Kamis, 29 Oktober 2026
- Advertisement -

Pelabuhan Parit 21 Tembilahan Disiapkan untuk Angkutan Peti Kemas Domestik dan Ekspor

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Pelabuhan Parit 21 Tembilahan disiapkan untuk melayani angkutan peti kemas rute domestik maupun ekspor guna memperluas akses pasar komoditas unggulan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Rencana strategis tersebut dibahas langsung oleh Bupati Inhil, H Herman SE MT, dalam diskusi bisnis bersama perwakilan perusahaan peti kemas PT Pulau Laut Line di Mal Pelayanan Publik Inhil, Tembilahan, Selasa (27/10/2026).

Bupati Herman mengutarakan bahwa letak geografis Pelabuhan Parit 21 yang sangat dekat dengan negara tetangga menjadi modal utama untuk mengembangkan infrastruktur dan layanan logistik terpadu.

“Layanan peti kemas ini diharapkan mampu membuka akses pasar baru bagi potensi daerah seperti kelapa, pinang, dan produk perkebunan lainnya sehingga taraf ekonomi masyarakat ikut meningkat,” ujar Herman.

Baca Juga:  Pemkab Gelar Pasar Murah di 43 Titik

Selain membuka peluang ekspor langsung, penggunaan peti kemas berbasis sistem open entry ini dinilai efisien karena mempercepat proses bongkar muat menggunakan crane, menjamin keamanan barang, serta memangkas biaya pengiriman logistik.

Melalui dukungan fasilitas modern ini, komoditas hasil bumi dari Inhil diharapkan makin kompetitif di pasar nasional maupun kancah internasional.(ali)

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Pelabuhan Parit 21 Tembilahan disiapkan untuk melayani angkutan peti kemas rute domestik maupun ekspor guna memperluas akses pasar komoditas unggulan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Rencana strategis tersebut dibahas langsung oleh Bupati Inhil, H Herman SE MT, dalam diskusi bisnis bersama perwakilan perusahaan peti kemas PT Pulau Laut Line di Mal Pelayanan Publik Inhil, Tembilahan, Selasa (27/10/2026).

Bupati Herman mengutarakan bahwa letak geografis Pelabuhan Parit 21 yang sangat dekat dengan negara tetangga menjadi modal utama untuk mengembangkan infrastruktur dan layanan logistik terpadu.

“Layanan peti kemas ini diharapkan mampu membuka akses pasar baru bagi potensi daerah seperti kelapa, pinang, dan produk perkebunan lainnya sehingga taraf ekonomi masyarakat ikut meningkat,” ujar Herman.

Baca Juga:  Pedagang Bendera Musiman Mulai Menjamur

Selain membuka peluang ekspor langsung, penggunaan peti kemas berbasis sistem open entry ini dinilai efisien karena mempercepat proses bongkar muat menggunakan crane, menjamin keamanan barang, serta memangkas biaya pengiriman logistik.

- Advertisement -

Melalui dukungan fasilitas modern ini, komoditas hasil bumi dari Inhil diharapkan makin kompetitif di pasar nasional maupun kancah internasional.(ali)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Pelabuhan Parit 21 Tembilahan disiapkan untuk melayani angkutan peti kemas rute domestik maupun ekspor guna memperluas akses pasar komoditas unggulan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Rencana strategis tersebut dibahas langsung oleh Bupati Inhil, H Herman SE MT, dalam diskusi bisnis bersama perwakilan perusahaan peti kemas PT Pulau Laut Line di Mal Pelayanan Publik Inhil, Tembilahan, Selasa (27/10/2026).

Bupati Herman mengutarakan bahwa letak geografis Pelabuhan Parit 21 yang sangat dekat dengan negara tetangga menjadi modal utama untuk mengembangkan infrastruktur dan layanan logistik terpadu.

“Layanan peti kemas ini diharapkan mampu membuka akses pasar baru bagi potensi daerah seperti kelapa, pinang, dan produk perkebunan lainnya sehingga taraf ekonomi masyarakat ikut meningkat,” ujar Herman.

Baca Juga:  Tender Batal, Pembangunan Pasar Tembilahan Rp19,9 Miliar Kembali Tertunda

Selain membuka peluang ekspor langsung, penggunaan peti kemas berbasis sistem open entry ini dinilai efisien karena mempercepat proses bongkar muat menggunakan crane, menjamin keamanan barang, serta memangkas biaya pengiriman logistik.

Melalui dukungan fasilitas modern ini, komoditas hasil bumi dari Inhil diharapkan makin kompetitif di pasar nasional maupun kancah internasional.(ali)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari