PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) resmi memulai proyek pelebaran dua ruas jalan protokol utama di Kota Pekanbaru.
Pelebaran jalan difokuskan pada titik-titik rawan kemacetan parah, yakni Jalan HR Soebrantas dan Jalan Tuanku Tambusai.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau, Zulfahmi, melalui Plt Kepala Bidang Bina Marga Khairul Rizal mengungkapkan, untuk Jalan HR Soebrantas, pelebaran menyasar area sekitar pemancar RRI sepanjang 300 meter dan kawasan Universitas Riau (Unri) sepanjang 505 meter.
“Untuk spesifikasi pelebaran, nantinya akan menjadi 16 meter. Namun hanya pada satu sisi jalan saja,” ujar Khairul Rizal.
Khairul menyebut pengerjaan pelebaran di Jalan HR Soebrantas ditargetkan tuntas sepenuhnya pada Desember 2026 mendatang untuk memperlancar arus lalu lintas kendaraan saat jam sibuk pagi dan sore hari.
Selain Jalan HR Soebrantas, pengerjaan pelebaran juga dilakukan di Jalan Tuanku Tambusai, tepatnya di area U-Turn dekat Rumah Sakit Hermina. Ruas jalan tersebut dilebarkan menjadi 14 meter pada dua jalur dengan masing-masing empat lajur.
Langkah pelebaran dan rekayasa lalu lintas ini diambil sesuai instruksi Plt Gubernur Riau guna mengurai penumpukan kendaraan di persimpangan Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Tuanku Tambusai (Simpang SKA Pekanbaru).(sol)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) resmi memulai proyek pelebaran dua ruas jalan protokol utama di Kota Pekanbaru.
Pelebaran jalan difokuskan pada titik-titik rawan kemacetan parah, yakni Jalan HR Soebrantas dan Jalan Tuanku Tambusai.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau, Zulfahmi, melalui Plt Kepala Bidang Bina Marga Khairul Rizal mengungkapkan, untuk Jalan HR Soebrantas, pelebaran menyasar area sekitar pemancar RRI sepanjang 300 meter dan kawasan Universitas Riau (Unri) sepanjang 505 meter.
“Untuk spesifikasi pelebaran, nantinya akan menjadi 16 meter. Namun hanya pada satu sisi jalan saja,” ujar Khairul Rizal.
Khairul menyebut pengerjaan pelebaran di Jalan HR Soebrantas ditargetkan tuntas sepenuhnya pada Desember 2026 mendatang untuk memperlancar arus lalu lintas kendaraan saat jam sibuk pagi dan sore hari.
Selain Jalan HR Soebrantas, pengerjaan pelebaran juga dilakukan di Jalan Tuanku Tambusai, tepatnya di area U-Turn dekat Rumah Sakit Hermina. Ruas jalan tersebut dilebarkan menjadi 14 meter pada dua jalur dengan masing-masing empat lajur.
Langkah pelebaran dan rekayasa lalu lintas ini diambil sesuai instruksi Plt Gubernur Riau guna mengurai penumpukan kendaraan di persimpangan Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Tuanku Tambusai (Simpang SKA Pekanbaru).(sol)