Rabu, 20 Mei 2026
- Advertisement -

Pilkada di Tengah Pandemi, KPU Meranti dan Potensi Perubahan Anggaran 

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Dengan ditetapkannya Pilkada serentak yang disepakati pada 9 Desember 2020 mendatang pasca tertunda karena Covid-19, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Meranti nantikan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

Komisioner bagian Kordiv Parmas dan SDM KPU Kepulauan Meranti, Hanafi SSos menjelaskan bahwa pihaknya saat ini masih menunggu keputusan resmi dari KPU RI terkait PKPU tersebut.

Menurutnya, PKPU itu akan menjadi landasan dilaksanakannya Pilkada serentak tahapan yang sempat tertunda akibat adanya Pandemi Covid-19.

"Yang jelas kita masih menunggu PKPU yang buat KPU RI. karena jadwal tahapan, Juklak dan Juknis pelaksanaan semuanya akan tertuang di sana," ujar Hanafi, Senin (1/6/20) kepada RiauPos.co

Baca Juga:  DKPP Pecat Evi Novida Ginting dari Komisoner KPU RI

Jika aturan tersebut telah diterima ia yakin tentu akan ada banyak perubahan petunjuk pelaksanaan. Bukan tidak mungkin akan ada perubahan anggaran belanja. 

Pasalnya asumsi persiapan Pilkada di tengah pandemi Covid-19 berbeda dengan jadwal normal. Soalnya, menurut Hanafi, pihaknya tetap akan mengedepankan protokol kesehatan setiap berlangsungnya segala tahapan.

"Dalam waktu dekat kita gelar rapat. Jika memang akan akan ada perubahan atau tambahan anggaran, bukan tidak mungkin akan kita usulkan kembali ke Pemda Meranti," ungkapnya. 

"Pasalnya Pilkada saat pendemi Covid tentu akan berbeda ketika normal. Kita harus benar-benar terapkan protokol kesehatan," tambahnya.

 

Laporan: Wira (Selatpanjang)

Editor: E Sulaiman

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Dengan ditetapkannya Pilkada serentak yang disepakati pada 9 Desember 2020 mendatang pasca tertunda karena Covid-19, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Meranti nantikan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

Komisioner bagian Kordiv Parmas dan SDM KPU Kepulauan Meranti, Hanafi SSos menjelaskan bahwa pihaknya saat ini masih menunggu keputusan resmi dari KPU RI terkait PKPU tersebut.

Menurutnya, PKPU itu akan menjadi landasan dilaksanakannya Pilkada serentak tahapan yang sempat tertunda akibat adanya Pandemi Covid-19.

"Yang jelas kita masih menunggu PKPU yang buat KPU RI. karena jadwal tahapan, Juklak dan Juknis pelaksanaan semuanya akan tertuang di sana," ujar Hanafi, Senin (1/6/20) kepada RiauPos.co

Baca Juga:  Pengamat soal Megawati Berang hingga Ancam Pecat Kader PDIP Pasang 2 Kaki

Jika aturan tersebut telah diterima ia yakin tentu akan ada banyak perubahan petunjuk pelaksanaan. Bukan tidak mungkin akan ada perubahan anggaran belanja. 

- Advertisement -

Pasalnya asumsi persiapan Pilkada di tengah pandemi Covid-19 berbeda dengan jadwal normal. Soalnya, menurut Hanafi, pihaknya tetap akan mengedepankan protokol kesehatan setiap berlangsungnya segala tahapan.

"Dalam waktu dekat kita gelar rapat. Jika memang akan akan ada perubahan atau tambahan anggaran, bukan tidak mungkin akan kita usulkan kembali ke Pemda Meranti," ungkapnya. 

- Advertisement -

"Pasalnya Pilkada saat pendemi Covid tentu akan berbeda ketika normal. Kita harus benar-benar terapkan protokol kesehatan," tambahnya.

 

Laporan: Wira (Selatpanjang)

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Dengan ditetapkannya Pilkada serentak yang disepakati pada 9 Desember 2020 mendatang pasca tertunda karena Covid-19, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Meranti nantikan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

Komisioner bagian Kordiv Parmas dan SDM KPU Kepulauan Meranti, Hanafi SSos menjelaskan bahwa pihaknya saat ini masih menunggu keputusan resmi dari KPU RI terkait PKPU tersebut.

Menurutnya, PKPU itu akan menjadi landasan dilaksanakannya Pilkada serentak tahapan yang sempat tertunda akibat adanya Pandemi Covid-19.

"Yang jelas kita masih menunggu PKPU yang buat KPU RI. karena jadwal tahapan, Juklak dan Juknis pelaksanaan semuanya akan tertuang di sana," ujar Hanafi, Senin (1/6/20) kepada RiauPos.co

Baca Juga:  Sohibul dan AHY Bertemu, Biar Politik Tidak Tegang Terus

Jika aturan tersebut telah diterima ia yakin tentu akan ada banyak perubahan petunjuk pelaksanaan. Bukan tidak mungkin akan ada perubahan anggaran belanja. 

Pasalnya asumsi persiapan Pilkada di tengah pandemi Covid-19 berbeda dengan jadwal normal. Soalnya, menurut Hanafi, pihaknya tetap akan mengedepankan protokol kesehatan setiap berlangsungnya segala tahapan.

"Dalam waktu dekat kita gelar rapat. Jika memang akan akan ada perubahan atau tambahan anggaran, bukan tidak mungkin akan kita usulkan kembali ke Pemda Meranti," ungkapnya. 

"Pasalnya Pilkada saat pendemi Covid tentu akan berbeda ketika normal. Kita harus benar-benar terapkan protokol kesehatan," tambahnya.

 

Laporan: Wira (Selatpanjang)

Editor: E Sulaiman

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari