Minggu, 10 Mei 2026
- Advertisement -

Keringanan Cicilan untuk Ojol Mulai Berlaku April

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Mulai April 2020, masyarakat yang usahanya atau pekerjaannya terdampak bencana wabah virus corona Covid-19, akan mendapatkan keringanan pembayaran cicilan. Ini termasuk bagi ojek dan taksi online.

"Sudah saya konfirmasi ke OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dimulai bulan April ini sudah efektif," ucap Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam video conference, Selasa (31/3).

Jokowi mengaku, dirinya juga telah penerima Peraturan OJK tentang relaksasi kredit atau pembiayaan kendaraan atau leasing. Perbankan milik negara pun telah mengaku siap akan meringankan beban melalui restrukturisasi kredit.

"Saya juga telah menerima Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini khusus yang berkaitan dengan kredit tadi. Artinya sekali lagi bulan April ini sudah bisa berjalan," tuturnya.

Baca Juga:  Kurangi Makan Nasi Bermanfaat bagi Kesehatan

Kemudian, Jokowi juga telah menandatangani Peraturan Pemerintah Pengganti UU tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan. Hal tersebut untuk memberikan pondasi agar pemerintah, otoritas perbankan, dan otoritas keuangan bisa melakukan langkah-langkah luar biasa dalam menjamin kesehatan masyarakat, menyelamatkan perekonomian nasional, dan stabilitas sistem keuangan.

Adapun anggaran untuk pembiayaan program pemulihan ekonomi, termasuk stimulus kredit mencapai Rp 150 triliun. "Rp 150 triliun untuk pembiayaan program pemulihan ekonomi nasional termasuk restrukturisasi kredit dan penjaminan dan pembiayaan dunia usaha khususnya terutama UMKM," jelasnya.

Jokowi menambahkan, keringanan cicilan juga disampaikan melalui beberapa kebijakan OJK. Kebijakan penurunan pembayaran leasing untuk UMKM dan pekerja informal, maksimal setahun. Selain itu, juga terdapat kebijakan penundaan pembayaran atau leasing tanpa batasan plafon sesuai kemampuan debitur dan disepakati bank atau lembaga leasing.

Baca Juga:  Puasa dan Ketaatan Hukum

Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Mulai April 2020, masyarakat yang usahanya atau pekerjaannya terdampak bencana wabah virus corona Covid-19, akan mendapatkan keringanan pembayaran cicilan. Ini termasuk bagi ojek dan taksi online.

"Sudah saya konfirmasi ke OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dimulai bulan April ini sudah efektif," ucap Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam video conference, Selasa (31/3).

Jokowi mengaku, dirinya juga telah penerima Peraturan OJK tentang relaksasi kredit atau pembiayaan kendaraan atau leasing. Perbankan milik negara pun telah mengaku siap akan meringankan beban melalui restrukturisasi kredit.

"Saya juga telah menerima Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini khusus yang berkaitan dengan kredit tadi. Artinya sekali lagi bulan April ini sudah bisa berjalan," tuturnya.

Baca Juga:  Waspada, Potensi Hujan Sedang–Lebat dan Angin Kencang

Kemudian, Jokowi juga telah menandatangani Peraturan Pemerintah Pengganti UU tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan. Hal tersebut untuk memberikan pondasi agar pemerintah, otoritas perbankan, dan otoritas keuangan bisa melakukan langkah-langkah luar biasa dalam menjamin kesehatan masyarakat, menyelamatkan perekonomian nasional, dan stabilitas sistem keuangan.

- Advertisement -

Adapun anggaran untuk pembiayaan program pemulihan ekonomi, termasuk stimulus kredit mencapai Rp 150 triliun. "Rp 150 triliun untuk pembiayaan program pemulihan ekonomi nasional termasuk restrukturisasi kredit dan penjaminan dan pembiayaan dunia usaha khususnya terutama UMKM," jelasnya.

Jokowi menambahkan, keringanan cicilan juga disampaikan melalui beberapa kebijakan OJK. Kebijakan penurunan pembayaran leasing untuk UMKM dan pekerja informal, maksimal setahun. Selain itu, juga terdapat kebijakan penundaan pembayaran atau leasing tanpa batasan plafon sesuai kemampuan debitur dan disepakati bank atau lembaga leasing.

- Advertisement -
Baca Juga:  Nelayan Dibekali Kemampuan Tanggap Kebencanaan

Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Mulai April 2020, masyarakat yang usahanya atau pekerjaannya terdampak bencana wabah virus corona Covid-19, akan mendapatkan keringanan pembayaran cicilan. Ini termasuk bagi ojek dan taksi online.

"Sudah saya konfirmasi ke OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dimulai bulan April ini sudah efektif," ucap Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam video conference, Selasa (31/3).

Jokowi mengaku, dirinya juga telah penerima Peraturan OJK tentang relaksasi kredit atau pembiayaan kendaraan atau leasing. Perbankan milik negara pun telah mengaku siap akan meringankan beban melalui restrukturisasi kredit.

"Saya juga telah menerima Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini khusus yang berkaitan dengan kredit tadi. Artinya sekali lagi bulan April ini sudah bisa berjalan," tuturnya.

Baca Juga:  Visa Umrah Kini Berlaku Tiga Bulan

Kemudian, Jokowi juga telah menandatangani Peraturan Pemerintah Pengganti UU tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan. Hal tersebut untuk memberikan pondasi agar pemerintah, otoritas perbankan, dan otoritas keuangan bisa melakukan langkah-langkah luar biasa dalam menjamin kesehatan masyarakat, menyelamatkan perekonomian nasional, dan stabilitas sistem keuangan.

Adapun anggaran untuk pembiayaan program pemulihan ekonomi, termasuk stimulus kredit mencapai Rp 150 triliun. "Rp 150 triliun untuk pembiayaan program pemulihan ekonomi nasional termasuk restrukturisasi kredit dan penjaminan dan pembiayaan dunia usaha khususnya terutama UMKM," jelasnya.

Jokowi menambahkan, keringanan cicilan juga disampaikan melalui beberapa kebijakan OJK. Kebijakan penurunan pembayaran leasing untuk UMKM dan pekerja informal, maksimal setahun. Selain itu, juga terdapat kebijakan penundaan pembayaran atau leasing tanpa batasan plafon sesuai kemampuan debitur dan disepakati bank atau lembaga leasing.

Baca Juga:  Puasa dan Ketaatan Hukum

Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari