga harus diajak belajar agama, salat dan membaca Quran,” tutupnya.(*2)
Editor: Eko Faizin
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Begitu banyak kenikmatan yang telah Allah berikan kepada umat manusia. Baik nikmat harta, kekayaan mau pun kesehatan dan lain-lainya.

Ustaz Sudirman Sohor dalam suatu kesempatan mengatakan, betapa banyak nikmat yang dirasakan manusia. Begitu banyak orang-orang yang terbaring tak berdaya di rumah sakit dan tak memiliki kesempatan melangkahkan kaki ke masjid. Baik nikmat harta mau pun nikmat kesehatan telah Allah berikan kepada manusia.

Untuk itu, menjadi sebuah kewajiban memanfaatkan nikmat yang telah Allah berikan tersebut guna melaksanakan perintah-perintah Allah, terutama menjalakan ibadah di bulan Ramadan. “Allah berikan rahmat kepada kita, sepuluh malam di bulan Ramadan telah kita lewati,” katanya.

Baca Juga:  Disnaker Minta Pekerja Laporkan Keluhan Ketenagakerjaan

Hal terpenting bagi umat muslim adalah salat. Ustaz Sudirman menuturkan, hal pertama yang akan dihisab nanti adalah salat. Jika salat seorang muslim itu baik, maka bisa dipastikan amalan yang lain juga baik.

“Sesungguhnya salat itu mencegah perbuatan keji dan mungkar,” ujar Sudirman.

Sudirman menyampaikan, siapa di antara manusia yang baik amalan merupakan orang muslim yang beriman. “Orang beriman bisa melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangannya,” tegasnya.

Ustaz Sudirman juga mengajak umat Islam untuk menjadikan agama sebagai pondasi keluarga. Karena menurutnya, agama bisa menuntun manusia pada jalan yang benar dan diridai Allah.

Untuk itu, dalam keluarga, semua pihak harus mengetahui hak dan kewajiban. Sudirman mengungkapkan jika suami harus tahu mana haknya dan mana hak anak serta istrinya. Memupuk kasih sayang juga harus selalu dilakukan demi terwujudnya keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah (samawa).

Baca Juga:  1.063 Pelamar CASN Sampaikan Sanggahan Hasil Seleksi Administrasi

“Suami harus tahu hak dan kewajiban, apa pun masalah bawa musyawarah,” tutur Sudirman.

Selain itu, untuk membangun keluarga yang samara tersebut. Seorang suami harus mampu bersikap adil dan menjaga komunikasi yang baik. “Kalau tidak adil akan jadi persoalan di keluarga. Anak-anak juga harus diajak belajar agama, salat dan membaca Quran,” tutupnya.(*2)
Editor: Eko Faizin

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari