Kamis, 20 Agustus 2026
- Advertisement -

Monumen Perang Dunia II Tak Terawat, Kadispar Riau Janji Bahas Serius

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Monumen Perang Dunia Kedua (World War II Victims) yang tidak terawat di dalam areal Komplek PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) di Duri Kabupaten Bengkalis, turut menjadi perhatian bagi Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Riau.

Kepala Dispar Riau, Roni Rakhmat mengatakan, pihaknya bakal membahas soal monumen itu dengan OPD terkait, khususnya Kabupaten Bengkalis.

"Banyak memang yang seperti itu (tidak terawat, red). Semua objek situs sejarah itu akan kita bahas dan koordinasikan bersama Dinas Pariwisata ditingkat Kabupaten, agar bisa dilakukan perbaikan," kata Roni, kepada Riau Pos, Kamis (18/6/2020) di Pekanbaru.

Dia menyebut, tak hanya disitu saja, namun saat ini semua situs sejarah yang berada di daerah perlu menjadi perhatian bersama, agar dilakukan perbaikan dan mengangkat potensinya.

Baca Juga:  Danrem 031/WB Dukung Perayaan Natal Wartawan Riau

"Semua objek itu akan dibahas bersama Dispar di Kabupaten dan Kota. Agendanya kita atur dalam waktu dekat," ujar mantan Kabag Umum Setda Siak ini.

Dinas Pariwisata Riau, sebagai otoritas yang membidangi itu tentunya mendukung hal tersebut. Sebagai situs sejarah pastinya bakal terus dipelihara dan dipugarkan sebagai warisan para pejuang terdahulu yang jadi saksi sejarah kelam di negeri ini.

"Sama-sama kita bentuk, kita pugarkan, cuma mesti perlu dibahas lagi. Kita akan membaguskan semuanya," katanya.

Sebelumnya, kondisi Monumen Perang Dunia Kedua di Duri itu jadi perhatian publik. Lantaran kondisinya yang tidak terawat dan ditumbuhi semak belukar. 

Monumen tersebut merupakan lokasi kuburan massal para pekerja paksa romusha yang didatangkan ke daerah tersebut pada jaman penjajahan Jepang dahulu. (*1)

Baca Juga:  Ini Kata Menteri PUPR tentang Kualitas Jalan Tol Pekanbaru-Dumai

Laporan: *1/Eka Gusmadi Putra (Pekanbaru)
Editor: Eko Faizin

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Monumen Perang Dunia Kedua (World War II Victims) yang tidak terawat di dalam areal Komplek PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) di Duri Kabupaten Bengkalis, turut menjadi perhatian bagi Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Riau.

Kepala Dispar Riau, Roni Rakhmat mengatakan, pihaknya bakal membahas soal monumen itu dengan OPD terkait, khususnya Kabupaten Bengkalis.

"Banyak memang yang seperti itu (tidak terawat, red). Semua objek situs sejarah itu akan kita bahas dan koordinasikan bersama Dinas Pariwisata ditingkat Kabupaten, agar bisa dilakukan perbaikan," kata Roni, kepada Riau Pos, Kamis (18/6/2020) di Pekanbaru.

Dia menyebut, tak hanya disitu saja, namun saat ini semua situs sejarah yang berada di daerah perlu menjadi perhatian bersama, agar dilakukan perbaikan dan mengangkat potensinya.

Baca Juga:  Ini Kata Menteri PUPR tentang Kualitas Jalan Tol Pekanbaru-Dumai

"Semua objek itu akan dibahas bersama Dispar di Kabupaten dan Kota. Agendanya kita atur dalam waktu dekat," ujar mantan Kabag Umum Setda Siak ini.

- Advertisement -

Dinas Pariwisata Riau, sebagai otoritas yang membidangi itu tentunya mendukung hal tersebut. Sebagai situs sejarah pastinya bakal terus dipelihara dan dipugarkan sebagai warisan para pejuang terdahulu yang jadi saksi sejarah kelam di negeri ini.

"Sama-sama kita bentuk, kita pugarkan, cuma mesti perlu dibahas lagi. Kita akan membaguskan semuanya," katanya.

- Advertisement -

Sebelumnya, kondisi Monumen Perang Dunia Kedua di Duri itu jadi perhatian publik. Lantaran kondisinya yang tidak terawat dan ditumbuhi semak belukar. 

Monumen tersebut merupakan lokasi kuburan massal para pekerja paksa romusha yang didatangkan ke daerah tersebut pada jaman penjajahan Jepang dahulu. (*1)

Baca Juga:  Jalur Limbago Sati Juara di Sentajo Raya

Laporan: *1/Eka Gusmadi Putra (Pekanbaru)
Editor: Eko Faizin

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Monumen Perang Dunia Kedua (World War II Victims) yang tidak terawat di dalam areal Komplek PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) di Duri Kabupaten Bengkalis, turut menjadi perhatian bagi Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Riau.

Kepala Dispar Riau, Roni Rakhmat mengatakan, pihaknya bakal membahas soal monumen itu dengan OPD terkait, khususnya Kabupaten Bengkalis.

"Banyak memang yang seperti itu (tidak terawat, red). Semua objek situs sejarah itu akan kita bahas dan koordinasikan bersama Dinas Pariwisata ditingkat Kabupaten, agar bisa dilakukan perbaikan," kata Roni, kepada Riau Pos, Kamis (18/6/2020) di Pekanbaru.

Dia menyebut, tak hanya disitu saja, namun saat ini semua situs sejarah yang berada di daerah perlu menjadi perhatian bersama, agar dilakukan perbaikan dan mengangkat potensinya.

Baca Juga:  Pelaku Korupsi Punya Tren Baru

"Semua objek itu akan dibahas bersama Dispar di Kabupaten dan Kota. Agendanya kita atur dalam waktu dekat," ujar mantan Kabag Umum Setda Siak ini.

Dinas Pariwisata Riau, sebagai otoritas yang membidangi itu tentunya mendukung hal tersebut. Sebagai situs sejarah pastinya bakal terus dipelihara dan dipugarkan sebagai warisan para pejuang terdahulu yang jadi saksi sejarah kelam di negeri ini.

"Sama-sama kita bentuk, kita pugarkan, cuma mesti perlu dibahas lagi. Kita akan membaguskan semuanya," katanya.

Sebelumnya, kondisi Monumen Perang Dunia Kedua di Duri itu jadi perhatian publik. Lantaran kondisinya yang tidak terawat dan ditumbuhi semak belukar. 

Monumen tersebut merupakan lokasi kuburan massal para pekerja paksa romusha yang didatangkan ke daerah tersebut pada jaman penjajahan Jepang dahulu. (*1)

Baca Juga:  Jalur Limbago Sati Juara di Sentajo Raya

Laporan: *1/Eka Gusmadi Putra (Pekanbaru)
Editor: Eko Faizin

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari