Jumat, 12 Juni 2026
- Advertisement -

Lakukan Rapid Test Tiap Hari, Istana Batasi Presiden Bertemu Orang

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengurangi jumlah orang atau tamu yang akan menemuinya. Hal itu dilakukan usai dirinya bertemu dengan Waki‎l Wali Kota Solo Achmad Purnomo yang saat ini dinyatakan positif Covid-19.

Kepala Sekretaris Presiden, Heru Budi Hartono mengatakan, pada Kamis (16/7) lalu, Jokowi sempat bertemu dan ngobrol dengan ‎Achmad Purnomo. Pertemuan itu dilakukan di Kompleks Istana Keprasidenan.

"Mungkin tidak mengurangi intensitas kerja beliau. Tetapi jumlah orang yang akan bertemu dengan beliau yang akan kami kurangi," ujar Heru di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (24/7).

Menurut Heru, adanya pendemi virus corona di tanah air ini pihak Istana sudah menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Semua tamu, pegawai dan para pejabat negara untuk bisa masuk ke Istana dicek suhu tubuhnya dan juga rapid test.

Baca Juga:  Rp2,2 Triliun Usulan APBD-P 2019

"Menteri atau masyarakat yang akan bertemu presiden akan kami lakukan protokol yang ketat. Pertama adalah dilakukan rapid test. Kemudian menggunakan masker, dan selalu menjaga jarak," katanya.

Heru menambahkan, Presiden Jokowi dan keluarga juga rutin dilakukan rapid test oleh pihak istana. Sehingga jangan sampai kepala negara ini postif tertular virus corona.

"Ibu negara dengan bapak presiden dan keluarga sama perlakuannya. Kami lakukan test kesehatan dengan rutin," ungkapnya.

Setiap ruangan di Kompleks Istana Kepresidenan juga setiap hari dilakukan sterilisasi. Hal itu untuk mencegah adanya Covid-19 di lingkungan istana. Seperti jika Presiden Jokowi punya kegiatan pagi hari‎ di Istana. Maka sterilisasi tersebut dilakukan sekira pukul 06.00 WIB.

Baca Juga:  Kampar Catat Tiga Kasus Baru Positif Covid-19 dari Klaster BRI

"Saya rasa sudah ketat dan sudah maksimum. Semoga semuanya tidak tertular," ungkapnya.

Heru juga mengatakan, semua perangkat yang ada di Istana Presiden, khususnya yang rutin bertemu dengan presiden, menjalani rapid test atau tes cepat setiap hari.

"Saya dengan pak deputi dan perangkat tentu dengan Mensesneg, yang selalu setiap hari bertemu Bapak Presiden, kami selalu rapid test setiap hari," ujar Heru dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengurangi jumlah orang atau tamu yang akan menemuinya. Hal itu dilakukan usai dirinya bertemu dengan Waki‎l Wali Kota Solo Achmad Purnomo yang saat ini dinyatakan positif Covid-19.

Kepala Sekretaris Presiden, Heru Budi Hartono mengatakan, pada Kamis (16/7) lalu, Jokowi sempat bertemu dan ngobrol dengan ‎Achmad Purnomo. Pertemuan itu dilakukan di Kompleks Istana Keprasidenan.

"Mungkin tidak mengurangi intensitas kerja beliau. Tetapi jumlah orang yang akan bertemu dengan beliau yang akan kami kurangi," ujar Heru di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (24/7).

Menurut Heru, adanya pendemi virus corona di tanah air ini pihak Istana sudah menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Semua tamu, pegawai dan para pejabat negara untuk bisa masuk ke Istana dicek suhu tubuhnya dan juga rapid test.

Baca Juga:  Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia Raih Peringkat Akreditasi B

"Menteri atau masyarakat yang akan bertemu presiden akan kami lakukan protokol yang ketat. Pertama adalah dilakukan rapid test. Kemudian menggunakan masker, dan selalu menjaga jarak," katanya.

- Advertisement -

Heru menambahkan, Presiden Jokowi dan keluarga juga rutin dilakukan rapid test oleh pihak istana. Sehingga jangan sampai kepala negara ini postif tertular virus corona.

"Ibu negara dengan bapak presiden dan keluarga sama perlakuannya. Kami lakukan test kesehatan dengan rutin," ungkapnya.

- Advertisement -

Setiap ruangan di Kompleks Istana Kepresidenan juga setiap hari dilakukan sterilisasi. Hal itu untuk mencegah adanya Covid-19 di lingkungan istana. Seperti jika Presiden Jokowi punya kegiatan pagi hari‎ di Istana. Maka sterilisasi tersebut dilakukan sekira pukul 06.00 WIB.

Baca Juga:  Tragis, Suami Beli Nasi Bungkus, Istri Gantung Diri

"Saya rasa sudah ketat dan sudah maksimum. Semoga semuanya tidak tertular," ungkapnya.

Heru juga mengatakan, semua perangkat yang ada di Istana Presiden, khususnya yang rutin bertemu dengan presiden, menjalani rapid test atau tes cepat setiap hari.

"Saya dengan pak deputi dan perangkat tentu dengan Mensesneg, yang selalu setiap hari bertemu Bapak Presiden, kami selalu rapid test setiap hari," ujar Heru dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengurangi jumlah orang atau tamu yang akan menemuinya. Hal itu dilakukan usai dirinya bertemu dengan Waki‎l Wali Kota Solo Achmad Purnomo yang saat ini dinyatakan positif Covid-19.

Kepala Sekretaris Presiden, Heru Budi Hartono mengatakan, pada Kamis (16/7) lalu, Jokowi sempat bertemu dan ngobrol dengan ‎Achmad Purnomo. Pertemuan itu dilakukan di Kompleks Istana Keprasidenan.

"Mungkin tidak mengurangi intensitas kerja beliau. Tetapi jumlah orang yang akan bertemu dengan beliau yang akan kami kurangi," ujar Heru di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (24/7).

Menurut Heru, adanya pendemi virus corona di tanah air ini pihak Istana sudah menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Semua tamu, pegawai dan para pejabat negara untuk bisa masuk ke Istana dicek suhu tubuhnya dan juga rapid test.

Baca Juga:  Jangan Beri Tempat untuk Pelaku Cyberbullying di Medsos

"Menteri atau masyarakat yang akan bertemu presiden akan kami lakukan protokol yang ketat. Pertama adalah dilakukan rapid test. Kemudian menggunakan masker, dan selalu menjaga jarak," katanya.

Heru menambahkan, Presiden Jokowi dan keluarga juga rutin dilakukan rapid test oleh pihak istana. Sehingga jangan sampai kepala negara ini postif tertular virus corona.

"Ibu negara dengan bapak presiden dan keluarga sama perlakuannya. Kami lakukan test kesehatan dengan rutin," ungkapnya.

Setiap ruangan di Kompleks Istana Kepresidenan juga setiap hari dilakukan sterilisasi. Hal itu untuk mencegah adanya Covid-19 di lingkungan istana. Seperti jika Presiden Jokowi punya kegiatan pagi hari‎ di Istana. Maka sterilisasi tersebut dilakukan sekira pukul 06.00 WIB.

Baca Juga:  Kehilangan Sendal

"Saya rasa sudah ketat dan sudah maksimum. Semoga semuanya tidak tertular," ungkapnya.

Heru juga mengatakan, semua perangkat yang ada di Istana Presiden, khususnya yang rutin bertemu dengan presiden, menjalani rapid test atau tes cepat setiap hari.

"Saya dengan pak deputi dan perangkat tentu dengan Mensesneg, yang selalu setiap hari bertemu Bapak Presiden, kami selalu rapid test setiap hari," ujar Heru dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari