Jumat, 4 April 2025
spot_img

Ingatkan Persatuan di Safari Ramadan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Polri pada momen safari Ramadan di Riau sempat menyinggung mengenai keamanan masyarakat. Khususnya dalam penyelenggaran pemilu pada 17 April lalu. Atas kerja keras seluruh jajarannya pelaksanaan pesta demokrasi dapat berjalan lancar, aman, dan tertib.

“Walaupun tahapan telah selesai, saya juga mengapresiasi dan beri penghargaan TNI dan Polri yang telah bekerja sama dengan baik dalam pelaksanaan pemilu,” ujar Irjen TNI Letjen M Herindra di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Ahad (19/5).

Dalam safari Ramdan ke Riau, M Herindra hadir bersama Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto. Mereka didampingi Gubernur Riau H Syamsuar, Wakil Gubernur Riau H Edy Nasution, Ketua DPRD Riau Septina Primawati Rusli dan lainnya. Seperti diketahui, Riau sudah mengirim hasil penghitungan suara ke Jakarta. Memang, dijelaskannya terdapat kecenderungan moralisasi yang meruncing pada masalah perbedaan, agama serta berbagai kesenjangan lainnya.

Baca Juga:  Bertambah 68 Kasus Positif Baru di Riau

“Memang seperti disadari bersama, pemilu tidak lepas dari ber­bagai kecurangan. Bahkan ratusan pahlawan harus meninggal dunia dan ribuan lainnya jatuh sakit,” tambahnya.

Maka dari itu, perlu penyempuraan kembali agar situasi seperti itu tidak terulang kembali. Ini juga merupakan salah satu pelajaran pendidikan bahwa dalam pemilu demokrasi oleh rakyat Indonesia akan menentukan pemimpin nasional membawa negara untuk lima tahun ke depan.

“Ketika pemimpin sudah terpilih, mari bersatu kembali, singkirkan perbedaan politik,” ujarnya.

Namun demikian, para prajurit TNI dan Polri juga harus memiliki kesadaran dalam bersikap dalam persatuan dan kesatuan bangsa. Memang, di setiap daerah memiliki karakteristik tersendiri, yang tentunya aparat yang berapa di Riau lebih memahami situasi daerah.

Baca Juga:  Salat Khusuf Sambut Puncak Gerhana Bulan Parsial di Langit Pekanbaru

Sementara Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo mengungkapkan dinamika operasi selama penyelenggaraan pemilu di Riau. Setidaknya ada 17.065 TPS dan melibatkan 3,8 juta pendudukan masuk dalam DPT. “Pasti ada sedikit terjadi,” ujarnya.

Namun berkat kerja keras semua pihak serta kesadaran masyarakat yang tinggi sehingga pesta demokrasi bisa berjalan dengan lancar.(*1)
Editor: Eko Faizin

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Polri pada momen safari Ramadan di Riau sempat menyinggung mengenai keamanan masyarakat. Khususnya dalam penyelenggaran pemilu pada 17 April lalu. Atas kerja keras seluruh jajarannya pelaksanaan pesta demokrasi dapat berjalan lancar, aman, dan tertib.

“Walaupun tahapan telah selesai, saya juga mengapresiasi dan beri penghargaan TNI dan Polri yang telah bekerja sama dengan baik dalam pelaksanaan pemilu,” ujar Irjen TNI Letjen M Herindra di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Ahad (19/5).

Dalam safari Ramdan ke Riau, M Herindra hadir bersama Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto. Mereka didampingi Gubernur Riau H Syamsuar, Wakil Gubernur Riau H Edy Nasution, Ketua DPRD Riau Septina Primawati Rusli dan lainnya. Seperti diketahui, Riau sudah mengirim hasil penghitungan suara ke Jakarta. Memang, dijelaskannya terdapat kecenderungan moralisasi yang meruncing pada masalah perbedaan, agama serta berbagai kesenjangan lainnya.

Baca Juga:  Damar, Nama Pemberian Gubri untuk Bayi Gajah

“Memang seperti disadari bersama, pemilu tidak lepas dari ber­bagai kecurangan. Bahkan ratusan pahlawan harus meninggal dunia dan ribuan lainnya jatuh sakit,” tambahnya.

Maka dari itu, perlu penyempuraan kembali agar situasi seperti itu tidak terulang kembali. Ini juga merupakan salah satu pelajaran pendidikan bahwa dalam pemilu demokrasi oleh rakyat Indonesia akan menentukan pemimpin nasional membawa negara untuk lima tahun ke depan.

“Ketika pemimpin sudah terpilih, mari bersatu kembali, singkirkan perbedaan politik,” ujarnya.

Namun demikian, para prajurit TNI dan Polri juga harus memiliki kesadaran dalam bersikap dalam persatuan dan kesatuan bangsa. Memang, di setiap daerah memiliki karakteristik tersendiri, yang tentunya aparat yang berapa di Riau lebih memahami situasi daerah.

Baca Juga:  SUTT 150 KV Rengat-Tembilahan Beroperasi

Sementara Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo mengungkapkan dinamika operasi selama penyelenggaraan pemilu di Riau. Setidaknya ada 17.065 TPS dan melibatkan 3,8 juta pendudukan masuk dalam DPT. “Pasti ada sedikit terjadi,” ujarnya.

Namun berkat kerja keras semua pihak serta kesadaran masyarakat yang tinggi sehingga pesta demokrasi bisa berjalan dengan lancar.(*1)
Editor: Eko Faizin
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Ingatkan Persatuan di Safari Ramadan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Polri pada momen safari Ramadan di Riau sempat menyinggung mengenai keamanan masyarakat. Khususnya dalam penyelenggaran pemilu pada 17 April lalu. Atas kerja keras seluruh jajarannya pelaksanaan pesta demokrasi dapat berjalan lancar, aman, dan tertib.

“Walaupun tahapan telah selesai, saya juga mengapresiasi dan beri penghargaan TNI dan Polri yang telah bekerja sama dengan baik dalam pelaksanaan pemilu,” ujar Irjen TNI Letjen M Herindra di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Ahad (19/5).

Dalam safari Ramdan ke Riau, M Herindra hadir bersama Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto. Mereka didampingi Gubernur Riau H Syamsuar, Wakil Gubernur Riau H Edy Nasution, Ketua DPRD Riau Septina Primawati Rusli dan lainnya. Seperti diketahui, Riau sudah mengirim hasil penghitungan suara ke Jakarta. Memang, dijelaskannya terdapat kecenderungan moralisasi yang meruncing pada masalah perbedaan, agama serta berbagai kesenjangan lainnya.

Baca Juga:  Berkas Tindak Pidana Pemilu Atas Dugaan Politik Uang Dikembalikan

“Memang seperti disadari bersama, pemilu tidak lepas dari ber­bagai kecurangan. Bahkan ratusan pahlawan harus meninggal dunia dan ribuan lainnya jatuh sakit,” tambahnya.

Maka dari itu, perlu penyempuraan kembali agar situasi seperti itu tidak terulang kembali. Ini juga merupakan salah satu pelajaran pendidikan bahwa dalam pemilu demokrasi oleh rakyat Indonesia akan menentukan pemimpin nasional membawa negara untuk lima tahun ke depan.

“Ketika pemimpin sudah terpilih, mari bersatu kembali, singkirkan perbedaan politik,” ujarnya.

Namun demikian, para prajurit TNI dan Polri juga harus memiliki kesadaran dalam bersikap dalam persatuan dan kesatuan bangsa. Memang, di setiap daerah memiliki karakteristik tersendiri, yang tentunya aparat yang berapa di Riau lebih memahami situasi daerah.

Baca Juga:  REI Riau dan OJK Kompak Gelar Vaksinasi Covid-19

Sementara Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo mengungkapkan dinamika operasi selama penyelenggaraan pemilu di Riau. Setidaknya ada 17.065 TPS dan melibatkan 3,8 juta pendudukan masuk dalam DPT. “Pasti ada sedikit terjadi,” ujarnya.

Namun berkat kerja keras semua pihak serta kesadaran masyarakat yang tinggi sehingga pesta demokrasi bisa berjalan dengan lancar.(*1)
Editor: Eko Faizin

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Polri pada momen safari Ramadan di Riau sempat menyinggung mengenai keamanan masyarakat. Khususnya dalam penyelenggaran pemilu pada 17 April lalu. Atas kerja keras seluruh jajarannya pelaksanaan pesta demokrasi dapat berjalan lancar, aman, dan tertib.

“Walaupun tahapan telah selesai, saya juga mengapresiasi dan beri penghargaan TNI dan Polri yang telah bekerja sama dengan baik dalam pelaksanaan pemilu,” ujar Irjen TNI Letjen M Herindra di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Ahad (19/5).

Dalam safari Ramdan ke Riau, M Herindra hadir bersama Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto. Mereka didampingi Gubernur Riau H Syamsuar, Wakil Gubernur Riau H Edy Nasution, Ketua DPRD Riau Septina Primawati Rusli dan lainnya. Seperti diketahui, Riau sudah mengirim hasil penghitungan suara ke Jakarta. Memang, dijelaskannya terdapat kecenderungan moralisasi yang meruncing pada masalah perbedaan, agama serta berbagai kesenjangan lainnya.

Baca Juga:  BKD Riau Proses SK CPNS Lulus Seleksi 2019

“Memang seperti disadari bersama, pemilu tidak lepas dari ber­bagai kecurangan. Bahkan ratusan pahlawan harus meninggal dunia dan ribuan lainnya jatuh sakit,” tambahnya.

Maka dari itu, perlu penyempuraan kembali agar situasi seperti itu tidak terulang kembali. Ini juga merupakan salah satu pelajaran pendidikan bahwa dalam pemilu demokrasi oleh rakyat Indonesia akan menentukan pemimpin nasional membawa negara untuk lima tahun ke depan.

“Ketika pemimpin sudah terpilih, mari bersatu kembali, singkirkan perbedaan politik,” ujarnya.

Namun demikian, para prajurit TNI dan Polri juga harus memiliki kesadaran dalam bersikap dalam persatuan dan kesatuan bangsa. Memang, di setiap daerah memiliki karakteristik tersendiri, yang tentunya aparat yang berapa di Riau lebih memahami situasi daerah.

Baca Juga:  SUTT 150 KV Rengat-Tembilahan Beroperasi

Sementara Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo mengungkapkan dinamika operasi selama penyelenggaraan pemilu di Riau. Setidaknya ada 17.065 TPS dan melibatkan 3,8 juta pendudukan masuk dalam DPT. “Pasti ada sedikit terjadi,” ujarnya.

Namun berkat kerja keras semua pihak serta kesadaran masyarakat yang tinggi sehingga pesta demokrasi bisa berjalan dengan lancar.(*1)
Editor: Eko Faizin
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari