Jumat, 6 Maret 2026
- Advertisement -

Pendidikan Kimia Unri Ajak Generasi Muda Cinta Lingkungan di Desa Kijang Makmur

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Suasana Desa Kijang Makmur, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, berubah meriah pada 25–26 September 2025. Ratusan siswa dari tingkat SD, MTs hingga SMA terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan Pendidikan Kimia Mengabdi 2025 yang digelar Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Riau (Unri).

Mengangkat tema “Mewujudkan Generasi Kreatif, Inovatif, dan Berdaya Saing Berlandaskan Green Chemistry”, acara ini bukan sekadar memberi edukasi, tetapi juga menanamkan kepedulian lingkungan. Semangatnya sejalan dengan program “Gurindam Gerakan Riau Rindang dan Bermarwah” dari Pemerintah Provinsi Riau.

Hari pertama dibuka dengan seremoni meriah, atraksi kimia, hingga aksi penghijauan yang melibatkan dosen, guru, mahasiswa, dan siswa. Pada hari kedua, kegiatan tersebar di tiga lokasi berbeda. Di SMAN 2 Tapung Hilir, dilaksanakan ujian tertulis, workshop guru tentang pemanfaatan Artificial Intelligence, serta training motivasi mengenai dampak media sosial. Sementara itu, di MTs Jami’ Al-Kautsar digelar atraksi sains dan permainan edukatif. Adapun di SDN 010 Kijang Makmur, fokus kegiatan pada pola hidup sehat, lomba Ranking 1, serta penanaman pohon.

Baca Juga:  Kepala SMAN 1 Bandar Petalangan Larang Kegiatan Perpisahan, Ratusan Siswa Histeris dan Meneteskan Air Mata

Tak hanya kegiatan, Prodi Pendidikan Kimia juga menjalin kerja sama dengan Desa Kijang Makmur dan SMAN 2 Tapung Hilir. Kerja sama ini menitikberatkan pada peningkatan kompetensi guru, siswa, hingga masyarakat di bidang pendidikan dan pengabdian. Acara turut dihadiri Camat Tapung Hilir, Kepala Desa, para kepala sekolah, serta jajaran dosen dan mahasiswa Unri.

Kepala Desa Kijang Makmur, Muhammad Jadid Rambe, mengapresiasi kegiatan tersebut. “Program ini bukan hanya edukasi, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian lingkungan yang sangat penting bagi masyarakat kami,” ujarnya.

Koordinator Prodi Pendidikan Kimia, Sri Haryati SPd MSi, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran acara. “Semoga program ini memberi manfaat luas, menumbuhkan kesadaran sains sekaligus cinta lingkungan bagi generasi muda,” katanya.

Baca Juga:  Bangunan Baru SMK Metta Maitreya Mulai Dikerjakan

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen FKIP Unri dalam melahirkan generasi unggul dan peduli lingkungan, sejalan dengan visinya menuju fakultas riset bermartabat di Asia Tenggara pada 2035.(nto)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Suasana Desa Kijang Makmur, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, berubah meriah pada 25–26 September 2025. Ratusan siswa dari tingkat SD, MTs hingga SMA terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan Pendidikan Kimia Mengabdi 2025 yang digelar Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Riau (Unri).

Mengangkat tema “Mewujudkan Generasi Kreatif, Inovatif, dan Berdaya Saing Berlandaskan Green Chemistry”, acara ini bukan sekadar memberi edukasi, tetapi juga menanamkan kepedulian lingkungan. Semangatnya sejalan dengan program “Gurindam Gerakan Riau Rindang dan Bermarwah” dari Pemerintah Provinsi Riau.

Hari pertama dibuka dengan seremoni meriah, atraksi kimia, hingga aksi penghijauan yang melibatkan dosen, guru, mahasiswa, dan siswa. Pada hari kedua, kegiatan tersebar di tiga lokasi berbeda. Di SMAN 2 Tapung Hilir, dilaksanakan ujian tertulis, workshop guru tentang pemanfaatan Artificial Intelligence, serta training motivasi mengenai dampak media sosial. Sementara itu, di MTs Jami’ Al-Kautsar digelar atraksi sains dan permainan edukatif. Adapun di SDN 010 Kijang Makmur, fokus kegiatan pada pola hidup sehat, lomba Ranking 1, serta penanaman pohon.

Baca Juga:  Pengelolaan Aset Dinilai Produktif, UIN Suska Riau Sabet Penghargaan KPKNL

Tak hanya kegiatan, Prodi Pendidikan Kimia juga menjalin kerja sama dengan Desa Kijang Makmur dan SMAN 2 Tapung Hilir. Kerja sama ini menitikberatkan pada peningkatan kompetensi guru, siswa, hingga masyarakat di bidang pendidikan dan pengabdian. Acara turut dihadiri Camat Tapung Hilir, Kepala Desa, para kepala sekolah, serta jajaran dosen dan mahasiswa Unri.

Kepala Desa Kijang Makmur, Muhammad Jadid Rambe, mengapresiasi kegiatan tersebut. “Program ini bukan hanya edukasi, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian lingkungan yang sangat penting bagi masyarakat kami,” ujarnya.

- Advertisement -

Koordinator Prodi Pendidikan Kimia, Sri Haryati SPd MSi, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran acara. “Semoga program ini memberi manfaat luas, menumbuhkan kesadaran sains sekaligus cinta lingkungan bagi generasi muda,” katanya.

Baca Juga:  Ajak Semua Elemen untuk Kampar Melaju

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen FKIP Unri dalam melahirkan generasi unggul dan peduli lingkungan, sejalan dengan visinya menuju fakultas riset bermartabat di Asia Tenggara pada 2035.(nto)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Suasana Desa Kijang Makmur, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, berubah meriah pada 25–26 September 2025. Ratusan siswa dari tingkat SD, MTs hingga SMA terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan Pendidikan Kimia Mengabdi 2025 yang digelar Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Riau (Unri).

Mengangkat tema “Mewujudkan Generasi Kreatif, Inovatif, dan Berdaya Saing Berlandaskan Green Chemistry”, acara ini bukan sekadar memberi edukasi, tetapi juga menanamkan kepedulian lingkungan. Semangatnya sejalan dengan program “Gurindam Gerakan Riau Rindang dan Bermarwah” dari Pemerintah Provinsi Riau.

Hari pertama dibuka dengan seremoni meriah, atraksi kimia, hingga aksi penghijauan yang melibatkan dosen, guru, mahasiswa, dan siswa. Pada hari kedua, kegiatan tersebar di tiga lokasi berbeda. Di SMAN 2 Tapung Hilir, dilaksanakan ujian tertulis, workshop guru tentang pemanfaatan Artificial Intelligence, serta training motivasi mengenai dampak media sosial. Sementara itu, di MTs Jami’ Al-Kautsar digelar atraksi sains dan permainan edukatif. Adapun di SDN 010 Kijang Makmur, fokus kegiatan pada pola hidup sehat, lomba Ranking 1, serta penanaman pohon.

Baca Juga:  Revitalisasi Besar Hutan Kota Pasirpengaraian Dimulai, Jadi Ikon Wisata Baru

Tak hanya kegiatan, Prodi Pendidikan Kimia juga menjalin kerja sama dengan Desa Kijang Makmur dan SMAN 2 Tapung Hilir. Kerja sama ini menitikberatkan pada peningkatan kompetensi guru, siswa, hingga masyarakat di bidang pendidikan dan pengabdian. Acara turut dihadiri Camat Tapung Hilir, Kepala Desa, para kepala sekolah, serta jajaran dosen dan mahasiswa Unri.

Kepala Desa Kijang Makmur, Muhammad Jadid Rambe, mengapresiasi kegiatan tersebut. “Program ini bukan hanya edukasi, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian lingkungan yang sangat penting bagi masyarakat kami,” ujarnya.

Koordinator Prodi Pendidikan Kimia, Sri Haryati SPd MSi, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran acara. “Semoga program ini memberi manfaat luas, menumbuhkan kesadaran sains sekaligus cinta lingkungan bagi generasi muda,” katanya.

Baca Juga:  Tim Unri Hadirkan Inovasi, Limbah Nanas Kini Punya Nilai Jual Tinggi

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen FKIP Unri dalam melahirkan generasi unggul dan peduli lingkungan, sejalan dengan visinya menuju fakultas riset bermartabat di Asia Tenggara pada 2035.(nto)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari