Senin, 1 Juni 2026
- Advertisement -

Wacana Kursi Menteri untuk PAN dan Demokrat, Ini Respon Nasdem

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Sekjen Partai Nasdem Johnny G Plate mengatakan sampai saat ini belum ada pembicaraan soal posisi kursi menteri di antara Koalisi Indonesia Kerja, termasuk Presiden Joko Widodo dengan Partai Amanat Nasional dan Partai Demokrat. “Sekarang ini kan baru selesai Lebaran,” ujar Johnny di gedung DPR, Jakarta, Senin (10/6).

Dia mengatakan, saat ini semua masih sibuk dengan urusan Lebaran. Komunikasi yang dibangun juga dalam rangka silaturahmi politik.

Terlebih lagi, lanjut Johnny, Partai Demokrat masih dalam suasana duka setelah kepergian Ibu Ani Yudhoyono. “Jadi, suasananya begitu,” ujarnya.

Yang jelas, kata Johnny, kerja sama politik memang dibutuhkan. Pihaknya pun ingin memperluas kerja sama politik dengan siapa pun. Hanya saja, Johnny mengatakan, jangan sampai niatan kerja sama itu langsung ditafsirkan dengan bagi-bagi kursi.

Baca Juga:  Terjun ke Politik, Gibran Pensiun dari Dunia Kuliner

“Sempit sekali kalau bagi-bagi kursi, apalagi itu domainnya presiden,” kata wakil ketua TKN Jokowi – Ma’ruf, itu.

Lebih lanjut Johnny berharap Koalisi Indonesia Kerja juga solid dan untuk kepentingan kegotongroyongan politik membuka ruang kerja sama. “Banyak masalah negara yang bisa bersama-sama,” ujarnya.(boy)

Sumber: JPNN.com
Editor: Deslina

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Sekjen Partai Nasdem Johnny G Plate mengatakan sampai saat ini belum ada pembicaraan soal posisi kursi menteri di antara Koalisi Indonesia Kerja, termasuk Presiden Joko Widodo dengan Partai Amanat Nasional dan Partai Demokrat. “Sekarang ini kan baru selesai Lebaran,” ujar Johnny di gedung DPR, Jakarta, Senin (10/6).

Dia mengatakan, saat ini semua masih sibuk dengan urusan Lebaran. Komunikasi yang dibangun juga dalam rangka silaturahmi politik.

Terlebih lagi, lanjut Johnny, Partai Demokrat masih dalam suasana duka setelah kepergian Ibu Ani Yudhoyono. “Jadi, suasananya begitu,” ujarnya.

Yang jelas, kata Johnny, kerja sama politik memang dibutuhkan. Pihaknya pun ingin memperluas kerja sama politik dengan siapa pun. Hanya saja, Johnny mengatakan, jangan sampai niatan kerja sama itu langsung ditafsirkan dengan bagi-bagi kursi.

Baca Juga:  Luapkan Kekesalan, Ini yang Dikatakan Juni Rachman tentang Ketua Harian Golkar Siak

“Sempit sekali kalau bagi-bagi kursi, apalagi itu domainnya presiden,” kata wakil ketua TKN Jokowi – Ma’ruf, itu.

- Advertisement -

Lebih lanjut Johnny berharap Koalisi Indonesia Kerja juga solid dan untuk kepentingan kegotongroyongan politik membuka ruang kerja sama. “Banyak masalah negara yang bisa bersama-sama,” ujarnya.(boy)

Sumber: JPNN.com
Editor: Deslina

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Sekjen Partai Nasdem Johnny G Plate mengatakan sampai saat ini belum ada pembicaraan soal posisi kursi menteri di antara Koalisi Indonesia Kerja, termasuk Presiden Joko Widodo dengan Partai Amanat Nasional dan Partai Demokrat. “Sekarang ini kan baru selesai Lebaran,” ujar Johnny di gedung DPR, Jakarta, Senin (10/6).

Dia mengatakan, saat ini semua masih sibuk dengan urusan Lebaran. Komunikasi yang dibangun juga dalam rangka silaturahmi politik.

Terlebih lagi, lanjut Johnny, Partai Demokrat masih dalam suasana duka setelah kepergian Ibu Ani Yudhoyono. “Jadi, suasananya begitu,” ujarnya.

Yang jelas, kata Johnny, kerja sama politik memang dibutuhkan. Pihaknya pun ingin memperluas kerja sama politik dengan siapa pun. Hanya saja, Johnny mengatakan, jangan sampai niatan kerja sama itu langsung ditafsirkan dengan bagi-bagi kursi.

Baca Juga:  Sengketa Hasil Pilkada Rohul, KPU Tunggu Putusan MK

“Sempit sekali kalau bagi-bagi kursi, apalagi itu domainnya presiden,” kata wakil ketua TKN Jokowi – Ma’ruf, itu.

Lebih lanjut Johnny berharap Koalisi Indonesia Kerja juga solid dan untuk kepentingan kegotongroyongan politik membuka ruang kerja sama. “Banyak masalah negara yang bisa bersama-sama,” ujarnya.(boy)

Sumber: JPNN.com
Editor: Deslina

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari