Senin, 21 September 2026
- Advertisement -

BK DPRD Riau Belum Panggil Parisman dan Indra Gunawan Eet, Masih Ada Dinamika Internal

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Penanganan dugaan pelanggaran etik yang menyeret dua anggota DPRD Riau, Parisman Ihwan dan Indra Gunawan Eet, hingga kini belum memasuki tahap pemanggilan pihak-pihak terkait. Badan Kehormatan (BK) DPRD Riau masih melakukan pembahasan internal sebelum menentukan langkah berikutnya.

Ketua BK DPRD Riau, Imustiar, mengatakan pihaknya belum menetapkan jadwal untuk memanggil pihak yang terlibat dalam persoalan tersebut. Menurutnya, pembahasan di internal BK masih diwarnai dinamika sehingga membutuhkan proses konsultasi lebih lanjut.

Selain itu, agenda reses yang sedang dijalankan para anggota DPRD Riau turut membuat pembahasan mengenai persoalan tersebut belum dapat dilakukan secara maksimal.

“Belum. Saat ini kami masih melaksanakan kegiatan reses. Kemarin dalam rapat BK juga masih ada dinamika internal, sehingga masih perlu dikonsultasikan,” ujar Imustiar, Senin (3/8/2026).

Baca Juga:  Pekanbaru Siapkan Bundaran MP Bergaya Melayu, Target Jadi Landmark Baru

Ia menjelaskan, konsultasi dilakukan untuk memastikan setiap keputusan dan langkah yang diambil BK DPRD Riau memiliki dasar yang kuat. Proses tersebut juga harus tetap mengacu pada mekanisme serta tata tertib yang berlaku di lingkungan DPRD Riau.

Imustiar mengatakan, hasil pembahasan internal nantinya tidak hanya akan dibahas di tingkat BK. Pihaknya juga berencana melakukan konsultasi dengan fraksi-fraksi di DPRD Riau serta lembaga yang memiliki kewenangan lebih tinggi.

“Masih perlu dikonsultasikan ke fraksi maupun ke lembaga yang lebih tinggi,” katanya.

Karena proses pembahasan dan konsultasi tersebut masih berlangsung, BK DPRD Riau belum dapat memastikan waktu pemanggilan maupun pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran etik tersebut.

Baca Juga:  Kordum Cipayung Plus Riau: Kami Minta UU Omnibus Law Segera Dibatalkan

BK DPRD Riau memastikan penanganan persoalan ini akan dilakukan secara cermat dengan tetap berpedoman pada mekanisme yang berlaku. Langkah tersebut dinilai penting agar keputusan yang nantinya diambil dapat berjalan objektif dan dipertanggungjawabkan. (nda)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Penanganan dugaan pelanggaran etik yang menyeret dua anggota DPRD Riau, Parisman Ihwan dan Indra Gunawan Eet, hingga kini belum memasuki tahap pemanggilan pihak-pihak terkait. Badan Kehormatan (BK) DPRD Riau masih melakukan pembahasan internal sebelum menentukan langkah berikutnya.

Ketua BK DPRD Riau, Imustiar, mengatakan pihaknya belum menetapkan jadwal untuk memanggil pihak yang terlibat dalam persoalan tersebut. Menurutnya, pembahasan di internal BK masih diwarnai dinamika sehingga membutuhkan proses konsultasi lebih lanjut.

Selain itu, agenda reses yang sedang dijalankan para anggota DPRD Riau turut membuat pembahasan mengenai persoalan tersebut belum dapat dilakukan secara maksimal.

“Belum. Saat ini kami masih melaksanakan kegiatan reses. Kemarin dalam rapat BK juga masih ada dinamika internal, sehingga masih perlu dikonsultasikan,” ujar Imustiar, Senin (3/8/2026).

Baca Juga:  Pekanbaru Siapkan Bundaran MP Bergaya Melayu, Target Jadi Landmark Baru

Ia menjelaskan, konsultasi dilakukan untuk memastikan setiap keputusan dan langkah yang diambil BK DPRD Riau memiliki dasar yang kuat. Proses tersebut juga harus tetap mengacu pada mekanisme serta tata tertib yang berlaku di lingkungan DPRD Riau.

- Advertisement -

Imustiar mengatakan, hasil pembahasan internal nantinya tidak hanya akan dibahas di tingkat BK. Pihaknya juga berencana melakukan konsultasi dengan fraksi-fraksi di DPRD Riau serta lembaga yang memiliki kewenangan lebih tinggi.

“Masih perlu dikonsultasikan ke fraksi maupun ke lembaga yang lebih tinggi,” katanya.

- Advertisement -

Karena proses pembahasan dan konsultasi tersebut masih berlangsung, BK DPRD Riau belum dapat memastikan waktu pemanggilan maupun pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran etik tersebut.

Baca Juga:  Kapolda Ajak Semua Bersinergi Bangun Riau Lebih Maju

BK DPRD Riau memastikan penanganan persoalan ini akan dilakukan secara cermat dengan tetap berpedoman pada mekanisme yang berlaku. Langkah tersebut dinilai penting agar keputusan yang nantinya diambil dapat berjalan objektif dan dipertanggungjawabkan. (nda)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Penanganan dugaan pelanggaran etik yang menyeret dua anggota DPRD Riau, Parisman Ihwan dan Indra Gunawan Eet, hingga kini belum memasuki tahap pemanggilan pihak-pihak terkait. Badan Kehormatan (BK) DPRD Riau masih melakukan pembahasan internal sebelum menentukan langkah berikutnya.

Ketua BK DPRD Riau, Imustiar, mengatakan pihaknya belum menetapkan jadwal untuk memanggil pihak yang terlibat dalam persoalan tersebut. Menurutnya, pembahasan di internal BK masih diwarnai dinamika sehingga membutuhkan proses konsultasi lebih lanjut.

Selain itu, agenda reses yang sedang dijalankan para anggota DPRD Riau turut membuat pembahasan mengenai persoalan tersebut belum dapat dilakukan secara maksimal.

“Belum. Saat ini kami masih melaksanakan kegiatan reses. Kemarin dalam rapat BK juga masih ada dinamika internal, sehingga masih perlu dikonsultasikan,” ujar Imustiar, Senin (3/8/2026).

Baca Juga:  Kapolda Ajak Semua Bersinergi Bangun Riau Lebih Maju

Ia menjelaskan, konsultasi dilakukan untuk memastikan setiap keputusan dan langkah yang diambil BK DPRD Riau memiliki dasar yang kuat. Proses tersebut juga harus tetap mengacu pada mekanisme serta tata tertib yang berlaku di lingkungan DPRD Riau.

Imustiar mengatakan, hasil pembahasan internal nantinya tidak hanya akan dibahas di tingkat BK. Pihaknya juga berencana melakukan konsultasi dengan fraksi-fraksi di DPRD Riau serta lembaga yang memiliki kewenangan lebih tinggi.

“Masih perlu dikonsultasikan ke fraksi maupun ke lembaga yang lebih tinggi,” katanya.

Karena proses pembahasan dan konsultasi tersebut masih berlangsung, BK DPRD Riau belum dapat memastikan waktu pemanggilan maupun pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran etik tersebut.

Baca Juga:  Cuaca Panas Terik, Rumput Median Jalan di Pekanbaru Menguning

BK DPRD Riau memastikan penanganan persoalan ini akan dilakukan secara cermat dengan tetap berpedoman pada mekanisme yang berlaku. Langkah tersebut dinilai penting agar keputusan yang nantinya diambil dapat berjalan objektif dan dipertanggungjawabkan. (nda)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari