Jumat, 28 Agustus 2026
- Advertisement -

Kritik Maguire Terlalu Pedas, Paul Merson Minta Maaf

LONDON (RIAUPOS.CO) – Penampilan perdana Harry Maguire di pertahanan Manchester United (MU) di pekan perdana Liga Inggris menghadapi Chelsea, membungkam para pengkritiknya. Salah satunya legenda Arsenal, Paul Merson. Merson akhirnya minta maaf dan menilai bahwa kritikannya itu berlebihan dan tidak sepantasnya diucapkan. 

Beberapa hari setelah MU membeli Maguire, Merson mengeluarkan pernyataan pedas terhadap sang bek. Ia menilai sang bek sangat tidak layak dihargai dengan bayaran sebesar 80 juta pounds di musim panas ini.

Namun bek 26 tahun itu menjawab keraguan Merson secara instan. Dipercaya sebagai starter di pertandingan melawan Chelsea, Maguire menjadi sosok yang kokoh di lini pertahanan MU.

Merson menilai bahwa kritikan yang ia lontarkan itu sebenarnya tidak pantas diucapkan. "Jika boleh jujur, saya merasa bahwa saya mengkritisinya terlalu keras," beber Merson kepada Sky Sports.

Merson menilai pada saat itu ia terlalu gelap mata, sehingga ia tidak memberikan penilaian yang berimbang atas performa sang bek.

Baca Juga:  Dulu Perunggu, Sekarang Basket Putri Targetkan Minimal Perak

"Saya akui bahwa saya mengkritiknya dengan terlalu keras. Saya juga mengakui bawha saya mengucapkan hal-hal yang saya rasa tidak perlu saya ucapkan. Pada saat itu saya tidak memberikan kredit atas apa yang sudah ia perbuat dan betapa bagusnya dia. Saya menilainya dengan standar yang sudah terlalu lama, seperti membandingkannya dengan Tony Adams atau John Terry," ujar gelandang yang semasa bermain sering kecanduan alkohol itu.

Merson juga menilai bahwa Maguire belum mencapai puncak permainannya. Ia percaya sang bek bakal berkembang menjadi bek yang lebih baik dari hari ke hari.

"Saya rasa dia bermain dengan stabil dan ia juga nyaman membawa bola, namun dia harus terus bertahan di masa depan. Jika saja Chelsea lebih tajam dan memiliki penyerang yang lebih baik, maka mereka akan mencetak gol di laga itu," jelasnya.

Baca Juga:  Fajar/Rian dan Gregoria Lolos ke Babak 16 Besar

"Jika Anda melihat pertandingan itu, Chelsea beberapa kali mengenai tiang dan David De Gea membuat beberapa penyelamatan gemilang, dan mereka meraih clean sheets. Dia (Maguire, red) bermain dengan baik dan ia akan menjadi pemain yang lebih baik di masa depan," ujarnya mengakhiri.

Sumber: Guardian/Bola/The Mail
Editor: Hary B Koriun

 

LONDON (RIAUPOS.CO) – Penampilan perdana Harry Maguire di pertahanan Manchester United (MU) di pekan perdana Liga Inggris menghadapi Chelsea, membungkam para pengkritiknya. Salah satunya legenda Arsenal, Paul Merson. Merson akhirnya minta maaf dan menilai bahwa kritikannya itu berlebihan dan tidak sepantasnya diucapkan. 

Beberapa hari setelah MU membeli Maguire, Merson mengeluarkan pernyataan pedas terhadap sang bek. Ia menilai sang bek sangat tidak layak dihargai dengan bayaran sebesar 80 juta pounds di musim panas ini.

Namun bek 26 tahun itu menjawab keraguan Merson secara instan. Dipercaya sebagai starter di pertandingan melawan Chelsea, Maguire menjadi sosok yang kokoh di lini pertahanan MU.

Merson menilai bahwa kritikan yang ia lontarkan itu sebenarnya tidak pantas diucapkan. "Jika boleh jujur, saya merasa bahwa saya mengkritisinya terlalu keras," beber Merson kepada Sky Sports.

Merson menilai pada saat itu ia terlalu gelap mata, sehingga ia tidak memberikan penilaian yang berimbang atas performa sang bek.

- Advertisement -
Baca Juga:  Iannone Menampik Dirinya Pakai Doping

"Saya akui bahwa saya mengkritiknya dengan terlalu keras. Saya juga mengakui bawha saya mengucapkan hal-hal yang saya rasa tidak perlu saya ucapkan. Pada saat itu saya tidak memberikan kredit atas apa yang sudah ia perbuat dan betapa bagusnya dia. Saya menilainya dengan standar yang sudah terlalu lama, seperti membandingkannya dengan Tony Adams atau John Terry," ujar gelandang yang semasa bermain sering kecanduan alkohol itu.

Merson juga menilai bahwa Maguire belum mencapai puncak permainannya. Ia percaya sang bek bakal berkembang menjadi bek yang lebih baik dari hari ke hari.

- Advertisement -

"Saya rasa dia bermain dengan stabil dan ia juga nyaman membawa bola, namun dia harus terus bertahan di masa depan. Jika saja Chelsea lebih tajam dan memiliki penyerang yang lebih baik, maka mereka akan mencetak gol di laga itu," jelasnya.

Baca Juga:  Dulu Perunggu, Sekarang Basket Putri Targetkan Minimal Perak

"Jika Anda melihat pertandingan itu, Chelsea beberapa kali mengenai tiang dan David De Gea membuat beberapa penyelamatan gemilang, dan mereka meraih clean sheets. Dia (Maguire, red) bermain dengan baik dan ia akan menjadi pemain yang lebih baik di masa depan," ujarnya mengakhiri.

Sumber: Guardian/Bola/The Mail
Editor: Hary B Koriun

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

LONDON (RIAUPOS.CO) – Penampilan perdana Harry Maguire di pertahanan Manchester United (MU) di pekan perdana Liga Inggris menghadapi Chelsea, membungkam para pengkritiknya. Salah satunya legenda Arsenal, Paul Merson. Merson akhirnya minta maaf dan menilai bahwa kritikannya itu berlebihan dan tidak sepantasnya diucapkan. 

Beberapa hari setelah MU membeli Maguire, Merson mengeluarkan pernyataan pedas terhadap sang bek. Ia menilai sang bek sangat tidak layak dihargai dengan bayaran sebesar 80 juta pounds di musim panas ini.

Namun bek 26 tahun itu menjawab keraguan Merson secara instan. Dipercaya sebagai starter di pertandingan melawan Chelsea, Maguire menjadi sosok yang kokoh di lini pertahanan MU.

Merson menilai bahwa kritikan yang ia lontarkan itu sebenarnya tidak pantas diucapkan. "Jika boleh jujur, saya merasa bahwa saya mengkritisinya terlalu keras," beber Merson kepada Sky Sports.

Merson menilai pada saat itu ia terlalu gelap mata, sehingga ia tidak memberikan penilaian yang berimbang atas performa sang bek.

Baca Juga:  Lintasan Berkuda Berkelas Internasional Akan Dibangun di Pekanbaru

"Saya akui bahwa saya mengkritiknya dengan terlalu keras. Saya juga mengakui bawha saya mengucapkan hal-hal yang saya rasa tidak perlu saya ucapkan. Pada saat itu saya tidak memberikan kredit atas apa yang sudah ia perbuat dan betapa bagusnya dia. Saya menilainya dengan standar yang sudah terlalu lama, seperti membandingkannya dengan Tony Adams atau John Terry," ujar gelandang yang semasa bermain sering kecanduan alkohol itu.

Merson juga menilai bahwa Maguire belum mencapai puncak permainannya. Ia percaya sang bek bakal berkembang menjadi bek yang lebih baik dari hari ke hari.

"Saya rasa dia bermain dengan stabil dan ia juga nyaman membawa bola, namun dia harus terus bertahan di masa depan. Jika saja Chelsea lebih tajam dan memiliki penyerang yang lebih baik, maka mereka akan mencetak gol di laga itu," jelasnya.

Baca Juga:  Italia Dapat Lawan Mudah, Mancini Anggap Penuh Jebakan

"Jika Anda melihat pertandingan itu, Chelsea beberapa kali mengenai tiang dan David De Gea membuat beberapa penyelamatan gemilang, dan mereka meraih clean sheets. Dia (Maguire, red) bermain dengan baik dan ia akan menjadi pemain yang lebih baik di masa depan," ujarnya mengakhiri.

Sumber: Guardian/Bola/The Mail
Editor: Hary B Koriun

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari