Senin, 1 Juni 2026
- Advertisement -

Puluhan Korban Serangan Brutal di Desa Terantang Dilarikan ke RS Bhayangkara

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Puluhan warga Desa Terantang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar yang menjadi korban kekerasan sejumlah oknum bersenjata tajam dilarikan ke RS Bhayangkara, Pekanbaru, Ahad (19/6/2022) malam

Pantauan Riaupos.co di RS Bhayangkara, korban dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Bhayangkara seperti ibu-ibu, anak-anak, remaja laki-laki dan perempuan. Saat ini para korban tengah mendapat perawatan akibat luka senjata tajam hingga pukul 20.30 WIB.

Mantan Kepala Desa Terantang Asmara Dewi yang berada di RS Bhayangkara mendampingi korban mengatakan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di area perkebunan warga. Kata dia, para korban didominasi oleh perempuan dan anak-anak.

“Penyerangan yang sangat brutal secara tiba-tiba tadi sore. Pelaku berjumlah sekitar 100 orang. Mereka membawa samurai, pisau, batu bata untuk melempar warga. Ada juga yang membawa pentungan,” ujar Asmara Dewi.

Baca Juga:  Karhutla Terjadi Lagi, Bupati Ingatkan Peran Penghulu

Diceritakan Asmara Dewi, penyerangan ini merupakan rentetan dari peristiwa perebutan lahan kebun kelapa sawit oleh pengurus koperasi yang lama. Di mana, warga sendiri telah memenangkan gugatan di tingkat pengadilan tinggi dan menyatakan kebun sawit yang ada saat ini merupakan hak dari masyarakat.

Korban terparah, sambung dia, merupakan seorang pria berumur sekitar 35 tahun. Sebelum dibacok dengan menggunakan samurai, pria tersebut sempat dikeroyok oleh puluhan pemuda berbadan tegap berkulit gelap hingga berdarah-darah.

“Dia dikeroyok dulu sampai luka berat. Baru dibacok kepalanya dengan samurai. Kalau untuk korban yang sudah ada di IGD RS Bhayangkara ini sudah sampai 20 orang. Ini bakal ada lagi yang sudah jalan ke sini dari Desa Terantang,” pungkasnya.

Baca Juga:  Kampung Toga Mempura, Spot Terbaik Abadikan Kota Siak

Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)

Editor: Edwar Yaman

 

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Puluhan warga Desa Terantang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar yang menjadi korban kekerasan sejumlah oknum bersenjata tajam dilarikan ke RS Bhayangkara, Pekanbaru, Ahad (19/6/2022) malam

Pantauan Riaupos.co di RS Bhayangkara, korban dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Bhayangkara seperti ibu-ibu, anak-anak, remaja laki-laki dan perempuan. Saat ini para korban tengah mendapat perawatan akibat luka senjata tajam hingga pukul 20.30 WIB.

Mantan Kepala Desa Terantang Asmara Dewi yang berada di RS Bhayangkara mendampingi korban mengatakan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di area perkebunan warga. Kata dia, para korban didominasi oleh perempuan dan anak-anak.

“Penyerangan yang sangat brutal secara tiba-tiba tadi sore. Pelaku berjumlah sekitar 100 orang. Mereka membawa samurai, pisau, batu bata untuk melempar warga. Ada juga yang membawa pentungan,” ujar Asmara Dewi.

Baca Juga:  Hendak Salat Iduladha di Masjid An-Nur, Warga Diminta Putar Balik

Diceritakan Asmara Dewi, penyerangan ini merupakan rentetan dari peristiwa perebutan lahan kebun kelapa sawit oleh pengurus koperasi yang lama. Di mana, warga sendiri telah memenangkan gugatan di tingkat pengadilan tinggi dan menyatakan kebun sawit yang ada saat ini merupakan hak dari masyarakat.

- Advertisement -

Korban terparah, sambung dia, merupakan seorang pria berumur sekitar 35 tahun. Sebelum dibacok dengan menggunakan samurai, pria tersebut sempat dikeroyok oleh puluhan pemuda berbadan tegap berkulit gelap hingga berdarah-darah.

“Dia dikeroyok dulu sampai luka berat. Baru dibacok kepalanya dengan samurai. Kalau untuk korban yang sudah ada di IGD RS Bhayangkara ini sudah sampai 20 orang. Ini bakal ada lagi yang sudah jalan ke sini dari Desa Terantang,” pungkasnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Jemaah Calon Haji asal Kampar Meninggal Dunia

Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)

Editor: Edwar Yaman

 

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Puluhan warga Desa Terantang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar yang menjadi korban kekerasan sejumlah oknum bersenjata tajam dilarikan ke RS Bhayangkara, Pekanbaru, Ahad (19/6/2022) malam

Pantauan Riaupos.co di RS Bhayangkara, korban dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Bhayangkara seperti ibu-ibu, anak-anak, remaja laki-laki dan perempuan. Saat ini para korban tengah mendapat perawatan akibat luka senjata tajam hingga pukul 20.30 WIB.

Mantan Kepala Desa Terantang Asmara Dewi yang berada di RS Bhayangkara mendampingi korban mengatakan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di area perkebunan warga. Kata dia, para korban didominasi oleh perempuan dan anak-anak.

“Penyerangan yang sangat brutal secara tiba-tiba tadi sore. Pelaku berjumlah sekitar 100 orang. Mereka membawa samurai, pisau, batu bata untuk melempar warga. Ada juga yang membawa pentungan,” ujar Asmara Dewi.

Baca Juga:  Tambah Libur, Pegawai Disanksi

Diceritakan Asmara Dewi, penyerangan ini merupakan rentetan dari peristiwa perebutan lahan kebun kelapa sawit oleh pengurus koperasi yang lama. Di mana, warga sendiri telah memenangkan gugatan di tingkat pengadilan tinggi dan menyatakan kebun sawit yang ada saat ini merupakan hak dari masyarakat.

Korban terparah, sambung dia, merupakan seorang pria berumur sekitar 35 tahun. Sebelum dibacok dengan menggunakan samurai, pria tersebut sempat dikeroyok oleh puluhan pemuda berbadan tegap berkulit gelap hingga berdarah-darah.

“Dia dikeroyok dulu sampai luka berat. Baru dibacok kepalanya dengan samurai. Kalau untuk korban yang sudah ada di IGD RS Bhayangkara ini sudah sampai 20 orang. Ini bakal ada lagi yang sudah jalan ke sini dari Desa Terantang,” pungkasnya.

Baca Juga:  Hendak Salat Iduladha di Masjid An-Nur, Warga Diminta Putar Balik

Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)

Editor: Edwar Yaman

 

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari